Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Buat banyak orang tua baru, pola tidur bayi bisa terasa seperti misteri. Hari ini tidur lama, besok begadang terus. Di media sosial, ada yang bilang bayinya sudah tidur semalam suntuk sejak usia 3 bulan, sementara bayi Moms masih sering bangun tiap 2-3 jam.Di sinilah tabel jam tidur bayi jadi alat bantu penting, bukan untuk dibanding-bandingkan, tapi sebagai panduan kisaran normal yang direkomendasikan oleh ahli.
Secara umum, WHO menyebutkan bahwa bayi butuh tidur jauh lebih banyak dari orang dewasa, sekitar 14-17 jam per hari untuk bayi baru lahir, lalu berkurang bertahap menjadi 12-16 jam ketika masuk usia 4-11 bulan.
Namun setiap bayi unik, ada yang tidur lebih banyak dan ada yang tidur lebih sedikit, tergantung kondisi tubuhnya.
Agar lebih mudah, Moms bisa menggunakan tabel jam tidur bayi di bawah sebagai gambaran kisaran tidur ideal. Lalu memadukannya dengan tips membuat bayi nyaman, hal-hal yang perlu dihindari saat tidur, dan kapan biasanya bayi mulai punya pola tidur yang lebih teratur.
Cara agar bayi nyaman saat tidur
Penting untuk Moms memastikan dulu bahwa lingkungan tidur bayi sudah nyaman dan aman. Lingkungan yang mendukung akan membantu bayi tidur lebih nyenyak.Beberapa cara yang bisa Moms lakukan antara lain:
1. Ciptakan rutinitas sebelum tidur
Penelitian menyebutkan, rutinitas singkat sebelum tidur (misalnya mandi air hangat, pijat lembut, pakaian bersih, lampu diredupkan, lalu menyusui atau memberi botol) membantu bayi tidur lebih nyaman dan nyenyak.
2. Pastikan suhu kamar nyaman
Bayi cenderung tidur lebih baik di ruangan yang tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Banyak panduan pediatri menyarankan suhu sekitar 20-22 derajat Celsius, dengan pakaian yang tidak berlapis-lapis berlebihan agar bayi tidak kepanasan.
3. Gunakan tempat tidur yang kokoh dan kosong
American Academy of Pediatrics (AAP) dan WHO menekankan pentingnya kasur yang datar dan kokoh (firm), tanpa bantal tebal, bumper crib, boneka, atau selimut besar untuk mengurangi risiko sesak napas dan SIDS pada bayi.
4. Letakkan bayi tidur telentang
Posisi tidur terbaik untuk bayi di bawah 1 tahun adalah telentang, bukan miring atau tengkurap, kecuali atas indikasi medis khusus dari dokter.
Baca juga: Bolehkah Bayi Tidur Miring? Ini Penjelasannya, Moms
5. Bantu bayi belajar menenangkan diri
National Sleep Foundation dan berbagai pakar tidur anak menyebutkan bahwa menidurkan bayi dalam kondisi mengantuk tetapi belum tertidur bisa membantu Si Kecil belajar menenangkan diri dan tidur kembali ketika terbangun di malam hari.
Baca juga: Cara Sleep Training Bayi yang Aman dan Efektif untuk Tidur Nyenyak Sepanjang Malam
Hal yang perlu dihindari saat bayi tidur
Selain menciptakan lingkungan yang nyaman, ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar tidur bayi tetap aman, yakni:
1. Tidur satu kasur dengan bayi (bed-sharing)
Banyak orang tua tergoda untuk mengajak bayi tidur di kasur yang sama demi praktis menyusui. Namun, AAP menegaskan bahwa co-sleeping atau tidur satu kasur dengan bayi meningkatkan risiko terjepit, jatuh, dan SIDS pada Si Kecil. Anda disarankan untuk room-sharing (bayi tidur di ranjang terpisah dalam kamar yang sama) setidaknya selama 6-12 bulan pertama.
2. Memberi minuman manis sebelum tidur
Untuk bayi yang sudah MPASI atau toddler, minuman manis menjelang tidur bisa mengganggu tidur dan meningkatkan risiko gigi berlubang. Kebiasaan ini juga bisa membuat Si Kecil sulit lepas dari botol sebelum tidur.
3. Jam tidur yang berubah-ubah
Untuk bayi di atas 6 bulan, pola tidur yang berubah-ubah terlalu ekstrem (hari ini tidur jam 8 malam dan besok jam 11 malam) bisa membuat ritme sirkadian anak kacau, sehingga ia jadi rewel dan sulit tidur.
Kapan bayi mulai tidur teratur?
Lantas, sebenarnya kapan sih bayi bisa tidur teratur di malam hari? Simak informasinya berikut ini, Moms.
1. Newborn (0-3 bulan)
Bayi baru lahir bisa tidur total sekitar 14-17 jam sehari, tetapi terbagi dalam 2-3 jam saja, siang dan malam, karena ia masih sering bangun untuk menyusu. Siklus tidur Si Kecil belum mengikuti ritme siang-malam yang jelas.
2. Usia 3-6 bulan
Di usia ini, bayi mulai punya pola siang-malam yang lebih jelas. Beberapa bayi mungkin sudah bisa tidur lebih panjang, yakni 4-6 jam di malam hari, meski masih ada yang sering terbangun.
3. Usia 6-12 bulan
Rentang ideal sekitar 12-16 jam tidur per 24 jam (termasuk tidur siang) di usia ini. Pada periode ini, banyak bayi yang sudah bisa tidur lebih lama di malam hari, terutama jika mereka sudah dibantu dengan rutinitas tidur yang konsisten.
Itulah penjelasan mengenai tabel jam tidur bayi. Moms bisa menjadikannya sebagai acuan untuk mengecek apakah jam tidur siang dan malam Si Kecil sudah cukup. Jika totalnya jauh di bawah rekomendasi dan ia tampak sangat rewel atau sulit fokus, tidak ada salahnya Anda berdiskusi dengan dokter anak untuk mencari solusinya, Moms. (MB/AY/SW/Foto: Javi_indy/Freepik)