Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Berat badan janin merupakan salah satu hal yang kerap memicu kekhawatiran bagi calon ibu, apalagi jika kehamilan sudah memasuki trimester tiga. Berat badan janin yang belum sesuai membuat Moms khawatir menjelang proses persalinan. Lantas bagaimana sesungguhnya cara menaikkan berat badan janin trimester 3?
Moms pasti cemas ketika dokter kandungan menyampaikan bahwa berat badan Si Kecil masih kurang dan perlu ditingkatkan agar mencapai angka ideal sebelum hari persalinan tiba. Namun jangan panik, Moms. Setiap kehamilan memiliki perjalanannya masing-masing, dan masih ada banyak waktu serta cara yang aman untuk membantu Si Kecil tumbuh lebih optimal. Pemenuhan nutrisi yang tepat di minggu-minggu terakhir kehamilan memegang peranan yang sangat penting.
Berat badan janin ideal di trimester 3
Sebelum membahas asupan makanan, sangat penting untuk memahami seperti apa perkembangan berat badan janin yang ideal pada fase ini. Trimester ketiga dimulai dari minggu ke-28 hingga masa persalinan tiba. Pada awal trimester ini, berat rata-rata janin biasanya berkisar di angka 1 kilogram.
Seiring berjalannya waktu, janin akan mengalami lonjakan pertumbuhan yang cukup pesat. Lemak mulai menumpuk di bawah kulitnya untuk membantu mengatur suhu tubuh setelah lahir nanti. Pada minggu ke-32, beratnya bisa mencapai sekitar 1,7 hingga 1,8 kilogram. Menjelang minggu ke-38 hingga ke-40, berat badan lahir yang dianggap normal dan sehat umumnya berada di kisaran 2,5 hingga 3,5 kilogram.
Penting untuk diingat bahwa angka ini hanyalah rata-rata. Faktor genetika, postur tubuh Moms, serta kondisi kesehatan secara umum sangat memengaruhi ukuran janin. Selalu jadikan evaluasi dari dokter kandungan sebagai patokan utama, karena mereka memantau grafik pertumbuhan Si Kecil secara personal.
Baca juga: Ini Bahayanya Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah
Makan apa agar BB janin cepat naik?
Apabila dokter menyarankan Moms untuk menaikkan berat badan janin, hal pertama yang perlu dievaluasi adalah asupan kalori dan jenis nutrisi harian. Kuncinya bukan sekadar makan dalam porsi yang sangat besar, melainkan memilih makanan padat gizi yang langsung mendukung pembentukan jaringan tubuh janin.
1. Fokus pada protein berkualitas tinggi
Protein adalah bahan utama untuk sel-sel tubuh Si Kecil. Makanan tinggi protein sangat efektif untuk mendorong pertumbuhannya. Moms bisa memperbanyak konsumsi telur rebus, daging ayam tanpa kulit, dan daging sapi tanpa lemak. Bagi Anda yang lebih menyukai sumber protein nabati, tahu, tempe, serta kacang-kacangan seperti kacang hijau dan edamame adalah pilihan yang sangat baik dan mudah diolah menjadi menu lezat sehari-hari.
2. Tambahkan lemak sehat
Lemak sehat sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak janin sekaligus menambah berat badannya secara signifikan. Buah alpukat adalah salah satu primadona yang sangat disarankan. Moms bisa menikmatinya secara langsung, dijadikan jus tanpa gula berlebih, atau sebagai olesan roti gandum. Selain alpukat, ikan berlemak baik seperti salmon (pastikan dimasak hingga benar-benar matang), minyak zaitun, dan kacang almond juga bisa menjadi camilan andalan yang menyehatkan.
Baca juga: Makan Es Krim saat Hamil Bisa Tambah Berat Badan Janin?
Hamil trimester 3 harus banyak makan apa?
Selain protein dan lemak sehat, tubuh ibu hamil juga memerlukan berbagai vitamin dan mineral untuk memastikan nutrisi tersebut terserap dan tersalurkan dengan baik melalui plasenta.
1. Karbohidrat kompleks untuk energi
Moms membutuhkan energi ekstra di trimester akhir ini. Pilihlah karbohidrat kompleks yang tidak membuat gula darah melonjak drastis namun memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Ganti nasi putih dengan nasi merah atau nasi cokelat sesekali. Ubi jalar, kentang rebus, dan oatmeal juga merupakan sumber karbohidrat luar biasa yang kaya akan serat. Serat ini sekaligus membantu Anda mencegah sembelit, keluhan yang sangat umum terjadi di akhir kehamilan.
2. Kalsium dan zat besi
Sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam dan brokoli wajib ada dalam piring Moms. Sayuran ini tidak hanya mengandung zat besi yang mencegah anemia, tetapi juga asam folat dan kalsium. Susu kehamilan atau produk olahan susu yang dipasteurisasi, seperti keju dan yoghurt, juga sangat dianjurkan untuk memperkuat pembentukan tulang janin yang sedang berlangsung pesat.
Jangan lupa untuk selalu menjaga hidrasi tubuh. Minum air putih minimal delapan hingga sepuluh gelas sehari sangat penting untuk menjaga volume cairan ketuban dan melancarkan sirkulasi darah yang membawa nutrisi ke rahim.
Apakah makan es krim bisa menambah BB janin?
Pertanyaan ini mungkin paling sering terdengar di kalangan wanita hamil. Banyak yang menyarankan ibu hamil untuk makan es krim setiap hari agar bayi cepat besar. Faktanya, es krim memang mengandung kalori, susu, dan kalsium yang bisa berkontribusi pada penambahan berat badan.
Namun, Moms perlu sangat berhati-hati. Es krim pada umumnya memiliki kandungan gula olahan yang sangat tinggi. Mengonsumsi gula berlebihan secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko diabetes gestasional (diabetes saat kehamilan) dan membuat berat badan Anda sendiri melonjak tanpa memberikan nutrisi yang seimbang bagi janin.
Sebagai alternatif yang jauh lebih sehat dan tetap menyegarkan, Anda bisa membuat es krim buatan sendiri di rumah. Bekukan buah pisang atau stroberi, lalu blender bersama plain yoghurt atau susu. Rasanya tidak kalah lezat, segar, dan yang pasti jauh lebih padat gizi untuk mendukung pertumbuhan buah hati tanpa risiko gula berlebih.
Nikmati perjalanan kehamilan Moms
Cara menaikkan berat badan janin trimester 3 yang paling efeektif adalah melalui pola makan. Tapi jangan sampai hal ini menjadi beban pikiran yang membuat Moms stres. Pilihlah makanan yang bervariasi, bernutrisi tinggi, dan tetap sesuaikan dengan selera agar waktu makan menjadi momen yang menyenangkan.
Jangan lupa untuk rutin berkonsultasi dengan dokter. Last but not least, Moms juga bisa melakukan relaksasi sehingga merasa nyaman hingga persalinan tiba. (MB/WR/RF/Foto: Freepik)
