Type Keyword(s) to Search
BUMP TO BIRTH

Ini yang Dirasakan Janin saat Ibu Hamil Mengelus Perut

Ini yang Dirasakan Janin saat Ibu Hamil Mengelus Perut

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Kehamilan adalah perjalanan luar biasa yang membawa seorang perempuan makin dekat dengan janin yang tumbuh dan berkembang di dalam rahimnya. Salah satu cara ibu hamil membangun kedekatan dengan buah hatinya adalah dengan mengelus perut guna membangun bonding antara bumil dan janin sejak awal. Namun, apakah janin benar-benar merasakan sentuhan tersebut? Dan apa manfaatnya buat bumil dan janin?

Janin dalam kandungan juga bisa merasakan sentuhan dan usapan lembut pada perut ibu hamil, lho. Janin akan merespons dengan gerakan yang lebih aktif, seperti menendang atau berputar, sebagai tanda bahwa ia merasakan sentuhan tersebut dan mungkin menikmatinya. Mengelus perut ibu hamil juga dapat membantu membangun ikatan antara orang tua dan bayi sejak dini.

Janin bisa merasakan sentuhan di perut ibu hamil

Penelitian menunjukkan bahwa janin telah mengembangkan reseptor sentuhan sejak usia sekitar 8 minggu kehamilan. Reseptor ini terus berkembang, dan pada usia 20 minggu, janin sudah mampu merasakan respons terhadap rangsangan eksternal, termasuk sentuhan halus di perut bumil. 

Saat bumil mengelus perut, gerakan ini diterjemahkan melalui lapisan kulit, otot, dan cairan ketuban menuju ruang rahim. Di tahap lanjut kehamilan, janin bahkan bisa merespons sentuhan tersebut dengan bergerak, menendang, atau mengubah posisinya.

Ini yang dirasakan janin saat ibu hamil mengelus perut

Berikut ini beberapa hal yang dirasakan janin saat bumil mengelus perut.

1. Perasaan nyaman dan tenang. Sentuhan lembut dan kasih sayang dari ibu dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada janin.

2. Stimulasi perkembangan otak. Mengelus perut secara teratur dapat merangsang perkembangan otak janin.

3. Respons terhadap sentuhan. Janin mulai merespons sentuhan sejak usia kehamilan yang relatif dini, sekitar minggu ke-21 hingga ke-25.

4. Peningkatan aktivitas. Janin akan menunjukkan gerakan yang lebih aktif ketika perut bumil dielus.

5. Membangun bonding. Usapan lembut pada perut dapat mempererat bonding antara bumil dan janin.

Baca juga: 5 Penyebab Janin Jarang Bergerak yang Perlu Moms Ketahui

Cara mengelus perut untuk membangun bonding yang optimal

Agar interaksi bumil dengan janin lebih bermakna, berikut ini beberapa tips yang bisa diterapkan bumil.

1. Pilih waktu ketika bumil merasa rileks, misalnya sebelum tidur atau saat bersantai di rumah.

2. Gunakan telapak tangan dan berikan elusan lembut dengan gerakan melingkar. Hindari tekanan berlebih.

3. Kombinasikan sentuhan dengan berbicara atau bernyanyi untuk memberikan stimulasi tambahan. Suara bumil merupakan suara favorit janin!

Meskipun mengelus perut saat hamil umumnya aman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: 

1. Hindari tekanan berlebihan. Jangan menekan perut terlalu keras atau terlalu sering, terutama pada trimester pertama atau jika ada risiko persalinan prematur.

2. Perhatikan respons janin. Jika janin terlihat tidak nyaman atau menunjukkan gerakan yang tidak biasa, segera hentikan usapan. 

3. Konsultasikan dengan dokter. Jika ada kekhawatiran atau pertanyaan tentang efek mengelus perut saat hamil, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kandungan.

Baca juga: Apakah Perut Terpukul saat Hamil Bisa Melukai Janin dalam Kandungan?

Manfaat mengelus perut untuk ibu hamil dan janin

Mengelus perut bukan hanya untuk membangun bonding. Ada banyak manfaat lain yang dirasakan, baik untuk bumil maupun untuk janin, seperti:

1. Merangsang perkembangan janin. Penelitian menunjukkan bahwa stimulasi ringan, seperti sentuhan lembut di perut, dapat mendukung perkembangan otak dan sistem saraf janin. Ini karena sentuhan memberi kesempatan bagi otak janin untuk merespons terhadap rangsangan eksternal.

2. Mengurangi stres pada bumil. Melakukan kontak fisik dengan janin melalui elusan perut dapat memicu produksi hormon oksitosin yang dikenal sebagai hormon cinta. Hormon ini membantu mengurangi kecemasan dan membuat bumil lebih rileks.

3. Menciptakan rutinitas yang nyaman. Janin sudah mampu mengingat pola dan kebiasaan saat berada di rahim. Mengelus perut bisa menjadi rutinitas yang menenangkan buat bumil dan janin selama selama kehamilan.

Nah, itulah penjelasan mengenai yang dirasakan janin saat ibu hamil mengelus perut. Ajak juga Dads untuk ikut mengelus perut Anda dan berinteraksi dengan janin, Moms. Ini akan membantu mempererat bonding keluarga sejak dini. (M&B/SW/Foto: Onlyyouqj/Freepik)