BUMP TO BIRTH

Manfaat Kurma untuk Ibu Hamil Trimester 3 dan Aturan Aman Mengonsumsinya


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Memasuki trimester ketiga kehamilan, Moms tentu merasakan berbagai perubahan pada tubuh sekaligus perasaan tak sabar menanti kehadiran Si Kecil. Persiapan fisik dan mental pun menjadi prioritas utama menjelang hari persalinan. Nah, salah satu cara terbaik untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh adalah dengan lebih memerhatikan asupan nutrisi sehari-hari. Salah satu yang banyak disarankan untuk dikonsumsi adalah kurma untuk ibu hamil trimester 3.

Moms mungkin sering mendengar anjuran dari kerabat atau keluarga untuk rutin mengonsumsi buah kurma menjelang hari perkiraan lahir (HPL). Saran ini sebenarnya sangat beralasan dan didukung oleh berbagai temuan medis. Meskipun ukurannya kecil, kurma menyimpan segudang kebaikan untuk kesehatan ibu dan janin.

Apakah ibu hamil trimester 3 boleh makan kurma?

Jawabannya tentu saja sangat boleh dan dianjurkan, Moms. Kurma merupakan salah satu buah yang aman dikonsumsi selama masa kehamilan, terutama saat memasuki trimester ketiga. Berbagai penelitian medis menunjukkan bahwa mengonsumsi kurma pada minggu-minggu terakhir kehamilan dapat memberikan dampak positif bagi proses persalinan. Buah ini membantu menyiapkan tubuh Anda secara alami tanpa menggunakan bahan kimia.

Baca juga: 5 Jenis Kurma Terbaik untuk Ibu Hamil dan Manfaatnya

Kandungan nutrisi dan manfaat kurma

Kurma kaya akan nutrisi penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh ibu dan janin yang sedang berkembang dalam kandungan. Buah ini mengandung karbohidrat, serat, protein, vitamin B kompleks, vitamin K, kalsium, zat besi, magnesium, dan kalium.

Berikut adalah beberapa manfaat utama kurma bagi kehamilan dan persalinan:

1. Cegah anemia

Kandungan zat besi dalam kurma bisa membantu mencegah terjadinya anemia, kondisi yang sering membuat ibu hamil pusing dan lemas. Aliran darah yang sehat sangat krusial untuk mencegah pendarahan saat melahirkan. Sementara itu, folat terus bekerja menjaga perkembangan saraf janin.

2. Menambah energi saat persalinan

Proses persalinan membutuhkan tenaga yang luar biasa besar. Kandungan gula alami seperti fruktosa dan glukosa dalam kurma memberikan pasokan energi instan tanpa membuat lonjakan gula darah yang terlalu drastis. Energi ini sangat penting agar Moms tidak mudah kelelahan saat mengejan. Seperti Anda ketahui, proses persalinan bisa berlangsung lama bagi sebagian ibu. Jadi energi harus tetap terjaga selama prosesnya.

3. Mencegah sembelit

Masalah pencernaan sering kali mengganggu di akhir masa kehamilan akibat membesarnya ukuran rahim yang menekan usus. Serat yang tinggi pada kurma sangat efektif untuk melancarkan pencernaan Moms dan mencegah terjadinya sembelit atau wasir.

Baca juga: Ini Manfaat Kurma Muda untuk Promil dan Cara Tepat Mengonsumsinya

4. Mendukung proses kontraksi alami

Kurma mengandung senyawa yang dapat mengikat reseptor oksitosin. Senyawa ini meniru efek hormon oksitosin dalam tubuh yang berfungsi memicu kontraksi rahim secara alami. Rutin memakannya dapat berpotensi memperlancar proses pembukaan jalan lahir.

Kurma jenis apa yang bagus untuk ibu hamil trimester 3?

Semua jenis kurma pada dasarnya baik untuk dikonsumsi selama kehamilan. Namun, Moms bisa memilih jenis kurma Ajwa, kurma Medjool, atau kurma Sukari yang populer di pasaran.

  • Kurma Ajwa: Sering disebut sebagai kurma Nabi. Dagingnya tebal, warnanya hitam pekat, dan rasanya tidak terlalu manis. Cocok untuk Moms yang tidak terlalu suka makanan manis.
  • Kurma Medjool: Ukurannya besar dan dagingnya sangat berair. Rasanya menyerupai karamel, menjadikannya camilan yang sangat mengenyangkan.
  • Kurma Sukari: Dikenal karena teksturnya yang sangat lembut dan lumer di mulut. Tingkat kemanisannya cukup tinggi, sehingga sangat pas dipadukan dengan susu atau oatmeal.

Berapa butir makan kurma saat hamil tua?

Porsi yang tepat sangat penting agar manfaatnya optimal tanpa menimbulkan masalah kesehatan. Idealnya, Moms dapat mengonsumsi sekitar 6 butir kurma setiap hari, dimulai secara rutin dari usia kehamilan 36 minggu. Jumlah ini terbukti secara klinis dapat membantu pematangan serviks dan mengurangi kebutuhan induksi medis. Anda bisa memakannya langsung sebagai camilan di sela-sela jam makan, mencampurnya ke dalam semangkuk oatmeal hangat untuk sarapan, atau mengolahnya menjadi smoothie yang segar.

Agar manfaat yang didapatkan maksimal, Moms perlu cermat saat membeli. Pastikan Anda memilih buah kurma yang masih segar dan bersih. Perhatikan kemasannya, pilih yang tersegel rapat dan memiliki tanggal kedaluwarsa yang jelas.

Hindari kurma yang terlihat terlalu mengilap atau lengket, karena terkadang produsen menambahkan sirup gula tambahan agar terlihat menarik. Pilihlah yang kering secara alami. Jika Anda membeli dalam jumlah banyak, simpan di dalam wadah kedap udara dan letakkan di lemari es agar tidak mudah berjamur atau dihinggapi serangga.

Adakah efek samping kurma bagi ibu hamil trimester 3?

Meskipun sangat bermanfaat, konsumsi kurma harus tetap dikontrol dengan baik. Mengingat kandungan gula alaminya cukup tinggi, makan terlalu banyak kurma bisa menyebabkan kenaikan berat badan berlebih atau meningkatkan risiko diabetes gestasional. Jika Moms memiliki riwayat gula darah tinggi selama kehamilan, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan terlebih dahulu sebelum mulai rutin mengonsumsi buah ini.

Mempersiapkan kehadiran buah hati memang membutuhkan komitmen yang luar biasa, terutama dalam menjaga kesehatan tubuh Anda sendiri. Kurma bisa menjadi teman ngemil yang tak hanya lezat, tetapi juga setia mendukung tubuh Moms di minggu-minggu terakhir kehamilan ini.

Itulah beberapa manfaat kurma untuk ibu hamil trimester 3 dan aturan aman mengonsumsinya. Meski memiliki banyak manfaat, namun tetap perhatikan kondisi tubuh Anda mengingat buah yang satu ini memiliki kandungan gula yang cukup tinggi ya, Moms. (MB/WR/RF/Foto: Freepik)