BUMP TO BIRTH

Susu Almond untuk Ibu Hamil, Ini Kandungan, Keamanan, dan Manfaatnya


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Saat hamil, para ibu biasanya lebih memperhatikan asupan nutrisi. Selain makanan sehari-hari, sebagian Moms mencoba memenuhi kebutuhan gizi dengan mengonsumsi susu. Selain susu sapi, jenis susu almond juga cukup digemari. Lantas apakah susu almond juga baik untuk ibu hamil?

Di tengah banyaknya pilihan susu nabati di pasaran, susu almond kerap menjadi favorit karena rasanya yang gurih, ringan, dan menyegarkan. Minuman ini sering menjadi alternatif bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa atau sekadar ingin memvariasikan asupan nutrisi harian. Namun, wajar jika Moms merasa ragu dan bertanya-tanya mengenai keamanannya selama masa kehamilan.

Kandungan nutrisi dalam segelas susu almond

Susu almond terbuat dari kacang almond yang dihaluskan bersama air, kemudian disaring hingga menghasilkan cairan putih yang lembut. Di balik teksturnya yang ringan, minuman ini menyimpan berbagai nutrisi penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Secara alami, susu almond kaya akan vitamin E yang berperan sebagai antioksidan kuat. Selain itu, banyak produsen susu almond yang telah memfortifikasi (memperkaya) produknya dengan nutrisi tambahan agar profil gizinya menyamai atau bahkan melengkapi susu sapi. Kandungan tambahan ini biasanya meliputi kalsium, vitamin D, vitamin A, dan zat besi.

Minuman ini juga cenderung rendah kalori dan lemak jenuh, sehingga sangat bersahabat bagi pencernaan Moms yang mungkin sering merasa begah atau mual di trimester awal. Meski kandungan protein alaminya tidak setinggi susu kedelai atau susu sapi, kombinasi vitamin dan mineral di dalamnya tetap menjadikannya pilihan minuman yang sangat sehat.

Apakah ibu hamil boleh minum susu almond?

Jawaban singkatnya adalah boleh. Susu almond pada dasarnya sangat aman dikonsumsi selama masa kehamilan. Minuman ini bisa menjadi penyelamat bagi Moms yang mengikuti pola makan vegan, memiliki alergi terhadap protein susu sapi, atau menderita intoleransi laktosa.

Meski begitu, ada beberapa hal penting yang perlu Moms perhatikan sebelum memasukkannya ke dalam menu harian. Pertama, pastikan Moms tidak memiliki riwayat alergi kacang-kacangan. Perubahan hormon saat hamil terkadang membuat tubuh lebih sensitif. Kedua, pastikan produk susu almond yang Anda beli sudah melewati proses pasteurisasi. Susu mentah (unpasteurized) berisiko membawa bakteri berbahaya seperti Listeria, yang sangat dihindari selama kehamilan.

Baca juga: 7 Rekomendasi Susu Ibu Hamil Trimester 2 untuk Mendukung Pertumbuhan Janin

Beragam manfaat susu almond bagi ibu hamil

Mengonsumsi susu almond secara rutin dengan porsi yang wajar dapat memberikan dukungan nutrisi yang luar biasa bagi Moms dan janin di dalam kandungan. Berikut adalah beberapa manfaat utama yang bisa Anda rasakan:

1. Mendukung perkembangan tulang janin

Kalsium adalah mineral krusial yang dibutuhkan untuk membangun kerangka tulang dan gigi buah hati Moms. Susu almond yang telah difortifikasi biasanya mengandung kalsium dalam jumlah yang cukup tinggi. Ketersediaan kalsium yang memadai akan mencegah tubuh mengambil cadangan kalsium dari tulang Moms, sehingga Anda terhindar dari risiko osteoporosis di masa depan.

2. Melindungi dan merawat kulit ibu hamil

Perubahan hormon sering kali membuat kulit ibu hamil menjadi lebih kering, sensitif, atau rentan terhadap stretch mark. Kandungan vitamin E yang melimpah dalam susu almond bekerja dari dalam untuk menjaga kelembapan dan elastisitas kulit. Antioksidan ini juga membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

3. Mencegah risiko anemia

Kelelahan ekstrem dan pusing adalah keluhan umum saat hamil, yang sering kali disebabkan oleh kurangnya sel darah merah atau anemia. Beberapa jenis susu almond difortifikasi dengan zat besi, yang sangat penting untuk meningkatkan produksi sel darah merah. Volume darah Moms yang meningkat pesat selama kehamilan sangat membutuhkan dukungan zat besi yang optimal agar distribusi oksigen ke janin berjalan lancar.

4. Menjaga kenaikan berat badan yang sehat

Susu almond tanpa pemanis tambahan (unsweetened) memiliki kalori yang relatif rendah dibandingkan susu sapi utuh. Bagi ibu hamil yang sedang berupaya menjaga kenaikan berat badan agar tetap berada dalam rentang ideal sesuai anjuran dokter, minuman ini bisa menjadi camilan cair yang mengenyangkan tanpa menyumbang kalori berlebih.

Baca juga: Manfaat Susu Almond untuk Ibu Menyusui, Membantu Produksi ASI

Memilih asupan nutrisi selama kehamilan memang membutuhkan ketelitian, namun Moms tidak perlu menjadikannya sebagai beban. Susu almond dapat menjadi teman setia yang lezat, bernutrisi, dan menyegarkan di sela-sela aktivitas harian Anda.

Namun jangan lupa, selalu pastikan untuk memilih varian tanpa tambahan gula yang berlebihan agar Moms terhindar dari risiko diabetes gestasional. Dengan begitu, susu almond bisa menjadi pilihan tepat untuk ibu hamil guna menambah asupan nutrisi.

Jika ragu untuk mengonsumsi susu almond, Moms bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahlinya. Last but not least, pastikan Moms tidak memiliki alergi terhadap kacang-kacangan dan mengonsumsi susu almond dengan takaran yang tak berlebihan. (MB/WR/TW/Foto: Rawpixel/Freepik)