BUMP TO BIRTH

Siap-Siap Moms, Ini Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Menunggu hari perkiraan lahir (HPL) tiba adalah momen yang penuh dengan emosi campur aduk. Ada rasa bahagia karena sebentar lagi akan bertemu sang buah hati. Namun, tak bisa dimungkiri ada juga rasa cemas memikirkan proses persalinan nanti. Moms mungkin mulai bertanya-tanya, apa tanda-tanda melahirkan tinggal menghitung hari?

Setiap kehamilan itu unik, dan tubuh Anda punya cara ajaib tersendiri untuk memberi sinyal bahwa Si Kecil sudah siap melihat dunia. Beberapa ibu hamil mungkin merasakan tanda-tanda yang jelas seminggu sebelumnya, sementara yang lain mungkin tidak merasakan perubahan signifikan hingga beberapa jam sebelum persalinan dimulai.

Tak perlu panik atau bingung. Berikut ini penjelasan mengenai tanda-tanda melahirkan tinggal menghitung hari, sehingga Anda bisa mempersiapkan diri dengan lebih tenang dan percaya diri.

Apa yang dirasakan 24 jam sebelum melahirkan?

Periode 24-48 jam sebelum persalinan aktif sering disebut sebagai fase laten atau pre-labor. Pada tahap ini, tubuh Anda sedang melakukan “pemanasan” terakhir. Berikut ini beberapa sensasi fisik yang umum dirasakan.

1. Munculnya lendir darah (bloody show)

Salah satu tanda paling akurat bahwa persalinan tinggal menghitung hari (atau jam) adalah keluarnya mucus plug atau sumbatan lendir. Selama hamil, lendir ini menyumbat leher rahim untuk melindungi bayi dari bakteri. Saat leher rahim mulai menipis dan membuka, lendir ini akan keluar. Warnanya bisa bening, merah muda, atau sedikit berdarah. Tak usah khawatir, Moms, ini adalah tanda yang bagus.

2. Nyeri punggung bawah dan kram

Moms mungkin merasakan nyeri tumpul di punggung bagian bawah yang datang dan pergi, atau rasa kram yang mirip seperti saat menstruasi tetapi lebih intens. Ini berbeda dengan pegal hamil biasa karena rasa sakitnya cenderung menetap atau berulang secara teratur. Ini adalah sinyal bahwa otot-otot rahim mulai berkontraksi ringan untuk memosisikan bayi.

3. Pecah ketuban

Meski sering didramatisir dalam film, pecah ketuban sebelum kontraksi dimulai sebenarnya hanya terjadi pada sekitar 15% wanita. Cairan yang keluar bisa berupa semburan deras atau hanya rembesan kecil yang tidak terkontrol. Jika Moms merasa ada cairan yang terus merembes dan berbau khas (bukan pesing seperti urine), segera hubungi dokter atau bidan, ya.

4. Kontraksi yang mulai teratur

Berbeda dengan kontraksi palsu (Braxton Hicks) yang akan hilang jika Anda berubah posisi atau beristirahat, kontraksi persalinan asli akan terasa makin kuat, makin sering, dan berlangsung lebih lama seiring berjalannya waktu.

Baca juga: 5 Tanda 24 Jam Sebelum Melahirkan dan Persiapan yang Perlu Dilakukan

Apa tanda janin mencari jalan lahir?

Selain perubahan pada tubuh Moms, Si Kecil di dalam perut juga sedang bekerja keras mempersiapkan dirinya. Istilah medis untuk proses ini adalah lightening atau bayi “turun panggul”. Ini bisa terjadi beberapa minggu atau beberapa hari sebelum persalinan.

Saat janin mulai masuk ke rongga panggul untuk mencari jalan lahir, Moms mungkin akan menyadari perubahan bentuk perut. Perut Anda akan terlihat lebih turun atau menggantung lebih rendah dibandingkan minggu-minggu sebelumnya. Ada rasa lega yang menyenangkan karena tekanan pada diafragma berkurang, sehingga Anda bisa bernapas lebih panjang dan lega serta makan lebih nyaman tanpa merasa cepat begah.

Baca juga: Ini Ciri-Ciri Janin Masuk Panggul yang Perlu Ibu Hamil Kenali

Namun, karena posisi kepala bayi sudah menekan kandung kemih, Moms akan merasa keinginan untuk buang air kecil jadi jauh lebih sering daripada biasanya. Anda juga mungkin merasakan tekanan yang lebih kuat di area vagina atau panggul saat berjalan, seolah-olah bayi akan “meluncur” keluar. Cara Anda berjalan juga mungkin akan sedikit berubah, menjadi lebih melebar (waddling), untuk menyeimbangkan tekanan tersebut.

Bagaimana gerakan janin saat mendekati HPL?

Ini adalah salah satu pertanyaan yang paling sering dikhawatirkan para ibu hamil. Apakah bayi akan berhenti bergerak saat mau lahir? Jawabannya adalah tidak.

Bayi harus tetap bergerak hingga saat persalinan tiba. Namun, jenis gerakannya memang akan berubah karena ruang gerak di dalam rahim sudah makin sempit.

1. Gerakan terasa lebih menggelinding

Di trimester kedua, Moms mungkin merasakan tendangan atau pukulan tajam. Mendekati HPL, gerakan tersebut akan berubah menjadi sensasi menggeliat, bergeser, atau menggelinding. Anda mungkin bisa melihat siku atau tumit Si Kecil menonjol di perut saat ia meregangkan tubuhnya.

2. Pola gerakan tetap ada

Meskipun ruangnya sempit, Si Kecil tetap punya pola bangun dan tidur. Moms harus tetap bisa merasakan gerakannya secara konsisten. Dokter biasanya menyarankan untuk memantau “kick count” atau hitungan tendangan. Jika Anda merasa gerakan janin berkurang drastis atau tidak bergerak sama sekali dalam waktu lama, jangan menunggu. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk memastikan kondisi janin baik-baik saja.

Itulah penjelasan tentang tanda-tanda melahirkan tinggal menghitung hari. Mengetahui hal ini bisa membuat Anda lebih waspada, tetapi ingatlah untuk tetap rileks. Jika Anda merasakan tanda-tanda di atas, mulailah mengecek kembali tas perlengkapan rumah sakit, pastikan dokumen penting sudah siap, dan komunikasikan dengan suami atau pendamping persalinan. (MB/AY/SW/Foto: Freepik)