Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Flu pada bayi sering kali membuat Moms khawatir karena Si Kecil terlihat rewel, sulit tidur, hingga mengalami hidung tersumbat. Meski umumnya flu bukan penyakit berbahaya, kondisi ini bisa sangat mengganggu kenyamanan bayi. Salah satu bahan alami yang kerap dimanfaatkan untuk meredakan flu pada bayi adalah bawang merah.
Bawang merah memang sudah lama dipercaya dalam pengobatan tradisional. Kandungan senyawa sulfur, flavonoid, hingga vitamin C di dalamnya disebut-sebut bisa membantu meredakan gejala flu, mulai dari mengurangi lendir hingga meningkatkan daya tahan tubuh.
Namun, penggunaan bawang merah pada bayi tentu tidak boleh sembarangan. Moms perlu tahu cara tepat dan aman agar Si Kecil tetap nyaman. Agar tak bingung, simak penjelasan lengkap mengenai cara mengobati flu pada bayi dengan bawang merah berikut ini!
Bisakah bawang merah mengobati flu pada bayi?
Belum ada bukti ilmiah yang mendukung efektivitas bawang merah untuk mengobati flu pada bayi. Bawang merah hanya bisa memberikan efek hangat dan aroma yang melegakan sementara, bukan menyembuhkan infeksi virus flu itu sendiri. Aroma tajam dari bawang merah memang dapat melegakan pernapasan yang tersumbat, tetapi ini hanya efek sementara dan tidak mengatasi penyebab flu.
Karena itu, penggunaan bawang merah untuk mengobati flu pada bayi lebih bersifat sebagai terapi tambahan, bukan pengobatan utama. Satu hal yang paling penting, bawang merah harus digunakan dengan hati-hati mengingat kulit bayi masih sensitif dan rentan iritasi, Moms.
Amankah menggunakan bawang merah untuk mengatasi flu pada bayi?
Menggunakan bawang merah untuk mengatasi flu bayi tidak sepenuhnya aman dan tidak direkomendasikan karena belum ada bukti ilmiah yang kuat tentang efektivitasnya.
Menggosokkan atau menempelkan bawang merah pada kulit bayi yang sensitif bisa berisiko menyebabkan iritasi, alergi, atau ruam karena sifatnya yang panas. Senyawa sulfur dalam bawang merah juga bisa menyebabkan iritasi pada mata dan hidung bayi
Baca juga: 5 Manfaat Bawang Merah untuk Bayi dan Cara Menggunakannya
Cara mengobati flu pada bayi dengan bawang merah
1. Gunakan irisan bawang untuk ditaruh di kamar bayi
Moms bisa mengupas dan memotong bawang merah menjadi beberapa bagian, lalu menaruhnya di dekat tempat tidur bayi. Aroma khas bawang merah dipercaya bisa membantu mengurangi sumbatan pada hidung. Senyawa sulfur di dalamnya juga disebut bermanfaat untuk mengurangi lendir. Namun, jangan meletakkannya terlalu dekat dengan bayi agar aroma yang terlalu tajam tidak membuat Si Kecil rewel ya, Moms.
2. Campurkan bawang merah ke MPASI
Jika bayi sudah memasuki usia MPASI, bawang merah bisa ditambahkan dalam menu makanannya. Moms bisa menumis bawang merah lalu mencampurnya ke dalam sup ayam, tumis sayur, atau omelet. Kandungan vitamin C di dalam bawang merah bisa membantu memperkuat sistem imun bayi.
3. Kompres bawang merah
Bawang merah yang dihaluskan bisa dibalurkan tipis pada kain, lalu ditempelkan sebagai kompres di tubuh bayi. Cara ini dipercaya bisa membantu menurunkan panas dan melegakan pernapasan. Prosesnya bekerja dengan cara memperlebar pori-pori sehingga panas tubuh lebih mudah keluar.
Meski begitu, Moms harus berhati-hati karena bawang merah bisa menyebabkan iritasi pada kulit bayi. Bila muncul kemerahan atau bayi makin rewel, segera hentikan penggunaannya ya, Moms.
4. Biarkan bayi menghirup uap hangat dengan bawang merah
Cara lain adalah menggunakan uap bawang merah. Moms bisa menaruh irisan bawang merah dalam air panas di ember atau wadah tertutup, lalu duduk bersama bayi di dalam kamar mandi agar Si Kecil menghirup uap hangatnya.
Uap hangat diketahui bisa membantu membuka saluran pernapasan dan melancarkan lendir. Namun, jangan gunakan air terlalu panas dan jangan biarkan bayi terlalu lama di dalam ruangan agar tidak iritasi.
Baca juga: 5 Rahasia Mengolah Bawang Putih agar Manfaatnya Maksimal
Tips yang perlu diperhatikan saat menggunakan bawang merah pada bayi
Moms perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini sebelum menggunakan bawang merah untuk meredakan flu pada bayi.
- Jangan langsung mengoleskan bawang merah mentah ke kulit bayi, karena bisa menimbulkan iritasi.
- Hindari penggunaan bawang merah pada bayi dengan riwayat alergi tertentu.
- Gunakan bawang merah hanya sebagai terapi tambahan, bukan pengganti obat medis.
- Jika gejala flu disertai demam tinggi lebih dari 3 hari, sesak napas, atau bayi tampak lemas, segera bawa ke dokter.
Itulah beberapa cara mengobati flu pada bayi dengan bawang merah yang bisa Moms coba di rumah. Meskipun bawang merah dikenal memiliki khasiat alami, penggunaannya harus tetap hati-hati, mengingat kulit dan sistem tubuh bayi masih sangat sensitif.
Pastikan Moms selalu mengamati reaksi Si Kecil setelah terapi dan jangan ragu untuk menghentikan bila bayi tampak tidak nyaman. Ingat, metode alami seperti ini hanya bersifat pendukung, bukan pengganti pengobatan medis. Jika flu pada bayi berlangsung lama atau disertai gejala serius, konsultasikan segera dengan dokter anak agar mendapatkan penanganan yang tepat. (MB/AY/SW/Foto: Stockking/Freepik)
