Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Setiap orang tua tentu ingin buah hatinya tumbuh cerdas, fokus, dan cepat tangkap. Namun, tahukah Anda bahwa kunci penting untuk mendukung perkembangan otak anak justru ada di dalam piring makannya? Jawabannya adalah omega-3 atau asam lemak esensial yang sering kali luput dari perhatian.
Omega-3 berperan besar dalam membentuk otak yang sehat dan berfungsi optimal. Untuk itu, yuk, Moms, kenali lebih jauh tentang apa itu omega-3 dan bagaimana omega-3 bekerja untuk perkembangan otak anak.
Baca juga: 7 Nutrisi Penting untuk Perkembangan Otak Anak, Dukung Kecerdasan!
Apa itu omega-3?
Omega-3 adalah kelompok asam lemak tak jenuh ganda yang sangat penting untuk kesehatan tubuh, terutama dalam perkembangan otak dan fungsi kognitif anak. Karena tubuh manusia tidak dapat memproduksi omega-3 sendiri, maka asupan ini harus diperoleh dari makanan atau suplemen.
Ada tiga jenis utama omega-3 yang populer, yaitu:
1. ALA (Alpha-linolenic acid): Biasa ditemukan dalam sumber nabati seperti chia seeds, biji rami, dan kenari.
2. EPA (Eicosapentaenoic acid): Bisa ditemukan pada ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan makerel.
3. DHA (Docosahexaenoic acid): Kebanyakan terdapat pada ikan berlemak, DHA berfungsi untuk komponen penting dalam struktur otak dan retina mata.
Baca juga: Konsumsi Omega-3 saat Hamil, Ini Manfaatnya untuk Ibu Hamil
Manfaat omega-3 untuk perkembangan otak anak
Omega-3 memang sangat dikenal karena perannya dalam membentuk struktur dan fungsi otak anak sejak dalam kandungan hingga masa pertumbuhan. Berikut ini beberapa manfaat utama omega-3 untuk perkembangan otak anak, Moms.
1. Meningkatkan fungsi kognitif dan daya ingat
Terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa asupan DHA yang cukup bisa meningkatkan kemampuan kognitif seperti daya ingat, pemecahan masalah, dan kecepatan berpikir pada Si Kecil.
2. Mendukung perkembangan otak sejak dalam kandungan
Salah satu jenis omega-3 yang terkenal adalah DHA yang merupakan komponen struktural utama pada otak janin. Karena itu asupan omega-3 yang cukup di masa kehamilan dan masa menyusui sangat penting untuk perkembangan sistem saraf anak.
3. Membantu konsentrasi dan fokus anak
Studi menunjukkan bahwa omega-3, khususnya DHA dan EPA, bisa membantu meningkatkan fokus dan perhatian, terutama pada anak-anak dengan gangguan perhatian seperti ADHD.
4. Menurunkan risiko gangguan neurologis
Bila asupan omega-3 cukup, anak akan terhindar dari risiko gangguan perkembangan yang berkaitan dengan saraf dan perilaku seperti autisme dan disleksia.
Rekomendasi sumber omega-3 untuk anak
Setelah mengenal apa itu omega-3 beserta manfaatnya, Anda juga perlu tahu apa saja makanan yang menjadi sumber omega-3 dan bisa menjadi pilihan makanan untuk anak. Berikut ini beberapa pilihannya, Moms.
- Ikan berlemak seperti salmon, sarden, makerel, dan tuna
- Telur omega-3
- Suplemen minyak ikan (fish oil)
- Chia seeds
- Kacang kenari.
Baca juga: 4 Resep Olahan Telur agar Anak Tidak Bosan dan Makan Lahap
Nah, itulah informasi seputar omega-3, manfaat omega-3 untuk perkembangan otak anak, dan sumber makanan mengandung omega-3 yang bisa dikonsumsi. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan informasi mendalam terkait asupan omega-3 yang tepat sesuai kebutuhan anak. Yuk, berikan makanan yang mengandung omega-3 untuk Si Kecil, Moms! (M&B/YE/SW/Foto: Freepik)