Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Pertumbuhan gigi adalah salah satu tahapan perkembangan bayi yang dinanti. Gigi bayi sendiri biasanya mulai tumbuh pada usia 4 hingga 7 bulan. Meskipun begitu, tak jarang ada bayi yang menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan gigi lebih awal (usia 3 bulan) atau lebih lambat (usia 1 tahun).
Saat bayi tumbuh gigi, Moms mungkin akan dibuat bingung dengan kondisi Si Kecil yang tiba-tiba mudah rewel. Namun, hal ini wajar, karena proses pertumbuhan gigi tidak hanya melibatkan lapisan permukaan gusi bayi, tapi juga memengaruhi saraf dan jaringan di sekitarnya, sehingga ia bisa merasa tidak nyaman pada gusinya, mengalami demam ringan, hingga memengaruhi pola makan dan tidurnya.
Baca juga: Bayi Telat Tumbuh Gigi, Ketahui 6 Penyebabnya, Moms!
Nah, untuk membantu Si Kecil merasa lebih nyaman dan mengatasi kondisi rewelnya saat tumbuh gigi, berikut ini langkah praktis yang bisa Moms lakukan.
1. Gunakan teether yang aman
Teether adalah solusi populer untuk bayi yang suka menggigit ketika giginya tumbuh. Pilih teether berbahan silikon food grade dan simpan di kulkas sebelum digunakan. Sensasi dingin mampu meredakan rasa nyeri pada gusi Si Kecil. Pastikan Moms memilih teether yang mudah digenggam oleh bayi dan tidak memiliki bagian yang dapat terlepas serta mengakibatkan tersedak.
2. Pijat gusi bayi dengan lembut
Memijat gusi bayi adalah salah satu cara aman dan efektif untuk membantu meredakan ketidaknyamanan Si Kecil saat giginya mulai tumbuh. Gunakan jari yang bersih atau kain kasa lembut yang telah dibasahi dengan air dingin untuk memijat area gusi bayi. Pastikan tekanan yang diberikan lembut agar bayi tetap merasa nyaman.
3. Berikan makanan dingin jika bayi sudah MPASI
Untuk bayi yang sudah mulai MPASI, Moms bisa memberikan camilan dingin seperti potongan buah beku, misalnya pisang atau apel. Namun, pastikan potongannya tidak terlalu besar untuk mencegah risiko Si Kecil tersedak. Camilan dingin ini bisa memberikan efek menenangkan pada gusi yang sedang bengkak dan merah.
Selain itu, Anda bisa memberikan es batu yang dibungkus dengan kain bersih. Bayi dapat menghisap kain bersih tersebut untuk mendapatkan sensasi dingin yang menyegarkan. Namun, pastikan untuk selalu memperhatikan bayi dan jangan biarkan ia terlalu lama mengisapnya karena berisiko tersedak atau masalah lainnya.
4. Tetap memberikan ASI
Meskipun bayi mungkin enggan minum karena tidak nyaman, penting untuk tetap memberikan hidrasi yang cukup. Jika Si Kecil menolak minum dari botol atau menyusu langsung, cobalah menyeka wajah dan gusinya sebelum menyusu untuk membuatnya lebih rileks. Jika tetap menolak, Moms bisa memberikan ASI dengan sendok kecil atau sedotan khusus bayi.
5. Ciptakan rutinitas yang menenangkan
Ketika kerewelan bayi meningkat di malam hari, cobalah menciptakan rutinitas tidur yang menenangkan, seperti pelukan hangat, membacakan cerita, atau menyalakan lampu redup. Ini bisa membantu Si Kecil merasa lebih aman dan nyaman.
6. Berikan obat pereda nyeri
Bila bayi sangat rewel dan tidak dapat ditenangkan, Moms bisa berkonsultasi dengan dokter anak mengenai pemberian pereda nyeri ringan seperti paracetamol bayi. Jangan lupa untuk mengikuti dosis yang direkomendasikan dokter.
7. Bersabar dan berempati
Hal yang tak kalah pentingnya ketika menemani bayi yang sedang melewati masa tumbuh gigi adalah tetap sabar dan berempati. Tumbuh gigi adalah masa baru yang juga membingungkan untuk Si Kecil. Kehadiran orang tua yang penuh perhatian akan membuatnya merasa lebih tenang di tengah ketidaknyamanan.
Baca juga: 7 Penyebab Pertumbuhan Gigi Bayi Tidak Normal
Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi bayi yang rewel saat tumbuh gigi, Moms. Menerapkan cara-cara tersebut diharapkan bisa membantu Si Kecil merasa lebih nyaman dan mendukung pertumbuhannya dengan optimal. (M&B/AY/VN/Foto: Cookie_studio/Freepik)