Type Keyword(s) to Search
FAMILY & LIFESTYLE

Tubuh Mudah Memar? Kenali 7 Tanda Kekurangan Vitamin K

Tubuh Mudah Memar? Kenali 7 Tanda Kekurangan Vitamin K

Walaupun jarang dibahas, kebutuhan tubuh akan vitamin K tidak boleh disepelekan lho, Moms. Vitamin K punya peran sangat penting untuk membantu pembekuan darah, sehingga tidak terjadi pendarahan yang berlebihan di dalam dan luar tubuh. Contoh bentuk vitamin K yang paling dibutuhkan dan ditemukan di tubuh Anda adalah vitamin K1 (yang banyak ditemukan pada sayuran hijau) dan vitamin K2 (yang banyak ditemukan pada daging, telur, dan susu).

Defisiensi atau kekurangan vitamin K lebih banyak terjadi pada bayi, tetapi orang dewasa juga bisa mengalaminya, Moms. Apa bahayanya jika tubuh kita kekurangan vitamin K? Apa saja tanda tubuh mengalami defisiensi vitamin K? Ketahui jawabannya di bawah ini yuk, Moms!

1. Mudah memar

Mengutip Healthline, salah satu tanda tubuh Anda kekurangan vitamin K adalah mudah memar. Ini terjadi ketika pembuluh darah dekat permukaan kulit pecah karena mengalami benturan. Akibatnya, darah di dalam pembuluh darah keluar dan mengisi sekitarnya. Selain lebih mudah memar, proses penyembuhan dari memar pun akan bisa berlangsung lebih lama dibandingkan pada orang yang tidak kekurangan vitamin K.

2. Pendarahan sulit berhenti

Baik vitamin K1 (phylloquinone) maupun vitamin K2 (menaquinone), keduanya menghasilkan protein yang membantu pembekuan darah (koagulasi) dengan baik. Pada mereka yang kekurangan vitamin K, tubuhnya kekurangan zat untuk menghentikan pendarahan, sehingga darah pada luka lebih sulit membeku atau butuh waktu lebih lama untuk membeku. Akibatnya fatal, karena luka berdarah yang sulit membeku menyebabkan darah keluar lebih banyak. Pada kasus yang parah, kondisi ini dapat mengancam nyawa lho, Moms.

3. Hematoma subungual

Ini adalah pendarahan kecil di bawah kuku tangan atau kaki. Kondisi ini biasanya terjadi ketika kuku mengalami cedera, seperti terjepit pintu atau tertimpa benda berat. Normalnya, pendarahan ini bisa cepat beku, tetapi faktor kekurangan vitamin K bisa menyebabkan pendarahan berlangsung lebih lama dan luka pun jadi lebih sulit sembuh.

4. Menstruasi deras

Kurang vitamin K tak hanya membuat darah pada luka susah membeku, tetapi juga membuat menstruasi lebih deras dibandingkan normalnya. Ini disebut dengan menorrhagia, di mana darah menstruasi keluar lebih banyak dan lebih lama. Selain kurang vitamin K, penyebab lain dari menorrhagia adalah obesitas dan kurang berolahraga.

5. Radang sendi

Salah satu penyebab radang sendi atau osteoarthritis adalah kekurangan vitamin K, yang paling sering menyerang sendi lutut. Vitamin K sangat penting untuk membantu mineralisasi kurang, agar Anda terhindar dari radang sendi yang menyebabkan nyeri hebat.

6. Penyakit celiac

Kekurangan vitamin K tidak menyebabkan penyakit celiac, tetapi munculnya penyakit celiac bisa mengganggu penyerapan vitamin K hingga Anda kekurangan vitamin K. Beberapa masalah pencernaan lain yang juga bisa mengganggu penyerapan vitamin K adalah kista fibroid, radang usus, dan sindrom usus pendek.

7. Urine atau feses berdarah

Pendarahan sulit beku tidak hanya terjadi pada luka luar, tetapi juga bisa pendarahan di dalam tubuh. Jika ini terjadi pada penderita kekurangan vitamin K, maka tanda yang ada bisa jadi munculnya darah pada feses atau urine. Warna feses yang berdarah biasanya menghitam atau menjadi lebih gelap. Sedangkan darah pada urine biasanya terlihat lebih jelas.

Jadi, pastikan kebutuhan vitamin K untuk tubuh Anda selalu terpenuhi dengan baik ya, Moms! (M&B/Tiffany/SW/Foto: Freepik)


Read Next

More Fromfamily & lifestyle