BABY

Jangan Diabaikan, Ini Cara Efektif Mencegah Kerusakan Gigi pada Bayi dan Balita


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Moms, Tahukah Anda kalau kesehatan gigi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan mulut, kemampuan bicara, hingga kepercayaan diri Si Kecil? Sayangnya, kerusakan gigi pada bayi dan balita kerap terjadi karena kebiasaan sepele yang tanpa sadar dilakukan sehari-hari.

Nah, agar gigi Si Kecil tetap sehat, kuat, dan tidak berlubang, orang tua wajib tahu cara perawatan gigi yang tepat sejak dini. Yuk, simak beberapa tips mudah mencegah kerusakan gigi pada bayi dan balita berikut ini, Moms!

Cara mencegah kerusakan gigi pada bayi dan balita

Merawat kesehatan gigi sejak dini sangat penting untuk mencegah masalah seperti gigi berlubang, infeksi gusi, hingga gangguan saat tumbuh gigi permanen nanti. Berikut ini beberapa cara sederhana tapi efektif yang bisa dilakukan orang tua.

1. Biasakan anak membersihkan gusi dan gigi sejak kecil

Membangun kebiasaan baik perlu dilakukan sejak dini. Karena itu, biasakan anak untuk membersihkan gusi dan gigi sejak kecil, bahkan sebelum giginya tumbuh. Sebelum gigi tumbuh, bersihkan gusi bayi dengan kain kasa bersih yang dibasahi air hangat. Setelah gigi mulai tumbuh, gunakan sikat gigi khusus bayi dengan bulu halus.

2. Batasi anak konsumsi makanan dan minuman manis

Jangan terlalu sering memberikan jus buah, biskuit manis, atau camilan tinggi gula. Memberikan makanan atau minuman manis akan membuat anak terbiasa dan selalu ingin mengonsumsi makanan manis, yang tidak baik untuk kesehatan giginya. Sisa gula juga bisa menempel di gigi dan memicu pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang.

Baca juga: Moms, Berikan Makanan Ini agar Gigi Anak Selalu Sehat

3. Hindari membiarkan anak tidur sambil menyusu botol

Menyusu dengan botol saat tidur bisa membuat sisa susu menempel di gigi dalam waktu lama dan menyebabkan “baby bottle tooth decay” atau kerusakan gigi akibat botol susu. Jadi, pastikan anak sudah selesai minum susu dan membersihkan gigi sebelum ia tidur.

4. Gunakan pasta gigi sesuai umur

Setelah gigi pertama anak tumbuh, gunakan pasta gigi berfluoride sebesar biji beras untuk anak di bawah 3 tahun dan sebesar kacang polong untuk anak 3-6 tahun. Flouride efektif untuk menjaga kesehatan gigi Si Kecil.

5. Ajak anak rutin periksa ke dokter gigi

Penting untuk mulai membawa anak ke dokter gigi sejak usia 1 tahun atau saat gigi pertamanya tumbuh, guna pemeriksaan rutin dan edukasi perawatan gigi. Kebiasaan mengajak anak pergi ke dokter gigi ini juga bisa membantu Si Kecil mendapatkan edukasi dan informasi dari dokter secara langsung sehingga pergi ke dokter tidak akan terasa menakutkan buat anak.

Baca juga: Trik Membujuk Anak agar Berani ke Dokter Gigi

Itulah cara mencegah kerusakan gigi pada bayi dan balita. Menjaga kesehatan gigi bayi dan balita memang bukan hal yang sepele. Dengan perawatan sejak dini, risiko gigi berlubang, infeksi, dan gangguan tumbuh kembang gigi bisa dicegah. Yuk, mulai biasakan kebiasaan baik di rumah agar Si Kecil memiliki senyum sehat ceria dan bebas dari gigi rusak serta berlubang, Moms! (M&B/YE/RF/Foto: Liam Ortiz/Pexels)