BABY

Begini Cara Aman Membersihkan Kotoran Telinga Bayi yang Mengeras


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Moms, menjaga kebersihan tubuh bayi untuk menjaga kesehatan tubuhnya merupakan hal yang penting. Nah, salah satu hal yang kadang luput dari perhatian adalah menjaga kebersihan telinga bayi, terutama membersihkan kotoran telinga bayi yang mengeras, Moms.

Melihat kotoran telinga bayi yang mengeras tentu membuat banyak orang tua merasa khawatir. Wajar jika Anda ingin segera membersihkannya agar Si Kecil merasa nyaman. Namun, telinga bayi sangat sensitif dan memerlukan penanganan yang tepat.

Kotoran telinga atau serumen sebenarnya memiliki fungsi penting untuk melindungi saluran telinga dari debu, bakteri, dan benda asing lainnya. Pada bayi, produksi kotoran telinga bisa lebih banyak dan terkadang mengeras, sehingga terlihat menumpuk di bagian luar telinga.

Mengapa kotoran telinga bayi bisa mengeras?

Kotoran telinga bayi yang mengeras bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, sistem pembersihan alami telinga bayi belum berkembang sempurna. Pada orang dewasa, kotoran telinga akan bergerak keluar secara alami melalui gerakan rahang saat mengunyah atau berbicara. Namun, pada bayi, mekanisme ini belum berfungsi optimal.

Kelembapan juga berpengaruh terhadap kotoran telinga. Jika lingkungan terlalu kering atau terlalu lembap, kotoran telinga bisa menjadi lebih keras atau justru terlalu lunak. Selain itu, penggunaan cotton bud yang tidak tepat justru bisa mendorong kotoran lebih dalam dan membuatnya menumpuk.

Tanda-tanda kotoran telinga bayi perlu dibersihkan

Tidak semua kotoran telinga bayi perlu dibersihkan. Moms perlu memperhatikan beberapa tanda yang menunjukkan kotoran telinga sudah mengganggu kenyamanan Si Kecil, misalnya ia mungkin sering menggaruk atau menyentuh telinga, menunjukkan rasa tidak nyaman. Kotoran telinga yang sudah sangat keras dan terlihat menumpuk di bagian luar telinga juga perlu mendapat perhatian.

Jika Anda melihat kotoran berwarna kehijauan, berbau tidak sedap, atau disertai keluarnya cairan dari telinga, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter anak ya, Moms. Tanda-tanda ini bisa menunjukkan adanya infeksi yang memerlukan penanganan medis.

Cara aman membersihkan kotoran telinga bayi yang mengeras

Sebelum membersihkan kotoran telinga bayi, pastikan tangan Anda sudah bersih, Moms. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik. Siapkan juga handuk bersih, air hangat, dan cotton bud khusus bayi yang ujungnya lebih besar dan aman.

Pilih waktu yang tepat saat bayi dalam kondisi tenang, misalnya setelah mandi atau setelah menyusu. Pastikan ruangan memiliki pencahayaan yang cukup agar Anda bisa melihat dengan jelas.

Cara aman membersihkan kotoran telinga bayi yang mengeras adalah dengan menggunakan air hangat dan handuk lembut. Basahi ujung handuk dengan air hangat (tidak panas), lalu peras hingga tidak meneteskan air. Bersihkan bagian luar telinga bayi dengan lembut, fokuslah pada bagian yang terlihat saja.

Untuk kotoran yang lebih keras, Anda bisa menggunakan minyak bayi atau minyak zaitun food grade. Teteskan 1-2 tetes minyak ke cotton bud, lalu bersihkan bagian luar telinga dengan gerakan memutar yang lembut. Namun, jangan pernah memasukkan cotton bud ke dalam saluran telinga ya, Moms.

Jika kotoran sudah sangat mengeras, kompres telinga dengan handuk hangat selama beberapa menit terlebih dahulu. Ini akan membantu melunakkan kotoran sehingga lebih mudah dibersihkan.

Baca juga: 7 Langkah Merawat Telinga Bayi Setelah Ditindik

Yang mesti Moms hindari

Jangan pernah menggunakan cotton bud biasa yang ujungnya kecil dan runcing. Ini bisa melukai saluran telinga bayi yang masih sangat halus. Hindari juga mendorong cotton bud terlalu dalam, karena bisa mendorong kotoran lebih masuk dan menyebabkan sumbatan.

Jangan menggunakan air yang terlalu panas atau terlalu dingin. Suhu yang ekstrem bisa membuat bayi tidak nyaman dan berpotensi melukai kulit sensitif di sekitar telinga. Hindari juga penggunaan bahan kimia atau pembersih yang keras, Moms.

Kapan harus berkonsultasi dengan dokter

Meskipun membersihkan kotoran telinga bayi bisa dilakukan di rumah, ada beberapa kondisi yang memerlukan penanganan dokter. Jika kotoran telinga sangat keras dan tidak bisa dibersihkan dengan cara biasa, sebaiknya mintalah bantuan dokter anak ya, Moms.

Segera konsultasikan dengan dokter jika bayi menunjukkan tanda-tanda infeksi seperti demam, kotoran telinga berwarna kuning kehijauan atau berdarah, bau tidak sedap dari telinga, atau bayi tampak kesakitan saat telinga disentuh.

Baca juga: Jangan panik! Lakukan Ini saat Anak Mengalami Sakit Telinga

Cara mencegah penumpukan kotoran telinga

Ada beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kotoran telinga bayi mengeras dan menumpuk. Moms bisa bersihkan bagian luar telinga bayi setiap kali mandi dengan air hangat dan handuk lembut. Pastikan telinga bayi kering setelah mandi, karena kelembapan berlebih bisa membuat kotoran telinga menjadi tempat berkembangnya bakteri.

Jaga kebersihan lingkungan sekitar bayi. Debu dan kotoran di udara bisa masuk ke telinga dan bercampur dengan kotoran alami, sehingga membuatnya lebih mudah mengeras. Perhatikan juga posisi tidur bayi. Sesekali ubah posisi kepala Si Kecil saat tidur agar tidak ada tekanan berlebih pada satu sisi telinga. Ini juga membantu kotoran telinga bergerak keluar secara alami.

Perawatan telinga bayi tidak perlu dilakukan setiap hari, cukup 2-3 kali seminggu atau saat terlihat ada kotoran yang menumpuk. Yang terpenting adalah konsistensi dan kehati-hatian dalam melakukannya.

Saat memandikan bayi, pastikan air tidak masuk ke dalam telinga. Gunakan washcloth atau handuk kecil untuk membersihkan area sekitar telinga. Setelah mandi, keringkan telinga dengan handuk bersih dan lembut. Jangan pernah menggunakan cotton bud atau benda lain untuk membersihkan kotoran telinga bagian dalam karena dapat mendorong kotoran lebih dalam dan menyebabkan cedera ya, Moms.

Itulah cara aman membersihkan kotoran telinga bayi yang mengeras. Melakukan cara-cara di atas dengan hati-hati bisa membantu membersihkan kotoran telinga bayi yang mengeras dengan aman dan efektif, Moms. (M&B/AY/SW/Foto: Freepik)