Type Keyword(s) to Search
FAMILY & LIFESTYLE

Untuk Kesehatan Ibu dan Anak Indonesia, Danone SN Indonesia Hadirkan Inovasi Berbasis Sains dan Kolaborasi

Untuk Kesehatan Ibu dan Anak Indonesia, Danone SN Indonesia Hadirkan Inovasi Berbasis Sains dan Kolaborasi

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Kesehatan ibu dan anak selalu menjadi pondasi utama dalam membangun masa depan keluarga Indonesia. Namun, di balik upaya membesarkan anak untuk tumbuh sehat dan optimal, masih ada tantangan yang dihadapi banyak keluarga, mulai dari pemenuhan gizi, akses layanan kesehatan, hingga edukasi sejak dini, khususnya pada periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Pada fase inilah peran pendampingan, pengetahuan, dan dukungan yang tepat menjadi kunci bagi tumbuh kembang anak di masa depan.  

Inovasi berbasis sains untuk kesehatan ibu dan anak

Sebagai bagian dari upaya menjawab tantangan kesehatan ibu dan anak Indonesia, Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia menghadirkan forum dialog bertajuk Aksi Nyata untuk Indonesia Lebih Sehat melalui Inovasi Berbasis Sains dan Kolaborasi. Forum ini menjadi asosiasi profesi hingga mitra kolaborasi untuk bersama-sama membahas isu yang saling berkaitan, seperti anemia, kesehatan saluran cerna, dan stunting.

Pendekatan berbasis sains menjadi pondasi utama dalam menghadirkan solusi yang relevan bagi keluarga. CEO Danone SN Indonesia, Joris Bernard, menegaskan “Melalui Danone Impact Journey, kami menjadikannya sebagai panduan untuk mengintegrasikan kesehatan, tanggung jawab lingkungan, dan kemajuan sosial dalam setiap lini bisnis. Pendekatan ini didukung oleh riset yang kuat, publikasi ilmiah, serta kolaborasi dengan para ahli dan berbagai pemangku kepentingan,” ujarnya.

Komitmen terhadap kesehatan ibu dan anak juga perlu ditopang oleh lingkungan pendukung yang kuat, baik di tingkat keluarga, komunitas, maupun lingkungan kerja. Upaya peningkatan kesejahteraan, termasuk dukungan bagi ibu, kesehatan mental, dan keseimbangan peran keluarga, menjadi pondasi penting dalam menciptakan generasi yang lebih sehat.  Hal ini juga diperkuat dengan inovasi nutrisi berbasis riset serta kolaborasi lintas sektor, sebagai langkah nyata dalam menjawab tantangan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

Stunting, tantangan yang perlu dicegah sejak dini

Stunting kerap dipahami hanya sebagai persoalan tinggi badan anak. Padahal kondisi ini mencerminkan masalah gizi kronis yang dapat memengaruhi perkembangan otak, kemampuan belajar, dan kesehatan anak dalam jangka panjang.

Karena itu, pencegahan stunting perlu dimulai sejak awal kehidupan, bahkan sebelum anak lahir, melalui perhatian pada kesehatan ibu, kecukupan gizi, dan pola pengasuhan yang tepat pada periode 1.000 HPK.

Direktur Eksekutif Yayasan Pembangunan Citra Insan Indonesia (YPCII), dr. Agustini E. Raintung, menegaskan bahwa stunting merupakan persoalan multidimensi. “Stunting bukan hanya persoalan pertumbuhan fisik, tetapi juga menghambat perkembangan otak anak, yang berdampak pada kemampuan belajar dan produktivitas di masa depan,” jelasnya.

Hal ini diperkuat oleh Dokter Spesialis Gizi Klinik FKUI, Dr. dr. Diana Sunardi, yang menekankan pentingnya nutrisi seimbang untuk mendukung kesehatan saluran cerna. “Asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang berperan penting sebagai fondasi tumbuh kembang anak, termasuk dalam pencegahan stunting,” ujarnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor serta edukasi gizi yang mudah dipahami keluarga, upaya pencegahan stunting diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah, agar setiap anak Indonesia memiliki kesempatan tumbuh sehat sejak dini. (MB/RA/SW/Foto: Dok. Danone Specialized Nutrition Indonesia)