BABY

7 Tips Imunisasi Tanpa Demam pada Bayi


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Imunisasi adalah langkah penting dalam melindungi bayi dari berbagai penyakit menular yang dapat membahayakan kesehatannya. Kementerian Kesehatan RI menegaskan bahwa imunisasi dasar lengkap sangat penting diberikan sesuai jadwal agar anak memiliki kekebalan tubuh yang optimal sejak dini.Meskipun begitu, Moms mungkin pernah merasa khawatir ketika Si Kecil mengalami demam setelah imunisasi.

Reaksi seperti ini sebenarnya wajar terjadi, karena tubuh sedang membentuk sistem pertahanan. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar bayi tetap nyaman dan terhindar dari demam setelah imunisasi. Yuk, simak tipsnya berikut ini, Moms!

Tips imunisasi tanpa demam pada bayi

1. Pastikan kondisi bayi sehat sebelum imunisasi

Sebelum melakukan imunisasi, penting bagi Moms untuk memastikan bahwa bayi dalam kondisi sehat. Jika Si Kecil sedang demam, batuk, pilek, atau diare, sebaiknya tundalah terlebih dahulu memberikan imunisasi kepada bayi Anda. Tubuh bayi yang sehat akan merespons vaksin dengan lebih baik dan mengurangi risiko efek samping, termasuk demam.

2. Berikan ASI sebelum dan sesudah imunisasi

ASI bisa membantu menenangkan bayi sebelum dan sesudah imunisasi. Selain itu, ASI mengandung antibodi alami yang mendukung sistem kekebalan tubuh Si Kecil. Studi menunjukkan bahwa menyusui bayi saat imunisasi dapat menurunkan intensitas tangisan dan respons stres pada bayi, yang secara tidak langsung bisa meminimalisir reaksi demam pada Si Kecil.

3. Kompres dingin di area suntikan

Setelah imunisasi, Moms bisa mengompres area suntikan dengan kain bersih yang dibasahi air dingin. Kompres dingin akan membantu mengurangi peradangan lokal dan rasa tidak nyaman, sekaligus mencegah peningkatan suhu tubuh. Namun, jangan gunakan es secara langsung ke kulit bayi, ya, Moms, karena hal tersebut justru bisa bisa menyebabkan iritasi.

Baca juga: Perlukah Bayi Diberikan Obat Demam Setelah Vaksinasi?

4. Gunakan pakaian yang nyaman dan ringan

Tips imunisasi tanpa demam pada bayi berikutnya adalah kenakan pakaian yang nyaman dan ringan untuk bayi Anda. Pastikan Si Kecil mengenakan pakaian yang longgar dengan bahan yang menyerap keringat. Hindari menggunakan pakaian terlalu tebal, karena dapat meningkatkan suhu tubuh dan meningkatkan potensi demam. Lingkungan tidur yang sejuk dan ventilasi yang baik juga penting untuk menjaga kenyamanan Si Kecil setelah imunisasi.

5. Pertimbangkan obat penurun demam sesuai anjuran dokter

Jika bayi mulai menunjukkan tanda-tanda demam ringan (di atas 37,5 derajat Celsius), Moms bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai penggunaan obat penurun demam seperti parasetamol. Namun, pemberian obat sebaiknya harus dengan resep dokter, terutama bagi bayi di bawah usia 3 bulan ya, Moms.

Baca juga: Moms, Ini Aturan Memberikan Dosis Parasetamol pada Anak

6. Hindari aktivitas berat setelah imunisasi

Biarkan bayi beristirahat dengan cukup setelah mendapatkan imunisasi. Hindari aktivitas berlebihan seperti bepergian jauh atau stimulasi berlebihan yang bisa memicu stres pada bayi. Istirahat yang cukup akan membantu tubuh bayi memproses vaksin secara optimal.

Baca juga: Mengenali Ciri-Ciri Demam Karena Kecapekan pada Anak

7. Pantau suhu tubuh secara berkala

Gunakan termometer digital untuk memantau suhu tubuh bayi selama 24 jam pertama setelah imunisasi. Jika suhu tubuh mulai meningkat, Moms bisa segera mengambil langkah yang tepat, seperti memberikan cairan lebih banyak atau berkonsultasi dengan dokter spesialis anak.

Itulah 7 tips imunisasi tanpa demam pada bayi.Faktanya, reaksi demam ringan setelah imunisasi merupakan hal yang wajar dan menandakan bahwa vaksin sedang bekerja dalam tubuh bayi. Untuk menurunkan risiko demam setelah imunisasi, Moms bisa coba langkah-langkah di atas, ya! (M&B/AY/SW/Foto: Freepik)