Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Pastinya ada rasa bahagia saat Si Kecil lahir ke dunia, ya Moms. Namun bagi Anda yang melalui persalinan caesar, proses pemulihannya mungkin akan menjadi tantangan tersendiri. Rasa nyeri pada sayatan, kelelahan, dan kekhawatiran untuk bergerak adalah hal yang sangat wajar dialami oleh para ibu baru. No worries Moms, MB punya tips cara bangun dari tempat tidur pascaoperasi caesar.
Banyak ibu merasa ragu dan takut saat harus melakukan gerakan sederhana, seperti beranjak dari kasur setelah menjalani operasi caesar. Rasa nyeri di area perut sering kali membuat Anda ingin berbaring saja sepanjang hari. Padahal, mulai bergerak perlahan justru merupakan salah satu kunci utama untuk mempercepat proses penyembuhan tubuh.
Kapan boleh duduk setelah operasi caesar?
Setelah melewati operasi caesar, tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dan memulihkan efek dari obat bius. Biasanya, perawat atau dokter akan meminta Moms untuk berbaring telentang selama beberapa jam ke depan.
Biasanya, ibu sudah diperbolehkan untuk mencoba duduk di ranjang dalam waktu 12 hingga 24 jam setelah operasi selesai. Tentu saja, hal ini dilakukan secara bertahap. Perawat akan membantu menaikkan bagian kepala tempat tidur agar Moms bisa bersandar dengan nyaman. Jangan terburu-buru. Dengarkan tubuh Anda, jika terasa pusing atau nyeri hebat, beri tahu tenaga medis yang bertugas.
Berapa lama bisa bangun dari tempat tidur pascaoperasi caesar?
Mobilisasi dini sangat disarankan oleh para ahli medis. Sebagian besar ibu yang menjalani persalinan caesar diharapkan sudah bisa turun dari tempat tidur dan berjalan beberapa langkah dalam waktu 24 jam pertama.
Langkah pertama ini mungkin terasa berat. Namun Moms akan didampingi oleh perawat atau keluarga saat pertama kali menapakkan kaki ke lantai. Tujuan dari latihan berjalan ini bukan untuk langsung berolahraga, melainkan sekadar melancarkan peredaran darah dan membangunkan kembali otot-otot tubuh setelah operasi.
Baca juga: Mengenal Ciri Jahitan Caesar yang Bagus dan Tips Perawatannya
Bagaimana cara agar lebih mudah bangun dari tempat tidur setelah operasi caesar?
Beranjak dari posisi berbaring ke posisi berdiri membutuhkan teknik khusus agar otot perut tidak tertarik dan menimbulkan rasa sakit. Berikut adalah teknik log roll (menggulingkan tubuh) yang sangat dianjurkan:
- Tekuk lutut: Saat masih berbaring telentang, tekuk kedua lutut Anda secara perlahan.
- Miringkan tubuh: Bergulinglah ke salah satu sisi tubuh (kiri atau kanan) secara bersamaan, seperti sebuah batang kayu yang menggelinding. Pastikan bahu dan pinggul bergerak serentak agar perut tidak terpelintir.
- Turunkan kaki: Geser tubuh ke tepi ranjang, lalu turunkan kedua kaki Moms secara perlahan ke arah lantai.
- Gunakan kekuatan tangan: Gunakan lengan bagian bawah dan tangan Anda untuk menopang dan mendorong tubuh bagian atas hingga terbangun ke posisi duduk. Sebisa mungkin, biarkan otot lengan yang bekerja keras, bukan otot perut.
- Duduk sejenak: Jangan langsung berdiri. Duduklah di tepi ranjang selama beberapa menit untuk mencegah pusing sebelum akhirnya berdiri perlahan.
Bagaimana posisi tidur yang benar setelah operasi caesar?
Mendapatkan tidur yang berkualitas sangat penting untuk pemulihan, meski rasanya sulit dilakukan dengan adanya bayi yang baru lahir. Pemilihan posisi tidur yang tepat dapat mengurangi tekanan pada luka operasi.
Tidur telentang adalah posisi yang paling disarankan pada minggu-minggu pertama. Posisi ini menjaga tulang belakang tetap lurus dan tidak memberikan tekanan ekstra pada perut. Moms bisa meletakkan bantal di bawah lutut agar punggung bawah terasa lebih relaks.
Jika Anda lebih suka tidur menyamping, tidak masalah. Tidur miring ke kiri juga baik untuk melancarkan aliran darah. Gunakan bantal ekstra untuk menopang perut dan letakkan bantal lain di antara kedua lutut agar postur tubuh tetap seimbang.
Baca juga: Penyebab Luka Bekas Caesar Gatal dan Cara Mengatasinya
Apa efeknya jika terlalu lama berbaring setelah operasi caesar?
Rasa sakit mungkin membuat Moms enggan bergerak dari kasur. Namun, berbaring terlalu lama tanpa pergerakan justru membawa risiko kesehatan.
Kurangnya aktivitas fisik pasca operasi dapat memperlambat sirkulasi darah, yang berisiko memicu pembentukan gumpalan darah di kaki (Deep Vein Thrombosis). Selain itu, terlalu lama berbaring juga bisa menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit dan penumpukan gas, yang justru akan membuat perut terasa semakin tidak nyaman. Bergerak secara rutin, meskipun hanya berjalan lambat di sekitar kamar, akan sangat membantu sistem pencernaan dan pernapasan Moms berfungsi normal kembali.
Kapan bisa beraktivitas normal setelah operasi caesar?
Perlu Moms pahami, setiap ibu memiliki proses penyembuhan yang unik. Secara umum, pemulihan fisik setelah operasi caesar membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 6 minggu. Pada periode ini, luka sayatan di luar dan di dalam rahim sedang dalam tahap penyembuhan.
Moms bisa mulai melakukan aktivitas ringan di rumah setelah satu atau dua minggu pertama, namun hindari mengangkat beban yang lebih berat dari bayi Anda. Untuk aktivitas yang lebih berat seperti berolahraga intens, mengendarai mobil, atau melakukan pekerjaan rumah tangga yang menguras tenaga, sebaiknya tunggu hingga dokter kandungan memberikan lampu hijau, yang biasanya dilakukan pada jadwal kontrol di minggu ke-6.
Seperti telah disebutkan di atas, proses pemulihan bagi setiap ibu setelah operasi caesar, mungkin akan berbeda. Namun mengetahui cara bangun dari tempat tidur pascaoperasi caesar merupakan langkah awal dalam proses pemulihan tersebut.
Yang tidak kalah penting, jangan ragu untuk meminta bantuan suami, keluarga, atau kerabat terdekat saat Moms merasa kesulitan bergerak atau mengurus Si Kecil. Persalinan merupakan proses yang melelahkan, jadi tak ada salahnya bagi Moms untuk meminta dukungan dari orang terdekat. (MB/WR/RF/Foto: JComp/Freepik)