BUMP TO BIRTH

Protein Urine Positif pada Ibu Hamil, Ini Tanda-Tanda dan Penyebabnya


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Proteinuria atau keberadaan protein dalam urine adalah kondisi yang perlu diperhatikan selama kehamilan. Meskipun pada tingkat rendah bisa dianggap normal, proteinuria positif sering kali menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan pada ibu hamil.

Proteinuria sendiri terjadi ketika ginjal melepaskan protein ke dalam urine, biasanya akibat adanya gangguan fungsi ginjal atau tekanan darah yang tidak normal. Selama kehamilan, hasil tes protein urine sering digunakan sebagai alat deteksi awal untuk kondisi medis tertentu, seperti preeklampsia, yang bisa berbahaya jika tidak ditangani. Karena itu, mengenali tanda-tanda proteinuria sangatlah penting untuk kesehatan bumil dan bayi di dalam kandungan.

Baca juga: Waspada Gejala dan Komplikasi Preeklampsia Selama Kehamilan

Tanda-tanda protein urine positif pada ibu hamil

Tidak semua kasus proteinuria menunjukkan gejala yang jelas. Namun, beberapa tanda berikut ini bisa menjadi indikasi.

1. Pembengkakan (edema)

Salah satu tanda proteinuria adalah pembengkakan yang tidak biasa pada wajah, tangan, atau kaki. Meskipun pembengkakan ringan sering terjadi selama kehamilan, pembengkakan yang tiba-tiba atau parah bisa menjadi tanda adanya masalah serius.

Baca juga: Penyebab Kaki Bengkak saat Hamil dan Cara Mengatasinya

2. Tekanan darah tinggi

Proteinuria sering kali terkait dengan peningkatan tekanan darah. Ketika tekanan darah melonjak, ini bisa menjadi indikasi preeclampsia yang memerlukan perhatian medis segera.

3. Perubahan pada urine

Perhatikan jika urine tampak berbusa lebih banyak daripada biasanya, ini bisa menjadi tanda bahwa terdapat protein dalam jumlah tinggi di urine Anda, Moms.

4. Gangguan pada penglihatan dan sakit kepala

Pada beberapa kasus, proteinuria juga bisa disertai oleh gangguan penglihatan atau sakit kepala yang persisten, yang merupakan gejala tambahan dari tekanan darah tinggi.

Baca juga: Ciri-Ciri Sakit Kepala Akibat Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

5. Nyeri perut bagian atas

Preeklampsia yang berhubungan dengan proteinuria terkadang disertai rasa nyeri di perut bagian atas, terutama di sisi kanan dekat tulang rusuk.

Penyebab protein urine positif pada ibu hamil

Proteinuria pada ibu hamil bisa disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

1. Preeklampsia. Ini penyebab utama proteinuria selama kehamilan dan sering kali diiringi oleh tekanan darah tinggi.

2. Infeksi saluran kemih (ISK). ISK juga bisa menyebabkan jumlah protein dalam urine meningkat.

3. Penyakit ginjal. Masalah kesehatan ginjal yang mendasar bisa menjadi penyebab lain dari proteinuria.

Baca juga: Waspada Infeksi Saluran Kandung Kemih saat Hamil!

Risiko proteinuria dan kapan harus ke dokter

Jika proteinuria tidak ditangani, risikonya bisa meliputi kerusakan organ, kelahiran prematur, atau bahkan komplikasi yang lebih serius bagi bumil dan bayinya. Karena itu, segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami pembengkakan parah, tekanan darah tinggi, atau perubahan signifikan pada urine ya, Moms.

Cara mencegah proteinuria

Meskipun tidak semua kasus proteinuria bisa dicegah, beberapa hal berikut ini bisa membantu, yakni:

  • Rutin periksa kehamilan bisa mendeteksi masalah sejak dini
  • Kontrol tekanan darah melalui pola makan sehat dan olahraga ringan sangat penting
  • Pastikan bumil minum cukup air untuk menjaga keseimbangan fungsi tubuh.

Baca juga: 8 Dampak Buruk pada Tubuh Jika Anda Kurang Minum Air Putih

Demikian penjelasan mengenai tanda-tanda protein urine positif pada ibu hamil. Mengenali tanda-tandanya dan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan merupakan langkah kunci untuk menjaga kesehatan bumil dan bayinya, Moms. (M&B/AY/SW/Foto: Freepik)