Type Keyword(s) to Search
BUMP TO BIRTH

9 Makanan yang Harus Dihindari saat Hb Rendah pada Ibu Hamil

9 Makanan yang Harus Dihindari saat Hb Rendah pada Ibu Hamil

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Mengalami hemoglobin (Hb) rendah atau anemia selama kehamilan adalah kondisi yang cukup umum terjadi. Biasanya disebabkan oleh beberapa faktor seperti kekurangan nutrisi atau kondisi medis tertentu seperti pendarahan dan penyakit kronis (seperti gangguan ginjal atau hati). Salah satu cara mengatasinya adalah dengan tidak mengonsumsi makanan yang harus dihindari saat Hb rendah.

Hb rendah pada ibu hamil merupakan kondisi yang cukup mengkhawatirkan, Moms, karena dapat membahayakan kondisi Anda dan janin.

Memahami pantangan makanan sama pentingnya dengan mengetahui makanan yang baik untuk meningkatkan kadar hemoglobin Moms pada masa kehamilan. Sebelum mengetahui makanan yang dihindari saat Hb rendah pada ibu hamil, yuk ketahui ciri-ciri Hb rendah pada ibu hamil sebagai berikut.

Ciri-ciri Hb rendah pada ibu hamil

Hemoglobin rendah atau anemia pada ibu hamil terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan ibu dan perkembangan janin. Ciri-ciri Moms mengalami Hb rendah saat hamil antara lain:

  • mudah lelah atau lemas
  • pusing atau sakit kepala
  • sesak napas
  • kulit agak pucat
  • detak jantung tidak teratur

Jika Anda mengalami beberapa tanda tersebut pada masa kehamilan, segera cek ke dokter ya, Moms.

Makanan yang dihindari saat Hb rendah pada ibu hamil

1. Kopi dan teh

Kafein dapat mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh. Ketika Anda mengalami HB rendah, tubuh sangat membutuhkan zat besi untuk memproduksi hemoglobin. Mengonsumsi kopi atau teh bersamaan dengan makanan yang mengandung zat besi dapat mengurangi efektivitas penyerapan mineral penting ini.

2. Cokelat dan minuman berenergi

Produk cokelat dan minuman berenergi juga mengandung kafein yang dapat menghambat penyerapan zat besi. Sebaiknya batasi konsumsi makanan dan minuman ini, terutama saat makan utama.

3. Produk susu

Meskipun kalsium penting untuk kesehatan tulang, mengonsumsi produk susu bersamaan dengan makanan kaya zat besi dapat mengurangi penyerapan zat besi. Hal ini karena kalsium dan zat besi saling berkompetisi untuk diserap oleh tubuh.

4. Suplemen kalsium

Hindari mengonsumsi suplemen kalsium bersamaan dengan suplemen zat besi atau makanan yang kaya akan zat besi. Sebaiknya, Moms memberi jarak waktu untuk mengonsumsi kedua suplemen ini. Konsumsi zat besi 2 jam sebelum atau 4-6 jam sesudah mengonsumsi suplemen kalsium. 

Baca juga: Ini Manfaat dan Pentingnya Kalsium untuk Ibu Hamil

5. Gandum utuh dan sereal

Serat memang baik untuk pencernaan, namun serat yang berlebihan dapat mengganggu penyerapan zat besi. Makanan seperti gandum utuh, sereal berserat tinggi, dan biji-bijian sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan sumber zat besi utama.

6. Sayuran hijau berdaun lebar

Sayuran seperti bayam mentah mengandung oksalat yang dapat mengikat zat besi dan mengurangi penyerapannya. Meskipun bayam kaya akan zat besi, cara pengolahannya perlu diperhatikan ya, Moms.

7. Anggur merah

Anggur merah mengandung tanin yang tinggi. Meskipun mengandung antioksidan, sebaiknya hindari konsumsi berlebihan saat mengalami Hb rendah pada masa kehamilan. 

8. Makanan tinggi gula

Saat hamil, Moms seringkali merasakan mual. Nah, makanan manis mungkin akan mengurangi mual yang Anda rasakan. Namun, perlu diingat gula berlebihan dapat menyebabkan peradangan dan mengganggu penyerapan nutrisi penting, termasuk zat besi.

9. Kacang-kacangan mentah

Fitat yang terdapat dalam kacang-kacangan mentah dapat mengikat zat besi dan mengurangi penyerapannya. Namun, merendam dan memasak kacang-kacangan dapat mengurangi kadar fitat. Jadi, kalau Moms ingin makan kacang-kacangan pastikan kacang dimasak terlebih dulu dan jangan berlebihan ya.

Tips mengelola pola makan saat Hb rendah

1. Atur waktu makan

Pisahkan konsumsi makanan yang dapat menghambat penyerapan zat besi dengan makanan sumber zat besi. Berikan jeda minimal 2 jam di antara keduanya.

2. Kombinasi makanan yang tepat

Konsumsi makanan kaya vitamin C bersamaan dengan sumber zat besi untuk meningkatkan penyerapan. Contohnya, Moms bisa mengonsumsi makanan tinggi zat besi seperti daging dan minum vitamin C seperti air jeruk. 

3. Pilih metode memasak yang tepat

Memasak dengan panci besi dapat menambah kandungan zat besi dalam makanan. Hindari memasak dengan suhu terlalu tinggi yang dapat mengurangi kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. 

4. Perhatikan interaksi obat

Jika Moms mengonsumsi suplemen zat besi, hindari mengonsumsinya bersamaan dengan antasida atau obat tertentu yang dapat mengurangi penyerapannya.

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Berinteraksi dengan Kucing

Itulah makanan yang dihindari saat Hb rendah pada ibu hamil dan tips mengelola pola makan yang bisa Moms lakukan. Namun, jika Anda mengalami gejala yang terus berlanjut seperti, sesak napas yang mengganggu aktivitas, pusing yang tak kunjung hilang, kelelahan ekstrem, hingga detak jantung tidak teratur, sebaiknya Moms segera berkonsultasi dengan dokter untuk tindakan lebih lanjut. Ingatlah bahwa mengalami Hb rendah selama kehamilan adalah hal yang dapat diatasi dengan penanganan yang tepat. Dengan menghindari makanan yang dapat menghambat penyerapan zat besi Moms dapat membantu menjaga kesehatan diri dan Si Kecil. (M&B/AY/GP/Foto: Freepik)