Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Moms, pernahkah tiba-tiba merasakan nyeri menusuk atau rasa tak nyaman di payudara sebelah kanan? Tenang dulu. Rasa sakit di payudara, apalagi kalau hanya terjadi di satu sisi seperti kanan saja, memang bikin was-was. Namun, faktanya tidak semua nyeri payudara adalah tanda bahaya.
Yuk, ketahui apa saja penyebab payudara sakit sebelah kanan, kapan harus ke dokter, dan bagaimana cara mengatasinya dengan bijak.
Apakah nyeri payudara itu normal?
Nyeri payudara adalah hal yang umum dan bisa sangat normal, terutama pada perempuan usia subur. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut mastalgia, dan diperkirakan sekitar 7 dari 10 perempuan pernah mengalaminya di suatu titik dalam hidup mereka. Bahkan, sebagian besar dari mereka tidak memiliki kondisi medis serius yang mendasarinya.
Nyeri ini bisa terasa seperti sensasi tajam, tertarik, berdenyut, atau sekadar nyut-nyutan yang bikin tidak nyaman. Lokasinya pun bisa bervariasi, di satu titik, menyebar ke seluruh payudara, atau bahkan menjalar ke ketiak dan lengan atas.
Menurut American Academy of Family Physicians, nyeri payudara dibagi menjadi dua jenis utama:
1. Mastalgia siklik, yang berkaitan dengan siklus menstruasi. Biasanya terjadi di kedua payudara, terutama menjelang haid, dan disebabkan oleh perubahan hormon estrogen dan progesteron.
2. Mastalgia non-siklik, yang tidak terkait siklus haid. Jenis inilah yang sering hanya terasa di satu sisi, seperti sebelah kanan, dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti cedera otot, stres, atau bahkan bra yang tidak tepat.
Baca juga: 9 Penyebab Payudara Gatal, Mulai dari Kulit Kering Hingga Kanker
Penyebab payudara sakit sebelah kanan
Berikut ini beberapa penyebab umum dan medis dari nyeri payudara sebelah kanan.
1. Perubahan hormon
Selama siklus menstruasi, kadar estrogen dan progesteron dalam tubuh berubah-ubah. Hormon-hormon ini bisa menyebabkan jaringan payudara membengkak dan lebih sensitif. Nyeri payudara bisa terasa di kedua sisi, tapi bisa saja terasa lebih dominan di sebelah kanan, tergantung posisi tidur, aktivitas harian, atau sensitivitas individu.
2. Mastitis
Ini sering disebut juga infeksi payudara yang sering terjadi pada ibu menyusui, ditandai dengan nyeri lokal, bengkak, kemerahan, dan kadang disertai demam. Bila infeksi hanya terjadi di satu sisi, nyeri pun hanya terasa di payudara kanan saja. Riset dari American Family Physician menyebutkan bahwa mastitis terjadi pada sekitar 10% ibu menyusui.
3. Sumbatan saluran ASI
Pada ibu menyusui, saluran ASI bisa tersumbat dan menyebabkan nyeri di titik tertentu. Jika saluran di payudara kanan yang terganggu, maka rasa sakit hanya akan dirasakan di sisi itu.
Baca juga: Penyebab Munculnya Jerawat di Payudara dan Cara Mengatasinya
4. Cedera otot atau strain
Kadang yang terasa sakit bukan jaringannya, tapi otot dada di baliknya. Ini bisa terjadi karena olahraga, membawa anak, mengangkat barang berat, atau postur tubuh yang salah. Otot bisa terasa nyeri saat disentuh atau saat Moms mengangkat tangan ke atas.
5. Bra yang tidak mendukung
Jangan remehkan kekuatan bra. Moms tahu enggak sih, kalau bra yang kekecilan, kawatnya menusuk, atau talinya terlalu ketat bisa menekan jaringan payudara dan menyebabkan nyeri payudara di salah satu sisi saja.
6. Kista atau fibroadenoma
Benjolan jinak di payudara seperti kista atau fibroadenoma bisa menyebabkan rasa tidak nyaman atau nyeri, terutama menjelang masa menstruasi. Meski sebagian besar tidak berbahaya, Moms tetap perlu memeriksakan bila ada benjolan yang terasa.
Nyeri payudara, apakah tanda kanker?
Saat payudara terasa nyeri sebelah atau keduanya, Moms pasti langsung khawatir mengalami kanker payudara. Namun, kabar baiknya: Kanker payudara jarang ditandai dengan rasa nyeri. American Cancer Society menyatakan bahwa kanker biasanya muncul tanpa rasa sakit dan ditandai dengan benjolan keras, perubahan bentuk payudara, atau puting mengeluarkan cairan. Walaupun begitu, segera ke dokter jika ini terjadi:
- Nyeri terus menerus lebih dari 2 minggu
- Ditemukan benjolan atau perubahan bentuk
- Terdapat cairan keluar dari puting
- Warna kulit payudara berubah.
Jika Moms saat ini sedang galau karena payudara kanan terasa sakit, ingat, banyak perempuan juga mengalaminya dan mayoritas bisa ditangani dengan sederhana. Namun, tubuh kita layak diperhatikan. Bila ada perubahan yang tidak biasa, segera konsultasikan ke tenaga medis terpercaya, ya. (M&B/AY/TW/Foto: Deucefleur/Canva)
