Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Dijawab oleh dr. Ivander Utama, F. MAS, SpOG, MSc. (Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan RSIA Bunda Ciputat, Morula IVF ciputat, dan RSIA Bunda Jakarta)
T: Apa itu water birth? Apakah metode melahirkan ini sudah banyak dipraktikkan di Indonesia?
J: Water birth adalah suatu teknik persalinan yang tujuannya adalah untuk membantu mereduksi atau memberikan rasa nyaman lebih baik pada ibu yang mencoba melahirkan secara normal. Di Indonesia sendiri water birth memang sempat booming sekitar 10-15 tahun yang lalu, tapi kemudian karena ada banyak komplikasi yang terjadi akibat dari water birth, maka akhirnya water birth dilarang untuk dilakukan di Indonesia, karena tingginya angka komplikasi pada ibu maupun bayinya pada tindakan water birth.
T: Apakah benar water birth mempermudah dan mengurangi rasa nyeri selama proses persalinan?
J: Jadi, water birth memang memberikan kenyamanan lebih baik pada saat ibu sedang melakukan persalinan. Tetapi memang betul bahwa water birth juga memiliki bahayanya tersendiri, sehingga, kalau kita memang mau mengaplikasikan water birth, maka kita harus melakukannya dengan sangat berhati-hati sesuai dengan protokol dan standar keselamatan yang sangat ketat. Bahkan di negara lain pun juga di mana water birth diperbolehkan, maka pilihan untuk melakukan water birth itu sebetulnya bukan pilihan pertama.
T: Apa saja risiko water birth?
J: Water birth itu meskipun memberikan rasa nyaman, tapi juga memberikan risiko tersendiri baik pada ibu maupun pada bayinya. Pada ibu ada risiko infeksi, risiko terkena hipotermia karena kedinginan, juga ada risiko robekan jalan lahir yang tidak terkendali karena persalinannya terjadi di dalam air. Sedangkan pada bayinya ada risiko untuk drowning atau tenggelam, risiko hipotermia juga bisa, dan risiko infeksi paru-paru juga bisa. Kemudian ada risiko juga bayinya tersedak oleh air atau materi-materi yang pengotor, yang ada di dalam air pada waktu melakukan water birth.
T: Apa saja syarat melakukan water birth?
J: Jadi untuk di negara, contohnya Amerika, yang memperbolehkan tindakan water birth bahkan dokter obgyn di sana pun juga sangat menyarankan bahwa water birth sebaiknya jangan, begitu. Hanya dilakukan untuk kasus-kasus tertentu yang memang 100% aman atau tanpa komplikasi pada kehamilannya.
Yang kedua, water birth itu sangat sulit untuk dilakukan sesuai dengan protokol keselamatan yang baku, karena water birth itu bukan melahirkan di dalam air. Water birth itu adalah melahirkan dengan bantuan air, sehingga tempat untuk melakukan water birth-nya pun juga harus sesuai dengan standar-standar keamanan, yaitu punya pengaturan suhu yang baik, kemudian punya filter, kemudian juga airnya harus bersih atau harus steril, kemudian juga persalinan yang dilakukan mengejannya itu sebaiknya tidak di dalam air.
Jadi, water birth itu hanya untuk membantu sampai pembukaan lengkap, sehingga nanti pada saat sudah lahir, ibunya pindah keluar dari bak kemudian melahirkan di tempat biasa. Dan water birth ini sebetulnya tujuannya hanya memberikan rasa nyaman pada waktu mencapai bukaan lengkap. Tetapi kalau sudah bukaan lengkap sebaiknya tidak melanjutkan untuk melahirkan di dalam air, karena yang perlu ditekankan di sini adalah kita manusia, bukan makhluk akuatik atau bukan makhluk air. Semua makhluk darat melahirkan di darat. (M&B/SW/Foto: Pvproductions/Freepik)
