BUMP TO BIRTH

Hamil 8 Bulan Apa yang Dirasakan? Ini Jawabannya, Moms


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Memasuki usia kehamilan 8 bulan sering kali terasa mendebarkan sekaligus melelahkan. Perut yang makin besar dan tanggal persalinan yang kian dekat bisa memunculkan berbagai macam emosi dan sensasi fisik. Wajar jika Anda bertanya-tanya, hamil 8 bulan apa yang dirasakan?

Memahami perubahan pada tubuh dan janin bisa membantu ibu hamil mempersiapkan diri dengan lebih baik, baik secara fisik maupun mental. Untuk itu, simak penjelasan lengkap mengenai berbagai hal yang umum dirasakan saat hamil 8 bulan untuk kenyamanan Anda menjelang persalinan, Moms.

Pertumbuhan janin saat ibu hamil 8 bulan

Sementara Anda merasakan berbagai perubahan, janin di dalam kandungan Anda juga sedang sibuk bertumbuh. Di tahap ini, perkembangan janin sudah hampir sempurna, Moms.

1. Ukuran dan berat

Berat janin mencapai 1,9-2,6 kg dengan panjang 42-46 cm. Lapisan lemak di bawah kulit janin juga terus bertambah, membuat tubuhnya terlihat lebih berisi.

2. Perkembangan otak

Otak janin berkembang dengan sangat pesat. Ia sudah bisa mendengar, melihat cahaya, dan bahkan bermimpi.

3. Perkembangan organ

Hampir semua organ vital, kecuali paru-paru, sudah matang sepenuhnya. Paru-paru akan menjadi organ terakhir yang matang sempurna, biasanya beberapa saat sebelum lahir.

4. Posisi janin

Sebagian besar janin sudah berada dalam posisi kepala di bawah untuk persiapan kelahiran. Moms mungkin akan merasakan gerakan yang berbeda, dari tendangan menjadi lebih seperti menggeliat atau bergeser.

Baca juga: 6 Tanda Janin Sehat di Trimester 3, Persiapkan Diri Jelang Persalinan!

Hamil 8 bulan apa yang dirasakan?

Di usia kehamilan 8 bulan (minggu 32-35), tubuh bumil bekerja keras untuk mendukung pertumbuhan janin yang pesat sekaligus mempersiapkan diri untuk proses persalinan. Berikut ini beberapa hal umum yang mungkin Anda rasakan, Moms.

1. Kontraksi palsu (Braxton Hicks)

Bumil mungkin akan lebih sering merasakan kontraksi palsu atau Braxton Hicks. Sensasinya seperti kram atau pengencangan perut yang datang dan pergi secara tidak teratur. Ini adalah cara tubuh Anda “berlatih” untuk persalinan. Kontraksi ini biasanya tidak menyakitkan dan akan mereda saat Anda mengubah posisi atau beristirahat.

2. Nyeri punggung dan panggul

Beban perut yang makin berat memberikan tekanan ekstra pada punggung dan panggul. Hal ini bisa menyebabkan rasa sakit atau nyeri, terutama setelah berdiri atau berjalan lama. Hormon kehamilan juga membuat ligamen jadi lebih longgar, yang turut berkontribusi pada ketidaknyamanan ini.

3. Sesak napas

Rahim yang membesar akan menekan diafragma, yaitu otot yang membantu proses pernapasan. Akibatnya, bumil mungkin merasa lebih cepat terengah-engah atau sesak napas, bahkan saat melakukan aktivitas ringan. Sensasi ini normal dan biasanya akan berkurang saat kepala janin mulai turun ke panggul mendekati waktu persalinan, Moms.

4. Sering buang air kecil

Saat kepala janin mulai bergerak turun, tekanan pada kandung kemih akan meningkat. Jangan kaget jika Anda jadi lebih sering bolak-balik ke toilet, bahkan di tengah malam.

5. Keluarnya ASI pertama (kolostrum)

Sebagian bumil mungkin akan melihat adanya cairan kekuningan yang keluar dari puting. Cairan ini disebut kolostrum, yaitu ASI pertama yang kaya nutrisi dan antibodi untuk bayi. Ini adalah tanda bahwa payudara Anda sudah siap untuk menyusui.

6. Sulit tidur

Menemukan posisi tidur yang nyaman dengan perut besar adalah sebuah tantangan. Ditambah lagi dengan keluhan seperti nyeri punggung, sering buang air kecil, dan rasa cemas menjelang persalinan, tidak heran jika banyak bumil di fase ini yang mengalami kesulitan tidur.

7. Pembengkakan pada kaki dan tangan

Penumpukan cairan dalam tubuh (edema) bisa menyebabkan pembengkakan ringan pada kaki, pergelangan kaki, dan tangan. Kondisi ini biasanya akan membaik setelah beristirahat dengan posisi kaki lebih tinggi.

Baca juga: Begini Cara Menambah Berat Badan Bayi dalam Kandungan 8 Bulan

Tips menghadapi fase hamil 8 bulan

Meskipun banyak tantangan yang dirasakan, ada beberapa cara yang bisa bumil lakukan untuk membuat fase ini lebih nyaman dan menyenangkan.

1. Istirahat yang cukup

Dengarkan tubuh Anda. Jika merasa lelah, jangan ragu untuk beristirahat. Tidur siang singkat bisa sangat membantu untuk mengembalikan energi.

2. Gunakan bantal tambahan

Untuk mengatasi sulit tidur, cobalah gunakan bantal untuk menopang punggung, perut, dan di antara kedua lutut. Ini membantu mengurangi tekanan dan menemukan posisi yang lebih nyaman.

3. Lakukan olahraga ringan

Aktivitas seperti jalan santai atau yoga prenatal bisa membantu mengurangi nyeri punggung, melancarkan sirkulasi darah, dan meningkatkan suasana hati. Namun, selalu konsultasikan dengan dokter sebelum Anda memulai olahraga baru ya, Moms.

4. Perhatikan asupan makanan

Makanlah dalam porsi Kecil tetapi sering untuk mencegah rasa begah dan sesak. Pastikan makanan Anda kaya nutrisi penting seperti zat besi, kalsium, dan protein.

5. Siapkan tas persalinan

Mempersiapkan tas berisi perlengkapan untuk di rumah sakit bisa memberikan ketenangan pikiran. Masukkan pakaian ganti, perlengkapan mandi, dokumen penting, serta kebutuhan untuk bayi.

6. Ikuti kelas persalinan

Jika belum, ini adalah waktu yang tepat untuk mengikuti kelas persiapan persalinan. Anda akan belajar tentang proses melahirkan, teknik pernapasan, dan cara merawat bayi baru lahir, Moms.

Itulah penjelasan mengenai hamil 8 bulan apa yang dirasakan. Dengan memahami apa yang terjadi pada tubuh dan janin, serta menerapkan tips untuk menjaga kenyamanan, Anda bisa melewati fase ini dengan lebih tenang dan percaya diri, Moms. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter mengenai keluhan yang Anda rasakan. (MB/AY/SW/Foto: Jcomp/Freepik)