ASK THE EXPERT

Mengenal Hamil Anggur, Tanda dan Penyebabnya


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Dijawab oleh dr. Yohanes Satrya Wibawa, Sp.OG. (Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan RSIA SamMarie Basra)

T: Apa yang dimaksud dengan hamil anggur?

J: Hamil anggur cukup sering ditanyakan. Tetapi, biasa ditanyakan dalam konteks yang salah. Jadi, hamil anggur itu berbeda dengan hamil tidak berkembang. Yang namanya hamil anggur itu justru hamil berkembang tetapi dalam kondisi yang salah. Jadi, hamil anggur itu merupakan suatu komplikasi kehamilan di mana terjadi perkembangan yang tidak normal dari sel yang bernama trofoblas.

T: Apa saja tandanya?

J: Pada dasarnya, hamil anggur itu keluhannya sama seperti kehamilan pada umumnya, misalnya keluar pendarahan atau flek yang berwarna cokelat atau kemerahan. Bisa juga yang keluar berupa gumpalan-gumpalan seperti anggur atau bisa juga mual dan muntah seperti kehamilan pada umumnya. Yang paling khas sebenarnya adalah pertumbuhan dari perut atau rahim yang lebih besar dari usia kehamilannya. Tetapi tentu saja itu tidak bisa dirasakan, ya. Jadi memang harus (dilakukan) USG untuk membedakannya.

T: Apa penyebabnya?

J: Hamil anggur disebabkan oleh adanya kelainan kromosom. Nah, kelainan kromosom ini memang dapat terjadi lebih sering pada perempuan di atas 35 tahun, apalagi di atas usia yang lebih tua, contohnya 40 tahun. Pada usia di atas 35 tahun, angka kejadiannya meningkat hingga dua kali lipat dan di atas 40 tahun bahkan bisa lebih tinggi lagi, bisa mencapai 5-10 kali lipat.

T: Apakah hamil anggur bisa dicegah?

J: Sayangnya, hamil anggur tidak bisa dicegah. Yang harus kita lakukan adalah mempersiapkan kehamilan setelah terjadinya hamil anggur. Jadi, untuk kehamilan selanjutnya itu harus dipersiapkan dengan memberi jeda minimal satu tahun sebelum kehamilan selanjutnya. Jadi, harus dipersiapkan untuk penggunaan alat kontrasepsi supaya dilakukan pemantauan dan evaluasi yang optimal. (M&B/SW/Foto: Freepik)