Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Ibu hamil perlu mengonsumsi makanan yang bervariasi guna memenuhi kebutuhan nutrisinya dan nutrisi janin di dalam kandungan. Salah satu makanan yang wajib dikonsumsi bumil adalah sayuran yang notabene kaya serat.
Namun, tidak semua jenis sayuran bisa bebas dikonsumsi bumil, lho. Sayuran berikut ini sebaiknya dibatasi atau bahkan dihindari konsumsinya oleh Anda, bumil.
Baca juga: Deretan Sayuran yang Baik untuk Dikonsumsi Ibu Hamil
Sayuran yang perlu dihindari atau dibatasi konsumsinya oleh ibu hamil
1. Daun pepaya
Meski rasanya sedikit pahit, daun pepaya merupakan salah satu jenis sayuran yang cukup digemari. Apalagi jika Anda mampu mengolahnya dengan seksama sehingga rasa pahit tersebut hilang.
Namun, buat bumil, konsumsi daun pepaya sebaiknya dibatasi atau bahkan tidak sama sekali. Pasalnya, kandungan enzim papain-nya bisa memicu kontraksi rahim dan berisiko keguguran jika dikonsumsi secara berlebihan, Moms.
2. Pare
Seperti halnya daun pepaya, pare juga memiliki cita rasa yang pahit, tetapi tetap banyak penggemarnya. Hanya saja bumil sebaiknya tidak mengonsumsi pare karena senyawa di dalamnya berpotensi meningkatkan risiko kontraksi dini dan keguguran.Meskipun pare kaya nutrisi, potensi risiko ini lebih besar daripada manfaatnya, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Senyawa dalam pare diduga dapat memicu kontraksi dini pada rahim. Konsumsi pare secara berlebihan juga bisa menyebabkan sakit perut, sakit kepala, diare, dan kram perut. Selain itu, pare dapat menurunkan kadar gula darah secara drastis, yang dapat membahayakan ibu hamil dengan gula darah normal.
Konsultasikan dengan dokter kandungan sebelum mengonsumsi pare selama kehamilan, terutama jika ada kondisi khusus seperti diabetes atau jika Anda ingin mengonsumsinya dalam jumlah banyak.
3. Tauge
Selain enak dimakan, tauge sesungguhnya memiliki manfaat karena kaya nutrisi seperti vitamin, serat, dan mineral. Namun, bentuknya yang kecil membuat tauge agak sulit untuk dibersihkan. Padahal para petani sering menggunakan pestisida untuk menjaga tanaman ini agar terhindar dari hama.
Nah, jika Anda tidak membersihkan tauge secara seksama, maka sayuran kecambah ini bisa saja masih terkontaminasi dengan bahan kimia pestisida. Karena itu, bumil mungkin perlu membatasi konsumsi tauge. Jika ingin memakannya, pastikan Anda telah mencucinya dengan bersih sebelum diolah dan memasaknya hingga matang untuk menghindari risiko kontaminasi bakteri.
Baca juga: Ini Bahayanya Jika Ibu Hamil Mengonsumsi Tauge Mentah
4. Kangkung
Kangkung termasuk jenis sayuran yang mudah diperoleh. Tumis kangkung gampang sekali ditemui, terutama di warung atau rumah makan. Masalahnya, Anda tidak tahu sebaik apa pengolahan kangkung di warung-warung tersebut. Jika kangkung tidak dimasak dengan baik atau hingga matang, maka mikroba yang ada pada kangkung akan menetap di sayuran tersebut.
Mikroba berukuran sangat kecil dan sangat sulit dilihat. Meskipun begitu, mikroba bisa mengakibatkan gangguan kesehatan yang membahayakan bumil serta janin dalam kandungan.
Perlu diketahui, kangkung mengandung zat besi, folat, kalsium, dan serat yang tinggi. Nutrisi tersebut sesungguhnya sangat diperlukan bumil. Namun, Anda disarankan untuk mengonsumsi sayur kangkung yang diolah sendiri, bukan membelinya di warung atau rumah makan. Kangkung juga harus dimasak sampai matang dan dicuci dengan bersih untuk menghindari bakteri atau kuman yang bisa berbahaya bagi bumil dan janin.
7. Kol
Kol juga mengandung nutrisi tinggi yang diperlukan bumil. Di sisi lain, jenis sayuran ini juga mengandung gas yang bisa membuat perut kembung dan perasaan tidak nyaman. Karena itu, Moms perlu membatasi konsumsi kol di masa kehamilan, terlebih jika Anda ternyata punya riwayat penyakit maag atau sering mengalami kembung.
8. Lalapan mentah
Sayur yang digunakan sebagai lalapan seperti kacang panjang, mentimun, dan selada, biasanya dikonsumsi tanpa dimasak terlebih dahulu. Hal ini sangat berisiko buat bumil karena sayur mentah bisa saja mengandung bakteri atau pestisida.
Bakteri maupun pestisida, keduanya bisa mengganggu kesehatan bumil dan janin serta memicu penyakit diare. Moms perlu menghindari sayuran mentah untuk lalapan selama hamil. Jika memang ingin mengonsumsinya, Anda harus mencucinya dahulu dengan bersih menggunakan sabun khusus yang aman untuk sayuran.
Baca juga: Bolehkah Makan Lalapan dan Sayuran Mentah saat Hamil?
Nah, itulah beberapa sayuran yang perlu dihindari atau dibatasi konsumsinya oleh ibu hamil. Jaga selalu kesehatan kehamilan Anda dengan cara mengonsumsi makanan yang bernutrisi dan sudah dimasak hingga matang sempurna ya, Moms. Dan jangan mengonsumsi makanan secara berlebihan hanya karena Anda menyukainya. (MB/WR/Foto: Freepik)