Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Melihat mata anak 2 tahun belekan tapi tidak merah sering kali menimbulkan tanda tanya. Di satu sisi, ketiadaan warna merah pada bagian putih mata membuat kita merasa sedikit lega karena sepertinya bukan iritasi berat. Namun di sisi lain, tumpukan kotoran mata yang membuat kelopaknya lengket tentu saja memicu rasa khawatir tentang kenyamanan dan kesehatannya.
Kondisi belekan tanpa disertai mata merah sebenarnya cukup umum dialami balita. Tubuh Si Kecil masih terus berkembang, begitu pula dengan sistem pertahanan dan saluran di sekitar wajahnya. Karena itu, yuk, cari tahu penyebab mata anak 2 tahun belekan tapi tidak merah dan cara mengatasinya berikut ini!
Apa penyebab mata anak 2 tahun belekan tapi tidak merah?
Kondisi ini bisa dipicu oleh beberapa hal yang umumnya bersifat ringan dan bisa diatasi dengan perawatan yang tepat.
1. Saluran air mata yang tersumbat
Meski lebih sering terdengar pada bayi baru lahir, penyumbatan saluran air mata sesekali masih bisa terjadi pada anak usia 2 tahun. Saat saluran ini belum terbuka sempurna atau tersumbat oleh kotoran kecil, air mata tidak bisa mengalir ke rongga hidung sebagaimana mestinya. Akibatnya, air mata menggenang dan mengering menjadi kotoran atau belek, meskipun tidak ada infeksi yang membuat mata menjadi merah.
2. Paparan alergen atau debu
Anak usia dua tahun sedang berada dalam fase eksplorasi yang luar biasa aktif. Si Kecil senang bermain di lantai, berlarian di taman, atau menyentuh berbagai benda di sekitarnya. Terkadang, partikel debu, serbuk sari, atau bulu hewan peliharaan bisa menempel di area mata. Tubuh merespons hal ini dengan memproduksi lebih banyak air mata dan lendir untuk menyapu kotoran tersebut, sehingga memicu timbulnya belekan tanpa adanya kemerahan.
3. Infeksi bakteri atau virus ringan
Pada beberapa tahap awal, infeksi akibat bakteri atau virus mungkin belum menunjukkan gejala peradangan seperti mata merah (konjungtivitis). Tubuh Si Kecil mungkin sedang berusaha melawan bibit penyakit tersebut dengan mengeluarkan sekret atau kotoran mata yang sedikit lebih kental. Jika ini terjadi, biasanya kotoran mata akan berwarna kekuningan atau kehijauan.
4. Udara yang terlalu kering
Pendingin ruangan (AC) atau cuaca yang sangat kering bisa membuat kelembapan alami pada mata anak berkurang. Untuk mengatasi kekeringan ini, kelenjar mata bekerja ekstra menghasilkan cairan pelumas yang saat mengering saat anak tidur, berubah bentuk menjadi kotoran mata di pagi hari.
Baca juga: 6 Cara Mengobati Mata Bayi Belekan dan Berair
Cara mengatasi mata anak 2 tahun belekan tapi tidak merah
1. Bersihkan area mata dengan kapas halus
Langkah paling sederhana dan menenangkan untuk Si Kecil adalah membersihkan matanya menggunakan kapas bulat yang lembut. Celupkan kapas ke dalam air hangat yang sudah matang. Usapkan secara perlahan dari ujung mata bagian dalam (dekat hidung) ke arah luar. Ingatlah untuk selalu menggunakan kapas yang baru untuk setiap usapan dan untuk mata yang berbeda agar kebersihannya tetap terjaga.
2. Berikan pijatan lembut di sudut mata
Jika penyebabnya dicurigai karena saluran air mata yang kurang lancar, pijatan ringan bisa membantu. Cuci tangan Moms hingga benar-benar bersih, lalu gunakan jari telunjuk untuk memijat lembut area di antara sudut mata bagian dalam dan pangkal hidung Si Kecil. Lakukan gerakan memutar yang sangat pelan ke arah bawah. Pijatan ini bisa dilakukan beberapa kali sehari untuk membantu melancarkan saluran air mata.
3. Jaga kebersihan tangan Si Kecil
Anak-anak sangat suka mengucek mata, terutama saat mereka merasa mengantuk atau ada sesuatu yang mengganjal. Memastikan tangan mereka selalu bersih adalah perlindungan terbaik. Ajak Si Kecil mencuci tangan dengan sabun setelah bermain, sebelum makan, dan sebelum tidur. Ini akan mencegah kotoran atau bakteri dari tangan berpindah ke area mata yang sensitif.
4. Lindungi mata saat bermain di luar
Saat mengajak anak bermain di taman atau area terbuka, pertimbangkan untuk memakaikan topi atau kacamata pelindung jika cuaca sedang berangin. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan debu dan partikel halus yang bisa memicu reaksi alergi atau produksi kotoran mata berlebih.
5. Pastikan sirkulasi udara di kamar lancar
Pastikan kamar tidur anak memiliki sirkulasi udara yang baik. Jika menggunakan AC, rutinlah membersihkan filternya agar debu tidak berputar di dalam ruangan. Moms juga bisa mempertimbangkan penggunaan humidifier atau pelembap udara untuk menjaga agar udara tidak terlalu kering, sehingga mata Si Kecil tetap lembap dan nyaman sepanjang malam.
Baca juga: Waspadai Mata Minus pada Anak, Ini Penyebab dan Cara mengatasinya
Dengan mengetahui penyebab mata anak 2 tahun belekan tapi tidak merah dan cara mengatasinya, kondisi ini umumnya akan membaik dalam beberapa hari. Namun, jika Moms merasa belekan pada mata anak makin banyak, berubah warna menjadi kuning kehijauan yang pekat, anak tampak kesakitan, atau matanya mulai terlihat bengkak dan merah, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter anak. (MB/SW/Foto: Rawpixel/Freepik)
