Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Moms, pernah merasa cepat pegal atau nyeri saat duduk terlalu lama ketika hamil? Rasa tidak nyaman dan nyeri punggung sering kali dialami ibu hamil. Seiring perut yang makin besar, menemukan posisi duduk yang nyaman bisa terasa seperti sebuah tantangan. Posisi duduk yang salah bisa bikin tubuh gampang lelah dan bahkan memberi tekanan pada janin.
Memperhatikan cara duduk yang benar saat hamil bukan hanya soal kenyamanan. Posisi yang tepat bisa membantu mengurangi tekanan pada punggung, melancarkan sirkulasi darah, dan mencegah timbulnya masalah kesehatan lain seperti bengkak dan varises. Yuk, simak penjelasan mengenai cara duduk yang benar untuk ibu hamil.
Mengapa posisi duduk penting saat hamil?
Saat hamil, tubuh Moms memproduksi hormon relaksin yang berfungsi melunakkan ligamen di area panggul untuk persiapan persalinan. Efek sampingnya, sendi dan ligamen di seluruh tubuh, termasuk tulang belakang, menjadi kurang stabil.
Ditambah lagi, berat rahim yang terus bertambah akan menggeser pusat gravitasi tubuh ke depan. Perubahan ini sering kali membuat bumil cenderung mencondongkan tubuh ke belakang saat berdiri atau duduk, yang justru menambah beban pada otot punggung bawah. Kombinasi inilah yang menyebabkan nyeri punggung menjadi keluhan umum di masa kehamilan.
Berikut ini beberapa alasan pentingnya duduk yang benar saat hamil.
1. Mengurangi nyeri punggung dan pinggang
Saat kehamilan berlangsung, berat janin yang terus bertambah memberi tekanan ekstra pada otot punggung dan tulang belakang. Duduk dengan posisi yang benar membantu mengurangi beban yang menumpuk di area ini, sehingga nyeri dan ketegangan otot dapat diminimalkan.
Menjaga punggung tetap lurus dan tertopang dengan baik akan mengurangi ketegangan pada otot punggung bawah, sehingga bumil tetap nyaman sepanjang hari.
2. Meningkatkan sirkulasi darah dan energi
Posisi duduk yang baik dengan punggung didukung, pinggul dan lutut membentuk sudut 90 derajat, kaki rapat dan menapak rata, serta menghindari menyilangkan kaki akan membantu darah mengalir lancar ke seluruh tubuh, termasuk ke rahim dan plasenta.
3. Memudahkan pernapasan dan mengurangi ketegangan napas
Saat tubuh duduk tegak, ruang di area dada terbuka lebih lebar, memberi ruang bernapas yang lebih lega. Ini sangat penting saat rahim mulai menekan diafragma. Posisi duduk tegak membantu bumil bernapas lebih mudah dan rileks, tanpa merasa sesak atau cepat habis napas.
4. Mencegah pembengkakan
Posisi duduk yang baik mengurangi tekanan pada pembuluh darah, sehingga membantu mencegah atau mengurangi bengkak pada kaki dan pergelangan kaki.
5. Menyiapkan otot dan mobilitas untuk persalinan
Kebiasaan duduk dengan postur yang buruk, seperti membungkuk atau mengempiskan pinggul dan bisa menyebabkan otot dan jaringan di sekitar panggul memendek dan kaku. Padahal, saat persalinan, area ini membutuhkan elastisitas dan kelenturan yang optimal agar proses lahiran berlangsung lebih lancar.
6. Memberi ruang untuk janin
Duduk tegak memberikan ruang yang cukup bagi janin untuk bergerak dan berkembang dengan optimal di dalam rahim.
Baca juga: Ibu Hamil Sebaiknya Tidak Duduk Terlalu Lama, Ini Alasannya
Cara duduk yang benar untuk ibu hamil
Menerapkan kebiasaan duduk yang baik membutuhkan sedikit latihan. Berikut ini panduan untuk membantu menemukan posisi duduk yang benar untuk ibu hamil.
1. Pilih kursi yang tepat
Pilihlah kursi yang memiliki sandaran punggung yang kokoh. Jika memungkinkan, gunakan kursi ergonomis yang dapat disesuaikan ketinggiannya. Pastikan kursi tidak terlalu empuk, karena ini justru bisa membuat tubuh “tenggelam” dan sulit untuk mempertahankan postur yang baik.
2. Duduk tegak dan rapatkan punggung
Mulailah dengan duduk di ujung kursi, kemudian geser tubuh ke belakang hingga bokong dan punggung menyentuh sandaran kursi. Usahakan punggung tetap lurus dan bahu rileks, tidak membungkuk atau terlalu tegang.
3. Gunakan penyangga punggung
Untuk dukungan ekstra, letakkan bantal kecil, guling, atau handuk yang digulung di lekukan punggung bawah Anda. Penyangga ini akan membantu menjaga lengkungan alami tulang belakang dan mengurangi tekanan pada area tersebut. Banyak bumil merasa ini adalah kunci utama untuk kenyamanan saat duduk lama.
4. Posisikan kaki dengan benar
Atur ketinggian kursi sehingga kedua telapak kaki Anda bisa menapak rata di lantai. Pastikan lutut membentuk sudut 90 derajat atau sedikit lebih rendah dari pinggul. Hindari menyilangkan kaki karena bisa mengganggu sirkulasi darah dan menambah tekanan pada panggul. Jika kaki tidak bisa menapak sempurna, gunakan sandaran kaki.
5. Hindari duduk terlalu lama
Meskipun Moms sudah menemukan posisi yang sangat nyaman, duduk dalam waktu yang lama tetap tidak dianjurkan. Berdirilah dan berjalan-jalan ringan setidaknya setiap 30-60 menit sekali. Gerakan ini akan membantu melancarkan peredaran darah, meregangkan otot yang kaku, dan mengurangi risiko pembengkakan.
Baca juga: Duduk atau Jongkok? Ini Posisi Buang Air Kecil yang Baik untuk Ibu Hamil
Menjaga posisi duduk yang benar saat hamil merupakan langkah sederhana tapi berdampak besar bagi kesehatan tubuh Anda dan janin, Moms. Dengan posisi duduk yang benar, risiko nyeri berkurang, sirkulasi darah lebih lancar, dan tumbuh kembang bayi pun akan optimal. (MB/YE/SW/Foto: Freepik)
