Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Berbagai perubahan yang terjadi pada hidup ibu baru bisa memberikan tantangan tersendiri, mulai dari perubahan fisik, mental, hingga emosional. Kurang tidur dan kelelahan? Sudah pasti. Sayangnya, tanda-tanda kelelahan pada ibu baru sering diabaikan karena dianggap normal dan sudah menjadi “bagian dari ibu”.
Padahal, memahami tanda kelelahan pada ibu sangat penting agar bisa segera ditangani dengan baik. Ingat, kelelahan yang disepelekan bisa menjadi “bola salju” yang berujung pada depresi, lho. Sebelum terlambat, yuk kenali tanda-tanda kelelahan pada ibu baru!
Awas, dari lelah bisa jadi depresi
Faktanya, kelelahan pada ibu baru bukan sekadar merasa lelah biasa. Menurut data dari World Health Organization (WHO), hampir 1 dari 5 perempuan mengalami kondisi kesehatan mental selama kehamilan atau dalam satu tahun setelah melahirkan.
Selain itu, data dari Cleveland Clinic menunjukkan bahwa sekitar 17,2â¯% ibu baru mengalami postpartum depression. Moms harus tahu, banyak kasus depresi dipicu atau diperparah oleh kelelahan fisik dan mental yang tidak tertangani dengan baik. Karena itu, penting mengenali tanda kelelahan pada ibu baru sedini mungkin sebagai langkah awal menjaga kesehatan ibu dan bayi.
Tanda-tanda kelelahan pada ibu baru
1. Mudah marah
Bukan rahasia lagi, ibu baru yang kelelahan biasanya jadi lebih sensitif perasaannya, mudah marah, dan mudah tersinggung. Ibu yang lelah bisa marah tanpa sebab yang jelas atau merasa semua hal serba salah. Hal kecil saja bisa memicu emosi besar! Jangan disebut “lebay” ya, Dads, karena ini adalah respons alami tubuh saat kurang istirahat dan mengalami stres berkepanjangan.
2. Susah fokus
Enggak cuma susah fokus, ibu baru yang lelah juga biasanya mudah lupa. Mungkin lupa meletakkan barang, salah ambil, atau sulit konsentrasi bisa menjadi tanda ibu baru kelelahan. Otak yang kurang tidur memang mudah kewalahan dan sulit bekerja optimal. Pernah dengan istilah mommy brain? Ya, ini adalah istilah yang tepat untuk mendeskripsikan kondisi otak ibu baru yang susah fokus karena kelelahan kronis.
3. Merasa selalu lelah
Walau sudah tidur cukup lama, bangun tidur masih belum merasa segar? Ini adalah tanda klasik dari kelelahan kronis pada ibu baru. Tubuhnya terus-menerus berada dalam mode “siaga” untuk merawat Si Kecil, sehingga tidur selama apa pun tidak akan cukup, karena tidurnya tidak optimal dan tidak berkualitas.
Mata pun terasa berat dan tubuh lebih lemah. Mata berat ini bukan cuma karena ngantuk biasa, tapi seperti membawa beban. Tubuh juga terasa lunglai dan setiap aktivitas terasa dua kali lebih berat.
Baca juga: Jangan Lakukan 7 Hal Ini saat Anda Lelah, Moms!
4. Sering sakit kepala
Energi menurun saja tidak cukup untuk menggambarkan kelelahan fisik pada ibu baru, karena umumnya kelelahan ini juga muncul dalam bentuk keluhan fisik. Contohnya adalah muncul keluhan sakit kepala, pegal di leher, pundak, punggung, atau bahkan nyeri seluruh badan. Konsumsi pereda nyeri tidak begitu membantu karena hanya meredakan sementara, sedangkan penyebab utamanya (kelelahan kronis) belum diatasi.
5. Cemas berlebih
Sering dengar istilah anxiety atau rasa cemas berlebih? Ini bisa menjadi salah satu tanda kelelahan pada ibu baru lho, Moms. Ibu jadi sering overthinking, khawatir berlebih tentang hal kecil, atau bahkan takut melakukan kesalahan parenting.
6. Nafsu makan berubah
Kelelahan pada ibu baru bisa mengubah nafsu makannya. Ada yang makin stres, sehingga makannya pun makin banyak (stress eating). Ada juga yang pelarian stresnya menjadi tidak nafsu makan sama sekali.
Baca juga: Gampang Lelah? Ini Makanan Antilelah agar Lebih Berenergi
7. Malas bersosialisasi
Ibu baru yang kelelahan sering merasa ingin sendiri, malas bersosialisasi, dan ingin menjauh dari keluarga. Jika ibu baru merasakan hal ini, jangan disepelekan karena ini bisa jadi tanda kelelahan pada ibu baru yang jika dibiarkan bisa menjadi depresi. Perasaan ini bisa menjadi alarm bahwa tubuh butuh waktu untuk diri sendiri, serta recharge fisik dan mental.
Tidak cuma ibu yang baru melahirkan yang perlu mengenali tanda-tanda kelelahan pada ibu baru di atas, sesama wanita, keluarga, dan sahabat pun peu mengenalinya. It’s time for woman support woman! Jika rasa lelah ini sudah terasa sangat mengganggu, jangan takut untuk mencari bantuan profesional seperti konseling dengan psikolog atau psikiater ya, Moms! (M&B/AY/TW/Foto: Canva)
