Type Keyword(s) to Search
KID

7 Cara Ampuh Mengatasi Anak yang Sering Cemas

7 Cara Ampuh Mengatasi Anak yang Sering Cemas

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Kecemasan adalah hal yang biasa dialami anak-anak, terutama ketika mereka menghadapi situasi baru atau perubahan besar dalam hidup. Namun, jika anak Anda sering merasa cemas hingga memengaruhi aktivitas sehari-harinya, penting bagi Anda sebagai orang tua untuk membantu Si Kecil mengatasi masalah tersebut.

Anak yang mengalami kecemasan sering kali menunjukkan tanda-tanda yang berbeda dibandingkan orang dewasa. Sebagai orang tua, Moms perlu memperhatikan perubahan perilaku yang bisa menandakan anak sedang cemas, seperti:

  • Rewel atau sering menangis tanpa alasan jelas
  • Takut berlebihan terhadap situasi tertentu, seperti sekolah atau tempat baru
  • Sulit tidur, sering terbangun di malam hari dengan mimpi buruk
  • Keluhan fisik seperti sakit perut atau sakit kepala yang tidak berhubungan dengan kondisi medis
  • Menarik diri dari lingkungan sosial, seperti enggan bermain dengan teman atau mengikuti kegiatan di sekolah.

Jika Anda melihat tanda-tanda ini, segera tanyakan kepada anak untuk memahami apa yang ia rasakan dan apa yang mungkin menjadi penyebab kecemasannya.

Penyebab anak merasa cemas

Kecemasan pada anak bisa disebabkan oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Berikut ini beberapa penyebab kecemasan yang sering dialami anak.

1. Perubahan besar dalam hidup. Pindah rumah, pindah sekolah, perpisahan orang tua, atau kematian anggota keluarga bisa memicu stres dan kecemasan pada anak.

2. Tekanan akademik. Anak bisa jadi merasa cemas tentang tugas sekolah, ujian, atau tekanan untuk mendapatkan nilai baik.

3. Ketakutan terhadap hal tertentu. Anak bisa saja cemas akan hal-hal seperti berbicara di depan umum, keadaan gelap, atau binatang.

4. Kondisi keluarga dan lingkungan. Ketegangan di rumah, konflik keluarga, atau lingkungan yang tidak mendukung juga bisa memengaruhi kesehatan mental anak.

5. Kepribadian anak. Anak dengan kepribadian pemalu atau kecenderungan perfeksionis sering kali lebih mudah merasa cemas.

Cara Mengatasi anak yang sering cemas

Peran orang tua sangat penting dalam membantu anak mengatasi rasa cemasnya. Berikut ini beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk membantu mengatasi kecemasan anak.

1. Dengarkan anak

Bicaralah dengan tenang dan penuh empati. Dengarkan kekhawatiran anak tanpa menghakimi atau membuatnya merasa salah. Misalnya, Anda bisa berkata, "Mama lihat kamu kelihatan resah. Kamu mau cerita apa yang kamu rasakan?" Ketika anak merasa didengar, ia akan lebih tenang dan terbuka.

Baca juga: 6 Tips Berkomunikasi Efektif dengan Anak Praremaja

2. Bantu anak menerapkan rutinitas 

Jadwal yang berantakan akan membuat anak merasa khawatir dan cemas dalam menjalankan harinya. Membantunya menyusun jadwal dan menerapkan rutinitas dapat meminimalisir rasa cemasnya, contohnya jam tidur yang konsisten setiap malam, waktu makan, bermain, dan belajar yang teratur, serta aktivitas santai sebelum tidur.

3. Membatasi paparan pemicunya

Setiap anak memiliki pemicu kecemasan yang berbeda. Misalnya, beberapa anak merasa cemas saat menonton berita yang menegangkan atau saat terlalu sering menggunakan gadget. Untuk itu, hindari pembicaraan tentang situasi yang mungkin membuat anak khawatir. Dengan membatasi hal-hal tersebut, Moms sudah membantu anak menenangkan dirinya sehingga kecemasannya tidak muncul.

4. Latih anak menyelesaikan masalah

Membantu anak untuk mengembangkan pikiran dalam menyelesaikan masalah-masalah yang sederhana juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi kecemasannya, Moms. Contohnya ketika Si Kecil tidak mau pergi ke sekolah karena takut berbicara di depan kelas, Moms bisa ajak anak berdialog di depan kaca atau melakukan presentasi kecil di rumah.

5. Hindari tekanan berlebih

Dorong anak untuk berusaha, tapi jangan menaruh ekspektasi terlalu tinggi. Beri tahu anak bahwa tidak apa-apa untuk membuat kesalahan, karena itu bagian dari proses belajar.

6. Bangun rasa percaya diri anak

Anak yang percaya diri lebih mampu menghadapi situasi yang memicu kecemasan. Berikan pujian atas usaha anak, bukan hanya hasilnya. Misalnya, jika anak bersedia mencoba hal baru meski merasa gugup, katakan, "Kamu hebat banget karena berani mencoba. Mama bangga sama kamu!"

Baca juga: 9 Cara untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri pada Remaja

7. Konsultasikan dengan ahli jika diperlukan

Tahap ini bisa Moms lakukan jika kecemasan Si Kecil tampak makin parah dan mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Jangan ragu untuk meminta bantuan dari para ahli, seperti psikolog atau konselor anak, agar Moms mendapatkan solusi yang tepat. 

Itulah 7 tips mengatasi anak yang sering cemas. Mengatasi kecemasan pada anak butuh kesabaran dan dukungan penuh dari orang tua. Namun dukungan Anda akan berarti untuk kepercayaan diri anak. (M&B/AY/GP/Foto: 8photo/Freepik)