Type Keyword(s) to Search
BUMP TO BIRTH

Panduan Lengkap Bacaan Doa Maryam agar Mudah Melahirkan

Panduan Lengkap Bacaan Doa Maryam agar Mudah Melahirkan

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Mendekati hari perkiraan lahir, perasaan campur aduk antara bahagia, tidak sabar, dan sedikit cemas adalah hal yang sangat wajar dialami setiap ibu hamil. Saat tubuh bersiap untuk menyambut kehadiran Si Kecil, ketenangan batin menjadi salah satu kunci utama untuk menghadapi momen persalinan. Untuk itu, Moms bisa praktikkan doa Maryam agar mudah melahirkan.

Ya, salah satu ikhtiar yang sangat dianjurkan untuk ibu hamil adalah mengamalkan doa-doa khusus, termasuk doa Maryam agar mudah melahirkan. Membaca kisah dan doa dari tokoh perempuan mulia dapat memberikan kekuatan tersendiri bagi kita untuk menghadapi rasa sakit dan tantangan saat melahirkan.

Doa Siti Maryam agar mudah melahirkan

Kisah ketegaran Siti Maryam saat mengandung dan melahirkan Nabi Isa AS merupakan salah satu kisah paling menginspirasi bagi para ibu. Dalam kesendirian dan rasa sakit yang memuncak, beliau berserah diri sepenuhnya kepada Sang Pencipta. Mengamalkan doa Maryam atau membaca Surah Maryam dipercaya dapat membawa aura positif dan mempermudah jalan lahir.

Biasanya, ulama menyarankan ibu hamil untuk memperbanyak membaca Surah Maryam, khususnya ayat-ayat yang mengisahkan proses persalinannya. Selain itu, ada pula sebuah doa ringkas yang sering dipanjatkan oleh keluarga dan ibu hamil yang diilhami dari kisah beliau, yakni:

Hannaa waladat Maryama, wa Maryamu waladat ‘Isaa, ukhruj ayyuhal mawluudu biqudratil Maalikil Ma’buud.

Artinya: Hana melahirkan Maryam, dan Maryam melahirkan Isa. Keluarlah (lahirlah) hai anak dengan sebab kekuasaan Raja (Allah) yang disembah.

Doa ini mengandung afirmasi positif dan permohonan tulus agar proses keluarnya janin dimudahkan, sebagaimana Allah mempermudah persalinan Maryam.

Baca juga: Doa Mandi Nifas Setelah 40 Hari Melahirkan dan Tata Cara Melakukannya

Keutamaan doa Maryam untuk ibu hamil

Membaca doa Maryam dan menghayati maknanya membawa dampak psikologis dan spiritual yang luar biasa buat bumil. Berikut ini beberapa keutamaannya.

1. Menghadirkan ketenangan batin

Mendengarkan atau melantunkan ayat suci dan doa akan menurunkan hormon stres. Ketenangan batin ini sangat krusial karena otot-otot tubuh, terutama di area panggul, akan lebih rileks sehingga proses pembukaan jalan lahir pun bisa berjalan lebih optimal.

2. Menumbuhkan rasa percaya diri

Kisah Maryam mengingatkan kita bahwa kekuatan seorang ibu sangatlah luar biasa. Dengan merenungkan perjuangan beliau, Moms akan merasa lebih terhubung dengan esensi keibuan yang sejati dan terinspirasi untuk menjadi lebih kuat saat kontraksi datang.

3. Bentuk tawakal yang sempurna

Membaca doa ini merupakan wujud penyerahan diri secara total. Ketika kita menyadari bahwa segala kendali ada di tangan-Nya, beban pikiran akan berkurang drastis. Kesadaran ini akan sangat mendukung kelancaran proses persalinan.

Baca juga: Panduan Doa untuk Bayi Baru Lahir, Wajib Dibaca Orang Tua!

Tata cara mengamalkan doa Maryam saat hamil tua

Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, Moms bisa memasukkan amalan ini ke dalam rutinitas keseharian Anda. Tidak perlu memaksakan diri, lakukanlah dengan santai dan penuh kenyamanan.

Jadikan rutinitas harian

Anda bisa membiasakan diri membaca Surah Maryam atau doa persalinan setiap selesai salat fardu. Jika tubuh terasa lelah, Anda cukup mendengarkan lantunan murottal Surah Maryam melalui ponsel sambil bersantai di sofa atau sebelum tidur.

Libatkan pasangan

Ajaklah suami untuk ikut membacakan doa ini di dekat perut Anda. Usapan lembut suami sambil melantunkan doa tidak hanya memberikan efek menenangkan bagi Anda, tetapi juga membangun ikatan batin yang kuat dengan bayi sejak dalam kandungan.

Doa agar persalinan lancar dan mudah

Selain doa Maryam, terdapat beberapa doa lain yang sangat baik diamalkan untuk melengkapi ikhtiar batin Anda. Beberapa di antaranya sangat mudah dihafal dan bisa dibaca kapan saja, yakni:

1. Membaca Ayat Kursi: Ayat ini memberikan perlindungan bagi bumil dan janin dari segala keburukan dan gangguan.

2. Doa Nabi Yunus: Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minadz dzaalimiin. Doa ini dibaca ketika Nabi Yunus berada dalam kesulitan besar. Bagi bumil yang sedang berjuang menahan kontraksi, doa ini menjadi kunci pembuka jalan keluar dari segala kesulitan.

3. Memperbanyak selawat: Lantunan selawat kepada Nabi Muhammad SAW akan membuat suasana hati lebih sejuk dan mendatangkan rahmat saat proses persalinan berlangsung.

Amalan ibu hamil menjelang persalinan

Persiapan fisik dan spiritual harus berjalan beriringan. Selain berdoa, merawat diri dengan amalan-amalan positif akan menyempurnakan kesiapan bumil menjelang persalinan.

1. Memperbanyak sedekah

Sedekah memiliki keajaiban untuk menolak bala dan melancarkan urusan. Anda bisa menyisihkan sedikit rezeki setiap hari di waktu subuh, atau berbagi makanan ringan kepada tetangga dan orang yang membutuhkan. Niatkan sedekah tersebut untuk kelancaran persalinan.

2. Meminta maaf kepada orang terdekat

Beban emosional yang terpendam kadang tanpa disadari menjadi penghambat kelancaran persalinan. Mintalah maaf dan doa restu secara tulus kepada suami, orang tua, serta mertua. Rida dari orang-orang tersayang akan mengalirkan energi positif yang luar biasa.

3. Menjaga pikiran tetap positif

Hindari membaca atau menonton kisah persalinan yang menakutkan. Kelilingi diri Anda dengan teman-teman yang suportif, cerita-cerita sukses persalinan, dan afirmasi positif setiap pagi di depan cermin.

Menanti detik-detik kelahiran adalah perjalanan yang luar biasa indah sekaligus menantang. Dengan mengamalkan doa Maryam agar mudah melahirkan serta menjaga amalan baik menjelang persalinan, Anda telah memberikan usaha terbaik dari sisi fisik maupun spiritual. Ingatlah bahwa setiap kontraksi adalah langkah yang akan membawa Anda makin dekat dengan buah hati. (MB/SW/RF/Foto: Freepik)