Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Kehamilan yang Anda jalani memang terasa melelahkan ya, Moms. Bahkan tak jarang, Anda lebih sering duduk dibandingkan melakukan aktivitas. Meski terbilang sederhana, duduk terlalu lama ternyata bisa menyebabkan beberapa gangguan kesehatan, khususnya selama masa kehamilan Anda, lho, Moms! Terutama jika hal ini dilakukan di usia kehamilan trimester kedua dan ketiga.
Ya, bumil sebaiknya tidak duduk terlalu lama karena dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti penggumpalan darah, kelebihan berat badan, dan diabetes gestasional. Duduk terlalu lama juga bisa menyebabkan nyeri punggung, kaki bengkak, dan bahkan memicu depresi lho, Moms.
Ini risikonya jika ibu hamil duduk terlalu lama
Duduk memang bukan hal yang membahayakan buat bumil. Namun, jika dilakukan terlalu lama, ada sejumlah risiko yang bisa menghantui kesehatan kehamilan Anda Moms, yakni:
1. Nyeri punggung dan kaki
Posisi duduk yang salah atau terlalu lama dapat memberikan tekanan pada tulang belakang dan menyebabkan nyeri punggung. Selain itu, duduk terlalu lama bisa menyebabkan kaki bengkak dan nyeri karena aliran darah yang kurang lancar.
Baca juga: Penyebab Kaki Bengkak saat Hamil dan Cara Mengatasinya
1. Darah menggumpal dan beku
Posisi duduk akan menekan pinggul bagian bawah yang bisa menghambat peredaran darah. Dengan volume darah yang meningkat hingga 50 persen saat hamil, hal tersebut akan membuat darah menggumpal di bagian tubuh tertentu, seperti panggul dan kaki. Jika ini berlangsung dalam waktu lama, Moms bisa berisiko terkena penyakit trimbosis vena dalam (DVT) dan emboli paru yang sangat fatal bila terjadi pada Anda.
2. Kelebihan berat badan
Duduk yang terlalu lama bisa membuat bumil malas bergerak, sehingga berat badan pun bisa bertambah secara tidak sehat. Risiko dari hal ini adalah membuat proses melahirkan jadi sulit hingga timbulnya penyakit diabetes gestasional. Kemungkinan lainnya, Anda akan mengalami kelahiran preeklampsia, bayi lahir terlambat, bayi lahir melalui operasi caesar, hingga keguguran.
Baca juga: 5 Tips Menjaga Berat Badan Selama Kehamilan
3. Nyeri pada perut
Seiring bertambahnya usia kehamilan, perut akan membesar dan mungkin terasa nyeri. Hal ini dikarenakan rahim yang makin besar akan memenuhi rongga perut Anda. Maka, jika Anda terlalu lama duduk, rasa nyeri tersebut akan makin parah, sebab posisi tersebut membuat rongga perut makin tertekan.
4. Depresi
Dilansir dari Futurity, sebuah penelitian menemukan bahwa ibu hamil yang duduk terlalu lama bisa memicu gejala depresi. Hal ini disebabkan tubuh Anda menjadi kurang bergerak, sehingga indeks massa tubuh (IMT) juga bertambah dan menjadi faktor-faktor timbulnya depresi pada bumil.
Durasi duduk yang aman untuk ibu hamil
Bumil tentu saja boleh duduk jika merasa lelah. Namun, menurut dr. Alan Hedge dari Cornell University, New York, AS, setiap Anda duduk selama kira-kira 20 menit, usahakan untuk berdiri dan berjalan-jalan meskipun sebentar. Anda juga bisa lakukan peregangan ringan untuk membantu melancarkan aliran darah dan mengurangi ketegangan pada otot selama 8 menit.
Selain itu, saat Anda duduk, pastikan posisi duduk Anda tegak dengan kaki menapak lantai dan hindari duduk bersila atau selonjoran terlalu lama, terutama saat usia kehamilan sudah lebih dari 30 minggu.
Yang terpenting, imbangi juga dengan aktivitas fisik atau olahraga ringan yang direkomendasikan untuk ibu hamil,seperti senam hail, berenang, dan berjalan kaki secara rutin. Lakukan kegiatan tersebut di siang hari secara aktif untuk mengurangi jumlah waktu duduk Anda. Dan waktu yang lebih baik untuk beristirahat adalah saat menjelang sore hari, Moms.
Itulah penjelasan mengenai alasan ibu hamil sebaiknya tidak duduk terlalu lama. Dengan menghindari duduk terlalu lama dan aktif bergerak, Anda akan tetap sehat dan kehamilan Anda pun akan berjalan dengan lancar.(M&B/Vonia Lucky/SW/Foto: Freepik)