Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Moms, siapa yang pernah merasa putus asa karena anak hanya mau makan itu-itu saja? Atau mungkin sudah mencoba memasak aneka menu bergizi, tapi ujung-ujungnya tetap dilepeh? Tenang, meski terkadang membuat frustrasi, ada berbagai cara mengatasi picky eater yang bisa dilakukan.
Sebelum buru-buru menyimpulkan bahwa anak tidak suka makan, penting untuk memahami bahwa fase ini sering kali merupakan bagian dari proses tumbuh kembangnya. Anak sedang belajar mengenal rasa, tekstur, dan juga mengembangkan otonominya.
Nah, berikut ini 7 cara mengatasi picky eater yang bisa Moms ikuti, lho. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!
1. Sajikan porsi sesuai dengan kebutuhan anak
Moms, ingatlah kembali bahwa anak-anak tidak membutuhkan porsi sebesar orang dewasa. Menggunakan ukuran kepalan tangan Si Kecil bisa menjadi acuan praktis dalam mengukur seberapa banyak makanan yang perlu disajikan. Dengan menyajikan porsi yang sesuai, anak tidak merasa kewalahan, sehingga bisa membangun kebiasaan makan yang sehat.
Baca juga: 5 Tips Pola Makan Sehat untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan Anak
2. Tawarkan makanan baru secara bertahap
Anak-anak mungkin perlu melihat dan mencicipi makanan baru hingga 10-15 kali sebelum mereka menerimanya. Jadi, jangan buru-buru menyerah ya, Moms. Tidak apa-apa jika ada variasi makanan baru yang diletakkan di piring tanpa benar-benar dimakan. Biarkan saja Si Kecil terbiasa dengan kehadiran makanan tersebut terlebih dahulu.
3. Hindari tekanan saat waktu makan
Memaksa anak untuk makan justru bisa membuatnya makin enggan untuk mencoba makanan yang diberikan, lho. Cobalah ciptakan suasana makan yang positif dan santai. Moms bisa mengajak Si Kecil mengobrol ringan sambil makan, menyajikan makanan dengan tampilan menarik, dan memberinya pilihan-pilihan menu.
4. Berikan imbalan kecil jika anak berani mencoba
Memberikan pujian tulus atau hadiah-hadiah sederhana, seperti stiker, saat anak mencoba makanan baru bisa memotivasi Si Kecil tanpa menciptakan kebiasaan tidak sehat. Hindari menjanjikan makanan, terutama makanan manis sebagai hadiah, ya, karena ini bisa membuat Si Kecil lebih menyukai makanan manis ketimbang makanan utama.
5. Batasi camilan dan minuman sebelum makan
Pastikan anak datang ke meja makan dalam keadaan cukup lapar. Terlalu banyak camilan atau minuman manis sebelum makan bisa membuat Si Kecil kehilangan selera makan karena masih merasa kenyang. Moms bisa coba untuk memberi jeda setidaknya 1-2 jam sebelum waktu makan.
6. Jadikan waktu makan sebagai momen bersama
Makan bersama bukan cuma soal hidangannya, tapi juga kebersamaan. Saat semua anggota keluarga mengonsumsi makanan yang sama, anak akan merasa lebih percaya diri untuk mencoba makanan tersebut meskipun kurang familiar baginya. Waktu makan juga bisa menjadi kesempatan untuk quality time sekaligus membangun kebiasaan makan yang positif.
7. Jadilah contoh yang baik
Anak-anak adalah peniru yang ulung. Jika Moms dan anggota keluarga lain menikmati makan sayur atau buah, Si Kecil kemungkinan besar akan ikut mencobanya juga. Makan bersama dan menunjukkan antusiasme terhadap makanan sehat sangat efektif, lho!
Baca juga: 9 Makanan Penyebab Sembelit pada Bayi
Itulah 7 cara mengatasi picky eater yang Moms bisa terapkan pada balita Anda. Memang, membangun kebiasaan makan sehat pada anak memerlukan waktu, ketelatenan, dan tentunya banyak momen yang mungkin tidak selalu berjalan dengan mulus. Namun, setiap usaha Moms adalah investasi untuk masa depan kesehatan anak. Jadi, jangan menyerah ya, Moms. Yuk, usahakan yang terbaik untuk asupan gizi Si Kecil! (M&B/Hana/RF/Foto: Cottonbro/Pexels)
