Type Keyword(s) to Search
FAMILY & LIFESTYLE

Apakah Boleh Keramas saat Puasa? Ini Hukumnya, Moms

Apakah Boleh Keramas saat Puasa? Ini Hukumnya, Moms

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, tetapi juga penuh pertanyaan, terutama soal hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari yang tiba-tiba terasa membingungkan. Salah satu yang paling sering ditanyakan, khususnya oleh para Moms yang tetap harus tampil segar dan bersih di tengah kesibukan mengurus keluarga, adalah: Apakah boleh keramas saat puasa?

Pertanyaan ini wajar sekali muncul. Anda mungkin khawatir air yang mengalir ke kepala saat keramas bisa masuk dan membatalkan puasa. Atau mungkin Anda pernah mendengar pendapat yang berbeda-beda dari orang sekitar, dan Anda butuh jawaban yang jelas dan tepercaya ya, Moms. Kalau begitu, yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Apa hukumnya mandi dan keramas saat puasa?

Jawabannya singkat: Mandi dan keramas saat puasa hukumnya boleh dan tidak membatalkan puasa.

Dalam Islam, yang membatalkan puasa adalah masuknya sesuatu ke dalam tubuh melalui lubang yang terbuka secara sengaja, seperti makan, minum, atau hal-hal lain yang sudah disebutkan dalam fikih. Air yang menyentuh kulit kepala saat keramas tidak termasuk dalam kategori tersebut, selama kita tidak sengaja menelannya.

Bahkan, Rasulullah SAW sendiri pernah mengguyur kepala beliau dengan air saat sedang berpuasa karena cuaca panas atau dalam keadaan junub. Hal ini diriwayatkan dalam beberapa hadis sahih, yang menjadi dasar hukum bahwa menyiram atau membasahi kepala tidak membatalkan puasa.

Dalil yang menjadi landasan

Ibnu Umar RA pernah membasahi kain dan meletakkannya di kepalanya saat berpuasa untuk mendinginkan diri. Ini menunjukkan bahwa para sahabat Nabi pun melakukan hal serupa tanpa khawatir puasa mereka batal.

Para ulama dari berbagai mazhab, Syafi’i, Hanafi, Maliki, maupun Hambali, sepakat bahwa mandi dan keramas tidak membatalkan puasa. Ini bukan sekadar pendapat satu dua orang, tetapi sudah menjadi konsensus para ahli ilmu agama.

Baca juga: Idealnya, Keramas Berapa Kali Seminggu? Ini Jawabannya, Moms

Bolehkah keramas saat puasa? Ini penjelasan lengkapnya

Sudah jelas bahwa keramas diperbolehkan. Namun, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan agar ibadah puasa Anda tetap sah dan nyaman, Moms.

1. Pastikan air tidak masuk ke rongga tubuh

Saat keramas, usahakan air tidak masuk ke hidung, mulut, atau telinga secara sengaja. Kalau Anda tidak sengaja menelan sedikit air saat mandi, puasa Anda tetap sah. Namun, sebaiknya tetaplah berhati-hati. Ini berlaku juga untuk aktivitas mandi lainnya seperti berkumur. Berkumur saat mandi puasa tidak apa-apa, selama Anda tidak menelan airnya.

2. Boleh keramas kapan saja: pagi, siang, atau malam

Tidak ada waktu khusus yang dilarang untuk keramas saat puasa. Mau keramas pagi sebelum sahur, siang hari ketika kepala terasa gerah, atau malam setelah berbuka, semuanya boleh. Buat para Moms yang aktif dan harus tetap tampil rapi sambil mengurus anak-anak, ini kabar yang melegakan, bukan? Anda tetap bisa menjaga kebersihan diri tanpa harus khawatir ibadah terganggu.

Baca juga: Bolehkah Keramas di Malam Hari? Ini Fakta yang Perlu Anda ketahui

3. Mandi junub saat puasa juga diperbolehkan

Ini juga sering ditanyakan. Mandi junub (mandi wajib setelah haid, nifas, atau hubungan suami istri) tetap wajib dilakukan meski sedang berpuasa, dan tidak membatalkan puasa sama sekali. Bahkan, jika seseorang masih dalam keadaan junub saat Subuh, ia tetap boleh meneruskan puasanya setelah mandi.

4. Kondisi yang perlu diwaspadai

Meski keramas aman dilakukan saat puasa, ada satu hal yang perlu dicermati: penggunaan produk keramas yang beraroma kuat dan mengandung bahan tertentu.

Sebagian ulama berpendapat bahwa menghirup uap atau aroma yang sangat kuat secara sengaja bisa menjadi perdebatan tersendiri. Namun, untuk keramas biasa dengan sampo standar, tidak ada masalah yang perlu dikhawatirkan.

Tips keramas nyaman saat puasa untuk para Moms

Menjaga kebersihan rambut saat puasa bukan hanya soal hukum agama, ini juga bagian dari merawat diri, yang justru dianjurkan dalam Islam. Berikut ini beberapa tips praktis yang bisa Anda coba, Moms.

1. Keramas di pagi hari setelah sahur agar rambut tetap segar sepanjang hari dan Anda merasa lebih bersemangat untuk menjalani aktivitas.

2. Gunakan air dingin atau suhu ruangan agar tubuh tidak terlalu terkuras energinya saat puasa.

3. Pilihlah sampo yang ringan dan bebas bilas cepat jika Anda sedang terburu-buru, terutama di pagi hari yang padat.

4. Keringkan rambut dengan baik agar tidak lembap sepanjang hari, karena rambut lembap bisa membuat Anda jadi tidak nyaman saat beraktivitas.

Nah, sekarang Moms sudah tahu, bahwa keramas saat puasa hukumnya boleh dan tidak membatalkan puasa. Anda bisa tetap menjaga kebersihan rambut dan tubuh dengan tenang selama bulan Ramadan.

Semoga penjelasan ini bisa menjawab rasa penasaran Anda dan membuat ibadah puasa Anda terasa lebih ringan dan nyaman ya, Moms, karena menjalani Ramadan dengan ilmu yang benar adalah cara terbaik untuk mendapatkan keberkahan yang maksimal. (MB/SW/Foto: Prostooleh/Freepik)