Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Setelah melahirkan, tubuh akan mengalami banyak perubahan saat pulih, terutama jika Moms menjalani operasi caesar. Salah satu hal yang sering menjadi pertanyaan adalah kapan haid akan kembali dan apa ciri-ciri darah haid setelah operasi caesar yang normal. Wajar jika Anda merasa penasaran, karena siklus haid setelah melahirkan memang bisa berbeda dari sebelumnya.
Memahami ciri-ciri darah haid yang normal setelah operasi caesar bisa membantu Moms merasa lebih tenang. Nah, berikut ini penjelasan lengkapnya, mulai dari kapan haid pertama akan datang hingga seperti apa volume dan warna darah yang wajar. Dengan begitu, Anda bisa lebih siap dan tahu kapan saatnya perlu berkonsultasi dengan dokter.
Berapa lama haid datang setelah operasi caesar?
Waktu kembalinya haid setelah operasi caesar sangat bervariasi bagi setiap wanita. Faktor utamanya adalah apakah Anda menyusui secara eksklusif atau tidak, Moms.
Jika menyusui eksklusif
Bagi ibu yang menyusui secara eksklusif, haid pertama mungkin tidak akan datang hingga beberapa bulan setelah melahirkan, atau bahkan bisa lebih lama lagi. Hal ini disebabkan oleh hormon prolaktin yang diproduksi tubuh untuk menghasilkan ASI. Hormon ini menekan hormon reproduksi lain yang bertanggung jawab atas ovulasi dan menstruasi.
Umumnya, siklus haid akan kembali beberapa minggu atau bulan setelah Moms mulai mengurangi frekuensi menyusui atau memperkenalkan makanan pendamping ASI (MPASI) pada Si Kecil.
Jika tidak menyusui atau menyusui campuran
Jika Moms tidak menyusui atau memberikan susu formula sebagai tambahan, haid kemungkinan besar akan kembali lebih cepat. Rata-rata, haid pertama bisa datang sekitar 5 hingga 12 minggu setelah operasi caesar. Tanpa pengaruh hormon prolaktin yang kuat, tubuh akan lebih cepat kembali ke siklus reproduksi normalnya.
Baca juga: Tips Pemulihan Pasca Operasi Caesar yang Efektif untuk Ibu Baru
Berapa banyak darah haid yang normal setelah operasi caesar?
Saat haid pertama kembali, Moms mungkin akan melihat perbedaan volume darah dibandingkan sebelum hamil. Banyak wanita melaporkan bahwa darah haid pertama setelah melahirkan cenderung lebih banyak dan disertai gumpalan-gumpalan kecil. Ini adalah hal yang normal karena lapisan rahim (endometrium) yang luruh lebih tebal setelah berbulan-bulan tidak menstruasi.
Volume darah haid yang normal adalah sekitar 30-60 mililiter per siklus, atau setara dengan mengganti 3-6 pembalut biasa per hari. Jika aliran darah sangat deras hingga Moms harus mengganti pembalut setiap satu atau dua jam, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
Ciri-ciri darah haid setelah operasi caesar
Haid pertama setelah operasi caesar mungkin akan terasa sedikit berbeda. Berikut ini beberapa ciri yang umum terjadi, Moms.
1. Warna darah yang bervariasi
Warna darah haid bisa bervariasi selama siklus. Di awal menstruasi, darah mungkin berwarna merah terang karena mengalir dengan cepat. Menjelang akhir, warnanya bisa berubah menjadi lebih gelap, seperti cokelat atau bahkan hitam. Darah yang lebih gelap ini adalah darah lama yang membutuhkan waktu lebih lama untuk keluar dari tubuh.
2. Adanya gumpalan darah
Jangan kaget jika Anda menemukan gumpalan darah, Moms, terutama pada beberapa siklus pertama. Selama menstruasi, tubuh melepaskan antikoagulan untuk mencegah darah membeku. Namun, saat aliran darah sangat deras, antikoagulan ini tidak sempat bekerja sepenuhnya, sehingga terbentuklah gumpalan-gumpalan kecil.
Gumpalan seukuran koin kecil masih dianggap normal. Namun, jika gumpalan berukuran sangat besar (lebih besar dari buah anggur) dan terjadi terus-menerus, ada baiknya diperiksakan ke dokter, Moms.
3. Kram atau nyeri haid
Nyeri haid atau dismenore juga bisa terasa berbeda setelah melahirkan. Beberapa wanita merasa kramnya menjadi lebih ringan, sementara yang lain justru merasakannya lebih kuat dari sebelumnya. Perubahan ini bisa dipengaruhi oleh perubahan pada rahim dan leher rahim setelah kehamilan dan persalinan.
4. Siklus yang belum teratur
Dibutuhkan waktu beberapa bulan bagi tubuh untuk kembali ke ritme normalnya. Jadi, sangat wajar jika beberapa siklus haid pertama setelah operasi caesar tidak teratur. Jarak antarsiklus bisa lebih pendek atau lebih panjang dari biasanya. Seiring berjalannya waktu dan stabilnya hormon, siklus haid Anda akan kembali menjadi lebih teratur.
Baca juga: Waktu yang Tepat untuk Bercinta Setelah Operasi Caesar
Kapan harus menghubungi dokter?
Meskipun sebagian besar perubahan adalah normal, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai dan segera dikonsultasikan dengan dokter, seperti:
- Aliran darah yang sangat deras hingga harus mengganti pembalut setiap jam.
- Gumpalan darah yang ukurannya sangat besar terjadi terus-menerus.
- Nyeri haid yang sangat parah dan tidak membaik dengan pereda nyeri biasa.
- Siklus haid tidak kembali setelah 3 bulan berhenti menyusui.
- Menstruasi berlangsung lebih dari 7 hari.
- Timbul demam atau bau tidak sedap dari darah haid, yang bisa menjadi tanda infeksi.
Itulah penjelasan mengenai ciri-ciri darah haid setelah operasi caesar. Menstruasi setelah operasi caesar adalah salah satu tanda pemulihan tubuh Anda, Moms. Jadi, berikan waktu bagi tubuh untuk beradaptasi dan dan biarkan tubuh menemukan ritmenya kembali secara alami. Jangan ragu juga untuk berdiskusi dengan dokter jika ada hal yang membuat Anda khawatir, ya. (MB/AY/SW/Foto: Stefamerpik/Freepik)