Type Keyword(s) to Search
BUMP TO BIRTH

Doa Mandi Nifas Setelah 40 Hari Melahirkan dan Tata Cara Melakukannya

Doa Mandi Nifas Setelah 40 Hari Melahirkan dan Tata Cara Melakukannya

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Momen melahirkan adalah salah satu peristiwa paling luar biasa dalam hidup seorang wanita. Setelah perjuangan panjang selama persalinan, tubuh mulai memasuki fase pemulihan. Dalam Islam, fase ini juga memiliki kewajiban spiritual yang penting untuk dipenuhi. Salah satunya adalah mandi nifas. Islam mengajarkan adanya doa mandi nifas setelah 40 hari melahirkan.

Bagi ibu baru, memahami tata cara dan doa mandi nifas setelah 40 hari melahirkan mungkin terasa membingungkan, terutama di tengah kelelahan mengurus Si Kecil. Jangan khawatir Moms, karena tata cara nifas tidaklah rumit dan mudah dipelajari.

Apa itu nifas dan mandi wajib nifas?

Nifas adalah darah yang keluar dari rahim perempuan setelah melahirkan. Dalam fikih Islam, darah nifas dianggap sebagai hadas besar, sehingga seorang ibu yang sedang dalam masa nifas tidak diperbolehkan untuk salat, puasa, membaca Al-Qur'an, atau melakukan ibadah tertentu lainnya.

Masa nifas umumnya berlangsung selama 40 hari, meskipun ada perempuan yang mengalaminya lebih singkat, bahkan ada yang hanya beberapa hari. Jika darah sudah berhenti sebelum 40 hari, maka ia wajib segera mandi nifas tanpa harus menunggu hari ke-40.

Mandi wajib nifas adalah mandi bersuci yang dilakukan untuk mengangkat hadas besar akibat nifas. Mandi ini menjadi syarat sahnya ibadah setelah masa nifas selesai. 

Baca juga: 10 Pantangan di Masa Nifas yang Perlu Moms Perhatikan

Doa mandi nifas setelah 40 hari melahirkan

Berikut ini niat mandi wajib nifas yang perlu dibaca sebelum memulai mandi.

Nawaitul ghusla liraf'i hadatsin nifaasi fardhal lillaahi ta'aalaa.

Artinya: Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas nifas, fardu karena Allah Ta'ala.

Niat ini dibaca dalam hati bersamaan dengan mengalirkan air pertama ke seluruh tubuh. Tidak perlu diucapkan dengan keras, yang terpenting niat tersebut benar-benar ada di dalam hati.

Tata cara mandi nifas yang benar

Mandi nifas tidak berbeda jauh dengan mandi junub. Berikut ini langkah-langkahnya.

1.  Membaca bismillah dan berniat: Mulailah dengan membaca bismillah dan niat mandi nifas seperti yang tercantum di atas.

2. Mencuci kedua tangan: Cuci kedua tangan sebanyak tiga kali sebelum menyentuh bagian tubuh lainnya.

3. Membersihkan area kemaluan: Bersihkan area kemaluan dari segala kotoran dan najis menggunakan tangan kiri.

4. Berwudu: Lakukan wudu seperti biasa, mulai dari membasuh wajah, kedua tangan hingga siku, mengusap kepala, hingga membasuh kedua kaki.

5. Membasahi dan menyela-nyela rambut: Tuangkan air ke kepala sebanyak tiga kali, lalu masukkan jari-jari ke pangkal rambut agar air benar-benar merata ke kulit kepala.

6. Membilas seluruh tubuh: Siramkan air ke seluruh tubuh, dimulai dari sisi kanan lalu sisi kiri. Pastikan tidak ada bagian tubuh yang terlewat, termasuk lipatan kulit, sela-sela jari, dan bagian belakang telinga.

Baca juga: Jangan Abaikan! Tanda Perdarahan Nifas Abnormal Pascapersalinan 

Mandi wiladah: apakah berbeda dengan mandi nifas?

Mandi wiladah adalah mandi yang dilakukan segera setelah melahirkan, terlepas dari apakah darah nifas sudah keluar atau belum. Mandi ini bertujuan untuk membersihkan tubuh dari kotoran persalinan. Sementara mandi nifas dilakukan setelah masa nifas selesai. Keduanya adalah mandi wajib dengan niat yang berbeda.

Tips untuk ibu baru

Menjalani masa nifas sambil merawat bayi baru lahir memang bukan hal yang mudah. Berikut ini beberapa tips yang yang bisa meringankan.

1. Catat tanggal mulai nifas. Ini akan membantu Anda memperkirakan kapan masa nifas berakhir dan mengingatkan untuk segera mandi wajib.

2. Perhatikan perubahan warna darah. Darah nifas biasanya berubah dari merah pekat menjadi merah muda, lalu kekuningan atau keputihan menjelang akhir masa nifas. Perubahan ini bisa menjadi tanda bahwa masa nifas hampir selesai.

3. Minta bantuan orang terdekat. Jika Moms merasa kelelahan, jangan ragu untuk meminta suami atau anggota keluarga lain untuk menjaga bayi sejenak agar Anda bisa mandi dengan tenang.

4. Konsultasikan keraguan kepada ustazah atau ahli fikih. Setiap kondisi bisa berbeda-beda. Jika ada hal yang masih membingungkan, lebih baik bertanya langsung kepada ahlinya atau mereka yang berkompeten.

Itulah doa mandi nifas setelah 40 hari melahirkan dan tata cara melakukannya. Masa nifas merupakan jeda spiritual yang Allah berikan kepada seorang ibu setelah melewati proses persalinan yang penuh perjuangan. Setelah masa itu berakhir, mandi nifas menjadi gerbang untuk kembali terhubung dengan ibadah, salat, puasa, dan segala amal yang sempat tertunda. (MB/WR/Foto: Freepik)