Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Kehamilan merupakan momen yang istimewa. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul di benak calon orang tua adalah, "Apakah bayinya laki-laki atau perempuan?". Konon ada beberapa metode tradisional dan tanda-tanda alami yang telah dipercaya turun-temurun sebagai cara mengetahui jenis kelamin bayi tanpa USG (ultrasonografi).
Metode tradisional untuk mengetahui jenis kelamin bayi tanpa USG ini memang tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat dan akurasinya tidak dapat dijamin. Namun, tidak ada salahnya untuk mengetahui sekadar untuk mengurangi rasa penasaran Moms dan Dads sebelum melakukan USG.
Cara mengetahui jenis kelamin bayi tanpa USG melalui perubahan fisik ibu hamil
1. Bentuk perut
Salah satu cara paling populer untuk menebak jenis kelamin bayi adalah dengan mengamati bentuk perut ibu hamil. Kepercayaan tradisional menyebutkan bahwa:
- Perut yang runcing ke depan sering dikaitkan dengan bayi laki-laki.
- Perut yang membulat dan melebar ke samping dipercaya menandakan bayi perempuan.
Namun, Moms perlu tahu bahwa bentuk perut sebenarnya lebih dipengaruhi oleh posisi bayi, struktur tubuh bumil, dan kekuatan otot perut dibandingkan jenis kelamin bayi.
Baca juga: 10 Mitos Seputar Prediksi Jenis Kelamin Bayi
2. Perubahan pada wajah dan kulit
Orang dahulu meyakini bahwa perubahan pada wajah dan kulit bumil bisa memberikan petunjuk tentang jenis kelamin bayi.
- Wajah yang tampak lebih berseri dan kulit yang lebih halus dipercaya menandakan bayi laki-laki.
- Munculnya jerawat atau kulit yang terlihat kusam sering dikaitkan dengan bayi perempuan.
Kepercayaan ini muncul dari anggapan bahwa bayi perempuan "mencuri" kecantikan ibunya. Namun, perubahan kulit selama kehamilan lebih berkaitan dengan fluktuasi hormon.
Baca juga: Kulit Kusam saat Hamil? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya, Moms!
3. Posisi bayi dalam kandungan
Cara bayi bergerak dan posisinya dalam kandungan juga dipercaya dapat memberikan petunjuk.
- Gerakan yang lebih aktif dan kuat sering dikaitkan dengan bayi laki-laki.
- Gerakan yang lebih halus dan lembut dipercaya menandakan bayi perempuan.
Baca juga: Tips Posisi Tidur yang Aman saat Bayi di Dalam Kandungan Melintang
Mengetahui jenis kelamin bayi berdasarkan gejala kehamilan
1. Morning sickness dan mual
Intensitas morning sickness yang dialami bumil juga dipercaya berhubungan dengan jenis kelamin bayi.
- Morning sickness yang ringan atau tidak ada sering dikaitkan dengan bayi laki-laki.
- Morning sickness yang parah dan berkepanjangan dipercaya menandakan bayi perempuan.
Faktanya, beberapa penelitian memang menunjukkan bahwa bumil yang mengandung bayi perempuan cenderung mengalami morning sickness lebih parah. Namun, hal ini tidak berlaku untuk semua kasus dan perlu diteliti lebih lanjut.
Baca juga: Konsumsi 5 Buah Ini untuk Atasi Morning Sickness Ibu Hamil
2. Perubahan nafsu makan
Perubahan pola makan selama kehamilan juga menjadi indikator tradisional, Moms.
- Keinginan mengonsumsi makanan asin dan protein dipercaya menandakan bayi laki-laki.
- Keinginan mengonsumsi makanan manis dan buah-buahan sering dikaitkan dengan bayi perempuan.
Baca juga: Ini Nutrisi untuk Ibu Hamil dengan Preeklampsia, Jaga Kesehatan Janin.
Meskipun tanda alami seperti melihat bentuk perut hingga pola makan sering dianggap sebagai cara praktis untuk mengetahui jenis kelamin bayi tanpa USG, metode ini belum memiliki bukti ilmiah yang valid, Moms. Untuk itu, Anda juga perlu berkonsultasi dengan dokter dan melakukan pemeriksaan USG guna mengetahui kondisi bayi Anda secara lengkap dan jelas. (M&B/YE/WR/Foto: Freepik)
