Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Menjalani masa kehamilan adalah salah satu momen yang indah dalam hidup seorang wanita. Namun, perubahan hormon, ketidaknyamanan fisik, kekhawatiran terkait kesehatan bayi, hingga tekanan sosial bisa menjadi sumber stres bagi ibu hamil.
Perlu Moms ketahui, stres adalah respons tubuh terhadap situasi tertentu yang dianggap menantang atau mengancam. Pada bumil, stres bisa disebabkan oleh faktor fisik, seperti morning sickness, perubahan bentuk tubuh, atau kelelahan ekstrem. Selain itu, faktor psikologis seperti kecemasan terhadap proses persalinan, hubungan keluarga, atau tekanan finansial bisa menjadi pemicunya.
Yang membedakan stres biasa dan stres pada ibu hamil adalah efeknya yang tidak hanya dirasakan bumil, tapi juga bisa memengaruhi perkembangan janin di dalam kandungan.
Baca juga: Waspadai Dampak Stres saat Hamil pada Kecerdasan Janin
Ciri-ciri stres pada ibu hamil
Mengenali tanda-tanda stres sejak dini bisa membantu bumil untuk segera mengambil langkah-langkah yang tepat demi kesehatannya. Berikut ini beberapa ciri umum stres pada ibu hamil.
1. Perubahan emosi yang intens
Selama kehamilan, fluktuasi hormon bisa menyebabkan perubahan emosi yang signifikan. Bumil mungkin merasa lebih sensitif, mudah marah, atau bahkan cemas tanpa alasan yang jelas. Jika perubahan ini terasa berlebihan dan mengganggu aktivitas sehari-hari, itu bisa jadi tanda stres.
2. Gangguan tidur
Stres sering kali menyebabkan gangguan tidur. Bumil mungkin mengalami kesulitan tidur atau sebaliknya dan merasa mengantuk sepanjang waktu. Kecemasan tentang kehamilan dan tanggung jawab baru juga bisa mengganggu pola tidur yang sehat.
3. Nafsu makan berubah
Perubahan pola makan adalah hal umum selama kehamilan. Namun, jika bumil tiba-tiba kehilangan nafsu makan atau merasa ingin makan berlebihan makanan yang manis-manis saja dan tak terlalu peduli untuk makan sehat, ini bisa menjadi tanda stres. Tentunya penting untuk memperhatikan asupan nutrisi agar bumil dan janin dalam kandungan tetap sehat.
4. Gejala gangguan fisik yang meningkat
Stres dapat memicu berbagai gejala gangguan fisik, seperti sakit kepala, nyeri punggung, atau ketegangan otot. Jika bumil merasakan gejala ini secara berulang bisa jadi ada sesuatu yang mengganggu pikiran sehingga memengaruhi fisik.
5. Kesulitan berkonsentrasi
Bumil mungkin merasa sulit berkonsentrasi atau menyelesaikan tugas-tugas sederhana. Ini bisa disebabkan oleh pikiran yang terus-menerus berputar tentang berbagai kekhawatiran seputar kehamilan dan persiapan menjadi orang tua.
Tips mengatasi stres
Jika Moms mengalami satu atau bahkan semua ciri stres di atas, sebaiknya Anda segera mencari cara untuk mengatasinya, antara lain dengan:
1. Berbicara dengan orang terdekat.Sebaiknya Moms mendiskusikan perasaan dengan suami atau teman dekat Anda dengan harapan mereka bisa membantu mengurangi beban emosional yang menyebabkan Anda merasa stres.
2. Olahraga ringan.Aktivitas fisik seperti berjalan kaki atau renang bisa membantu memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres, lho, Moms.
3. Berdoa, meditasi, dan relaksasi.Luangkan waktu untuk berdoa, melakukan meditasi, atau teknik relaksasi lainnya untuk menenangkan pikiran.
4. Tidur cukup.Salah satu keluhan yang dialami bumil adalah kesulitan untuk tidur. Moms bisa melakukan beberapa langkah untuk mengatasi masalah tersebut, seperti mandi air hangat menjelang tidur atau menjauhkan gadget saat beristirahat. Apabila masih kesulitan tidur di malam hari, Anda juga bisa memperbaiki kualitas tidur pada siang hari.
Baca juga: Tips Mengelola Stres selama Kehamilan dengan Efektif
Mengenali ciri-ciri stres dan mengambil langkah-langkah untuk mengatasinya sangat penting demi kesehatan diri sendiri dan janin. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika diperlukan. Kehamilan seharusnya menjadi momen bahagia. Jadi, jaga kesehatan mental Anda agar bisa menikmati setiap detiknya, Moms! (M&B/Hana/WR/Foto: Freepik)