FAMILY & LIFESTYLE

10 Makanan Berbuka Puasa yang Sehat dan Cepat Memulihkan Energi


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Setelah seharian menahan lapar dan haus, momen berbuka puasa terasa begitu dinantikan. Namun, di balik rasa lapar yang membuncah, ada godaan besar: menyantap semua makanan yang tersedia tanpa pikir panjang. Padahal, pilihan makanan untuk berbuka justru sangat menentukan bagaimana tubuh kita pulih dan berfungsi sepanjang malam.

Buat Moms yang juga harus menyiapkan makan untuk seluruh keluarga, tantangannya berlipat ganda. Anda ingin hidangan yang lezat, bergizi, dan bisa dengan cepat mengembalikan energi—tanpa harus berjam-jam di dapur saat perut sudah keroncongan.

Kabar baiknya, ada banyak pilihan makanan berbuka puasa yang sehat, mudah disiapkan, dan benar-benar efektif memulihkan tubuh setelah berpuasa. Yuk, simak 10 pilihan makanan berbuka terbaik yang bisa langsung Anda coba hari ini!

Mengapa pilihan makanan berbuka itu penting?

Saat berpuasa, tubuh mengalami penurunan kadar gula darah, cairan, dan elektrolit. Ketika waktu berbuka tiba, sistem pencernaan perlu "dinyalakan" kembali secara perlahan. Langsung menyantap makanan berat dan berlemak tinggi bisa membuat tubuh justru terasa lemas, kembung, bahkan mual.

Sebaliknya, makanan yang tepat saat berbuka akan membantu menstabilkan gula darah, mengganti cairan tubuh yang hilang, dan menyediakan energi yang tahan lama. Dengan begitu, Anda bisa memberi tubuh apa yang benar-benar dibutuhkan saat berbuka.

Makanan berbuka yang sehat dan bikin energi cepat pulih kembali

1. Kurma

Sudah ribuan tahun kurma menjadi pilihan utama untuk berbuka—dan alasannya sangat masuk akal secara ilmiah. Kurma kaya gula alami (glukosa dan fruktosa) yang langsung diserap tubuh, sehingga energi Anda akan pulih dalam hitungan menit. Selain itu, kurma mengandung kalium, magnesium, dan serat yang baik untuk pencernaan. Makan 3 buah kurma sudah cukup untuk memberikan dorongan energi awal yang signifikan.

2. Air putih dan minuman elektrolit

Sebelum makanan apa pun masuk, tubuh butuh cairan. Dehidrasi adalah salah satu penyebab utama rasa lemas setelah berpuasa. Mulailah berbuka dengan segelas besar air putih. Jika memungkinkan, tambahkan minuman elektrolit alami seperti air kelapa muda yang kaya kalium dan natrium yang membantu mengganti cairan tubuh lebih cepat dibandingkan air biasa.

Baca juga: Agar Tetap Bugar, Ini Cara Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh saat Puasa

3. Sup ayam bening

Sup ayam bening adalah pilihan sempurna untuk membuka perut yang sudah kosong seharian. Kaldu ayam mengandung protein dan mineral penting, sementara sayurannya memberikan vitamin dan antioksidan. Sajikan dengan potongan wortel, kentang, dan daun bawang agar lebih bergizi tanpa membebani sistem pencernaan Anda, Moms.

4. Bubur oat

Oat termasuk karbohidrat kompleks yang dicerna tubuh secara perlahan, sehingga energi yang dihasilkan pun lebih tahan lama. Bubur oat hangat dengan tambahan madu, pisang, dan sedikit kayu manis tidak hanya lezat, tetapi juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil setelah berbuka. Ini pilihan yang sangat baik untuk ibu menyusui atau Anda yang memiliki aktivitas padat di malam hari.

5. Pisang

Buah yang satu ini adalah "superfood" untuk berbuka. Pisang kaya karbohidrat cepat saji, kalium, vitamin B6, dan serat. Kombinasi ini bekerja bersama untuk memulihkan energi, mencegah kram otot, dan menstabilkan suasana hati. Pisang juga sangat mudah dikonsumsi, tidak perlu persiapan apa pun!

6. Yoghurt tawar dengan buah segar

Yoghurt tawar (plain yoghurt) adalah sumber protein dan probiotik yang luar biasa. Probiotik membantu mempersiapkan sistem pencernaan setelah seharian beristirahat. Padukan dengan potongan buah segar seperti strawberry, mangga, atau kiwi untuk mendapatkan tambahan vitamin C dan gula alami. Namun, hindari yoghurt rasa buatan yang biasanya tinggi gula tambahan.

7. Telur rebus atau telur dadar

Telur adalah sumber protein berkualitas tinggi yang mudah dicerna dan cepat disiapkan. Dua butir telur rebus atau telur dadar sederhana sudah cukup untuk memberi tubuh asam amino esensial yang dibutuhkan otot dan otak. Sajikan bersama roti gandum untuk kombinasi protein dan karbohidrat yang ideal.

8. Smoothie buah dan sayur

Jika Moms ingin sesuatu yang segar dan penuh nutrisi sekaligus, smoothie adalah jawabannya. Blender pisang, bayam, susu almond, dan sedikit madu untuk mendapatkan minuman yang kaya vitamin, mineral, dan energi instan. Ini juga cara cerdik untuk memastikan anak-anak mendapatkan sayuran tanpa protes!

9. Ubi jalar

Ubi jalar adalah salah satu sumber karbohidrat terbaik untuk berbuka. Indeks glikemiknya lebih rendah dibandingkan nasi putih, artinya energi yang dihasilkan lebih stabil dan tahan lama. Ubi jalar juga kaya beta karoten, vitamin C, dan kalium. Kukus atau panggang ubi jalar dan sajikan dengan sedikit mentega atau taburan kayu manis untuk camilan berbuka yang memuaskan.

10. Ikan panggang atau kukus

Jika Moms ingin langsung ke makanan utama, ikan panggang atau kukus adalah pilihan yang jauh lebih baik dibandingkan daging goreng. Ikan mengandung protein tinggi dan lemak sehat (omega-3) yang mendukung fungsi otak dan pemulihan tubuh. Salmon, tenggiri, atau ikan kembung adalah pilihan yang terjangkau dan bergizi tinggi. Sajikan dengan nasi merah dan tumis sayuran untuk makan malam berbuka yang lengkap dan bernutrisi.

Baca juga: 7 Makanan yang Harus Dihindari saat Buka Puasa

Tips berbuka puasa yang sehat untuk keluarga

Selain memilih makanan yang tepat, ada beberapa kebiasaan berbuka yang perlu diperhatikan:

1. Mulailah perlahan. Awali dengan makanan ringan dan minuman dulu, tunggu 15-20 menit sebelum makan besar. Ini memberi waktu bagi lambung untuk bersiap.

2. Hindari gorengan berlebihan. Makanan yang digoreng memang menggugah selera, tetapi minyak berlebih bisa memperparah rasa kembung dan lesu setelah berbuka.

3. Jangan minum terlalu banyak saat makan. Minum banyak cairan di sela makan justru bisa mengganggu pencernaan. Cukupi kebutuhan cairan sebelum dan setelah makan utama.

4. Libatkan anak dalam memilih menu. Anak-anak lebih antusias makan makanan yang mereka ikut pilih. Jadikan proses memilih menu berbuka sebagai momen bonding yang menyenangkan.

Itulah 10 makanan berbuka puasa yang yang sehat dan bikin energi cepat pulih Kembali. Berbuka puasa bukan sekadar memuaskan rasa lapar—ini adalah kesempatan untuk merawat tubuh yang sudah bekerja keras seharian. Dengan memilih makanan yang tepat, Anda tidak hanya memulihkan energi lebih cepat, tetapi juga menjaga stamina untuk beribadah dan menemani keluarga dengan sepenuh hati sepanjang malam, Moms. (MB/SW/RF/Foto: Freepik)