Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Moms, pernahkah Anda merasa tiba-tiba pusing saat bangkit dari tempat tidur atau pandangan mendadak kabur ketika sedang sibuk mengurus Si Kecil? Jika Anda cukup sering mengalaminya, Anda mungkin sedang menghadapi gejala tekanan darah rendah atau hipotensi. Namun, apa penyebab darah rendah pada wanita dan bagaimana mengatasinya?
Tekanan darah rendah pada wanita adalah kondisi yang cukup umum terjadi, terutama pada wanita yang tengah hamil atau mereka yang memiliki rentetan kegiatan dari pagi hingga malam hari. Berikut ini penjelasan mengenai penyebab darah rendah pada wanita, tanda-tanda yang harus diperhatikan, cara untuk mengatasinya, Moms.
Penyebab darah rendah pada wanita hamil
Kehamilan membawa banyak perubahan pada tubuh seorang wanita. Selama masa ini, sistem peredaran darah berkembang pesat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi janin yang sedang tumbuh. Proses alami ini menyebabkan pembuluh darah melebar dan tekanan darah cenderung menurun, terutama pada 24 minggu pertama kehamilan.
Selain perubahan volume dan aliran darah, fluktuasi hormon kehamilan seperti progesteron juga turut membuat dinding pembuluh darah menjadi lebih rileks. Ini adalah hal yang wajar dan merupakan bentuk adaptasi tubuh dalam memelihara kehidupan baru di dalam rahim. Meski begitu, jika tekanan darah turun terlalu drastis, Moms sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan agar Anda dan bayi tetap aman dan sehat.
Gejala darah rendah pada wanita yang perlu diketahui
Mengenali gejala tekanan darah rendah dapat membantu Anda merespons dengan cepat sebelum aktivitas terganggu. Beberapa keluhan yang paling sering dirasakan meliputi:
1. Pusing atau sakit kepala ringan: Terutama saat Anda mengubah posisi dari duduk atau berbaring ke posisi berdiri secara tiba-tiba.
2. Kelelahan ekstrem: Merasa sangat lemas atau kurang tenaga meskipun sudah cukup tidur.
3. Pandangan kabur: Penglihatan tiba-tiba menggelap atau tidak fokus selama beberapa detik.
4. Jantung berdebar: Detak jantung terasa lebih cepat dari biasanya sebagai respons tubuh untuk meningkatkan aliran darah.
5. Mual: Perasaan tidak nyaman pada perut yang kadang disertai keringat dingin.
Baca juga: Perlu Tahu, Ini Batas Normal Tekanan Darah Berdasarkan Usia
Cara mengatasi darah rendah pada wanita secara alami
Tidak perlu panik jika Anda sering mengalami gejala-gejala tersebut, Moms. Ada beberapa cara alami yang bisa Anda terapkan untuk membantu menstabilkan tekanan darah tanpa harus langsung bergantung pada obat-obatan.
1. Tingkatkan asupan cairan
Dehidrasi ringan saja dapat menurunkan volume darah dan menyebabkan tekanan darah anjlok. Untuk itu, pastikan Anda selalu menyediakan botol minum di dekat Anda dan minumlah air putih secara berkala sepanjang hari.
2. Ubah posisi tubuh secara perlahan
Jangan terburu-buru saat bangun dari tempat tidur di pagi hari. Duduklah terlebih dahulu di tepi kasur selama beberapa menit untuk memberikan waktu bagi sirkulasi darah Anda menyesuaikan diri dengan gravitasi, sebelum akhirnya berdiri.
3. Gunakan stoking kompresi
Bagi Anda yang harus banyak berdiri saat beraktivitas, memakai stoking kompresi elastis dapat membantu mencegah darah berkumpul di area kaki, sehingga aliran darah kembali lancar menuju jantung.
Makanan untuk penderita darah rendah pada wanita
1. Makanan tinggi vitamin B12
Kekurangan B12 dapat memicu anemia, yang berujung pada tekanan darah rendah. Perbanyak konsumsi telur, daging sapi tanpa lemak, dan sereal yang difortifikasi.
2. Makanan kaya folat (asam folat)
Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli, serta kacang-kacangan dan buah sitrus, sangat baik untuk mendukung pembentukan sel darah merah yang sehat.
3. Sedikit tambahan garam
Berbeda dengan anjuran umum untuk mengurangi garam, penderita tekanan darah rendah justru bisa mendapatkan manfaat dari sedikit peningkatan asupan natrium. Anda bisa menambahkan sedikit garam laut pada kaldu atau camilan sehat. Namun, tetap konsultasikan takarannya dengan dokter.
Baca juga: Panduan Pola Makan untuk Menjaga Tekanan Darah
Pantangan bagi penderita darah rendah pada wanita
Selain mengetahui apa yang baik untuk dikonsumsi, memahami apa yang harus dihindari bisa menghindarkan Anda dari risiko bahaya akibat tekanan darah rendah. Beberapa hal berikut sebaiknya Anda kurangi atau hindari, Moms.
1. Porsi makan terlalu besar: Makan dalam porsi besar, terutama yang tinggi karbohidrat, bisa menyebabkan tekanan darah turun setelah makan karena darah akan terpusat ke saluran pencernaan. Sebaiknya, makanlah dalam porsi kecil tetapi sering.
2. Mandi dengan air terlalu panas: Berendam atau mandi air panas terlalu lama dapat melebarkan pembuluh darah secara drastis, yang berisiko membuat Anda merasa pusing.
3. Perubahan posisi mendadak: Hindari membungkuk lalu berdiri dengan cepat saat mengambil mainan anak atau membersihkan rumah.
Itulah penjelasan mengenai penyebab darah rendah pada wanita dan cara mengatasinya. Mengelola tekanan darah rendah butuh kesabaran dan kebiasaan yang konsisten. Dengarkan tubuh Anda, beristirahatlah saat merasa lelah, dan jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika gejala dirasa makin mengganggu. (MB/SW/RF/Foto: Freepik)