BABY

Kenali Penyebab Feses Bayi Kuning Pucat dan Cara Mengatasinya


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Moms, feses bayi adalah salah satu cara tubuh memberikan gambaran kondisi kesehatan Si Kecil. Warna, tekstur, dan frekuensi buang air besar (BAB) bisa memberi tahu banyak hal termasuk masalah yang perlu perhatian serius. Kondisi feses bayi kuning pucat juga perlu diwaspadai.

Jika Moms melihat feses bayi tampak kuning pucat, jangan langsung panik, tapi jangan juga diabaikan. Warna feses ini bisa jadi normal, tapi di sisi lain bisa menjadi tanda adanya gangguan pada hati atau saluran empedu yang membutuhkan penanganan cepat.

Penyebab feses bayi kuning pucat

Feses bayi yang berwarna kuning pucat bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, baik yang normal maupun yang memerlukan perhatian medis. Berikut ini beberapa penyebab feses bayi kuning pucat yang perlu diperhatikan, Moms.

1. Proses pencernaan normal pada bayi yang menyusui

Pada bayi yang mengonsumsi ASI, feses berwarna kuning pucat adalah hal yang umum. Warna ini disebabkan oleh sterkobilin, pigmen yang dihasilkan dari pemecahan bilirubin dalam hati. Sterkobilin kemudian dikeluarkan melalui tinja, sehingga memberikan warna kuning pada feses bayi.

2. Atresia Bilier

Atresia Bilier adalah kondisi langka di mana saluran empedu bayi tidak berkembang dengan baik dan menyebabkan sumbatan yang menghambat aliran empedu ke usus. Akibatnya, feses bayi jadi sangat pucat atau bahkan putih. Kondisi ini memerlukan penanganan medis segera.

3. Hepatitis pada bayi

Hepatitis adalah peradangan pada hati yang bisa disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau faktor lainnya. Pada bayi, hepatitis dapat menyebabkan feses berwarna kuning pucat, disertai dengan gejala lain seperti demam, kehilangan nafsu makan, dan urine berwarna gelap.

4. Reaksi terhadap susu formula

Bayi yang tidak cocok dengan susu formula tertentu bisa mengalami gangguan pencernaan, termasuk feses berwarna kuning pucat. Gejala lain yang mungkin muncul adalah diare, perut kembung, dan rewel. Jika gejala ini terjadi, konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.

Baca juga: Kandungan Gula dalam Susu Formula, Amankah untuk Bayi?

5. Penyakit saluran empedu

Masalah pada saluran empedu, seperti sumbatan atau kelainan struktural, dapat mengganggu aliran empedu dan menyebabkan feses berwarna kuning pucat. Kondisi ini memerlukan diagnosis dan penanganan medis yang tepat. Dokter mungkin akan melakukan sejumlah pemeriksaan untuk menentukan pengobatan yang tepat guna mengatasinya.

6. Infeksi saluran pencernaan

Infeksi bakteri atau virus pada saluran pencernaan juga dapat mengubah warna feses menjadi kuning pucat. Infeksi ini biasanya disertai gejala lain seperti demam, muntah, atau diare. Rotavirus adalah salah satu penyebab umum infeksi saluran pencernaan pada bayi yang dapat mengakibatkan perubahan warna feses.

Baca juga: 5 Manfaat Pijat Bayi untuk Sistem Pencernaan

7. Malabsorpsi lemak

Ketika tubuh bayi tidak dapat mencerna dan menyerap lemak dengan baik, feses akan tampak pucat dan berminyak. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kekurangan enzim pencernaan atau masalah pada pankreas.

8. Perubahan pola makan

Pada bayi yang sudah mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI), perubahan jenis makanan dapat memengaruhi warna feses. Makanan tertentu atau perubahan mendadak dalam pola makan dapat menyebabkan feses tampak lebih pucat. Penting untuk mencatat setiap makanan yang dikonsumsi bayi setiap hari untuk dapat dievaluasi.

9. Penggunaan antibiotik

Antibiotik dapat mengubah keseimbangan bakteri baik dalam usus, yang kemudian memengaruhi proses pencernaan dan warna feses. Perubahan ini biasanya bersifat sementara dan akan kembali normal setelah pengobatan selesai.

Baca juga: 8 Manfaat Probiotik untuk Kesehatan Pencernaan Bayi

Kapan harus ke dokter?

Moms, warna feses bayi memang bisa bervariasi, tapi ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa Si Kecil memerlukan pemeriksaan lebih cepat, yakni:

  • Feses terus-menerus pucat atau putih
  • Disertai urine gelap
  • Bayi tampak lesu atau tidak aktif
  • Demam atau gejala lain
  • Perut membesar.

Jika feses bayi kuning pucat dan salah satu tanda di atas muncul, segera konsultasikan dengan dokter spesialis anak untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh dan penanganan yang tepat. (M&B/YE/RF/Foto: Jcomp/Freepik)