Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Moms tentu sudah tidak asing dengan bawang merah, bumbu dapur yang hampir selalu hadir di setiap masakan Nusantara. Bukan hanya sebagai penyedap rasa, bawang merah juga ternyata punya banyak manfaat kesehatan, termasuk untuk bayi.
Ya, sejak dahulu, bawang merah kerap digunakan secara tradisional oleh orang tua untuk membantu mengatasi masalah kesehatan ringan pada bayi, mulai dari flu, batuk, hingga menjaga daya tahan tubuh.
Kandungan utama bawang merah
Bawang merah mengandung karbohidrat, protein, serat, zat besi, kalsium, folat, magnesium, kalium, serta vitamin C, B1, B2, dan B3 yang bermanfaat untuk kesehatan. Tak hanya itu, Bawang merah juga mengandung senyawa Lain, yakni:
Senyawa organosulfur: Memberikan rasa dan bau khas pda bawang merah serta memiliki sifat antioksidan dan antibakteri.
Flavonoid: Senyawa antioksidan yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan membantu mengurangi risiko penyakit kronis.
Meskipun bawang merah bermanfaat untuk kesehatan, penggunaannya pada bayi tetap harus hati-hati dan tidak boleh sembarangan ya, Moms.
Apakah bawang merah bisa menyembuhkan batuk pilek pada bayi?
Senyawa alami yang terkandung di dalam bawang merah, seperti antioksidan dan antiinflamasi, bisa membantu meredakan gejala seperti hidung tersumbat dan batuk.
Melegakan pernapasan: Aroma bawang merah bisa membantu membuka saluran pernapasan yang tersumbat dan melegakan hidung yang tersumbat, seperti efek menghirup uap.
Mengencerkan dahak: Kandungan senyawa sulfur dalam bawang merah dapat bertindak sebagai ekspektoran yang membantu mengencerkan dahak.
Senyawa antimikroba: Kandungan senyawa antimikroba dan antioksidan pada bawang merah bisa membantu tubuh melawan infeksi dan meningkatkan kekebalan tubuh bayi.
Cara penggunaan (secara tradisional)
1. Diletakkan di kamar: Potongan bawang merah bisa diletakkan di dalam wadah dan diletakkan di kamar bayi untuk membantu melegakan pernapasannya.
2. Dioleskan ke tubuh: Potongan bawang merah dapat digosokkan di dada, punggung, atau telapak kaki bayi.
Namun, yang perlu diperhatikan, efektivitas bawang merah dalam menyembuhkan batuk pilek pada bayi belum belum didukung bukti ilmiah yang memadai. Selain itu, bayi memiliki kulit yang rentan, sehingga harus berhati-hati agar tidak terjadi iritasi kulit akibat penggunaan bawang merah secara langsung. Sebaiknya selalu konsultasikan dengan dokter anak sebelum Moms menggunakan bawang merah atau pengobatan tradisional lainnya, terutama pada bayi di bawah 3 bulan.
Baca juga: 7 Manfaat Bawang Bombay untuk Ibu Hamil
Cara menggunakan bawang merah untuk bayi
Untuk bayi, bawang merah dapat digunakan dengan digosokkan ke telapak kaki Si Kecil atau diletakkan di ruangan untuk membantu meredakan flu dan batuk.Metode tradisional lain adalah mengoleskan bawang merah yang sudah diiris tipis dan dicampur minyak bayi ke dada atau punggung bayi. Namun, hentikan penggunaannya jika bayi tidak nyaman atau rewel dan segera berkonsultasi dengan dokter jika gejala tidak membaik atau demam tinggi ya, Moms.
Manfaat bawang merah untuk bayi
1. Meredakan flu dan hidung tersumbat
Bawang merah sering digunakan sebagai obat tradisional untuk membantu mengatasi hidung tersumbat akibat flu. Moms bisa mengiris bawang merah, kemudian meletakkannya di sekitar tempat tidur bayi agar aromanya membantu melegakan pernapasan. Bawang merah memiliki kandungan senyawa sulfur, yang bisa membantu melawan infeksi ringan sekaligus memberi efek dekongestan alami.
2. Meningkatkan daya tahan tubuh bayi
Sistem imun bayi masih dalam tahap perkembangan, sehingga mudah terserang penyakit. Bawang merah mengandung senyawa antioksidan seperti quercetin yang bermanfaat untuk meningkatkan imunitas. Dengan penggunaan yang tepat, bawang merah bisa membantu tubuh bayi lebih kuat melawan infeksi virus atau bakteri penyebab penyakit.
3. Meredakan batuk secara alami
Tak hanya flu, batuk juga menjadi masalah kesehatan yang sering dialami bayi. Tradisi lama sering memanfaatkan bawang merah yang dihaluskan, lalu dicampur dengan minyak telon atau minyak kelapa, kemudian dioleskan secara tipis di dada atau punggung bayi. Meski perlu penelitian lebih lanjut, beberapa riset kecil menunjukkan bahwa bawang merah dapat bertindak sebagai agen ekspektoran alami yang membantu mengencerkan lendir.
4. Menurunkan demam ringan
Moms, bawang merah juga kerap digunakan untuk membantu menurunkan demam ringan pada bayi. Caranya, bawang merah dihaluskan dan dicampur sedikit minyak kelapa, kemudian dioleskan di telapak kaki bayi. Sensasi dingin dari bawang merah dipercaya bisa membantu menurunkan suhu tubuh secara perlahan. Meski bukti ilmiah masih terbatas, pengobatan tradisional seperti ini sering menjadi pelengkap perawatan medis, terutama di rumah.
5. Menjaga kesehatan kulit bayi
Bawang merah memiliki sifat antibakteri dan antijamur alami. Dalam praktik tradisional, bawang merah kerap dipakai untuk membantu mengatasi masalah kulit ringan, seperti gigitan serangga atau ruam. Tentunya, Moms perlu memastikan penggunaannya tidak berlebihan dan selalu menguji terlebih dahulu pada area kecil kulit bayi agar terhindar dari iritasi, ya.
Baca juga: 7 Manfaat Bawang Putih Tunggal untuk Kesehatan Tubuh Anda
Itulah manfaat bawang merah untuk bayi yang bisa jadi pengetahuan tambahan dalam merawat kesehatan bayi Anda, Moms. Meski memiliki banyak khasiat, penggunaannya tetap harus hati-hati dan tidak boleh menggantikan perawatan medis.
Jika kondisi bayi tidak membaik atau justru memburuk, segera konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan penanganan tepat. Dengan pemahaman yang baik, Moms bisa memanfaatkan bawang merah sebagai pelengkap perawatan alami yang aman dan bermanfaat untuk Si Kecil. (MB/AY/SW/Foto: Azerbaijan_stockers/Freepik)