Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Masa kehamilan adalah momen istimewa yang sering kali diiringi dengan berbagai perubahan, termasuk keinginan untuk mencoba makanan tertentu atau yang biasa disebut ngidam. Salah satu buah yang mungkin menarik perhatian bumil adalah kedondong, yang terkenal dengan rasa asam segarnya. Tak hanya menyegarkan, ternyata kedondong juga punya segudang manfaat untuk ibu hamil, lho.
Kedondong kaya nutrisi, terutama vitamin C dan serat, yang penting untuk sistem imun, pencernaan, dan kesehatan kulit. Buah ini juga mengandung vitamin A, kalium, kalsium, dan fosfor yang bermanfaat untuk mata dan tulang, serta memiliki kandungan lemak yang rendah namun tinggi air.
Apa saja kandungan nutrisi kedondong?
Dalam 100 gram kedondong terdapat:
- Vitamin C: Membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan berfungsi sebagai antioksidan.
- Serat: Melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, dan menjaga kesehatan saluran pencernaan.
- Karbohidrat: Sumber energi untuk aktivitas tubuh.
- Vitamin A: Penting untuk kesehatan mata.
- Mineral (kalsium dan fosfor): Berperan dalam menjaga kesehatan tulang.
- Kalium: Membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.
- Zat besi: Penting untuk mencegah anemia.
- Air: Membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.
- Antioksidan: Melawan radikal bebas dan membantu mencegah penuaan dini.
Baca juga: 7 Manfaat Buah Pir untuk Ibu Hamil, dari Cegah Dehidrasi hingga Tingkatkan Imunitas
Manfaat kedondong untuk ibu hamil
Seperti disebutkan, kedondong kaya vitamin, mineral, dan serat yang penting untuk menjaga kesehatan selama kehamilan. Berikut ini beberapa manfaat kedondong untuk bumil.
1. Meredakan morning sickness
Mual saat hamil atau morning sickness adalah keluhan yang sangat umum dialami di trimester pertama kehamilan. Rasa asam dan segar kedondong dapat memberikan sensasi lega dan membantu mengurangi rasa mual yang mengganggu. Bumil bisa mengonsumsinya langsung atau mengolahnya menjadi jus dan rujak untuk variasi.
2. Meningkatkan daya tahan tubuh
Selama kehamilan, sistem kekebalan tubuh bumil cenderung sedikit menurun. Akibatnya, bumil lebih rentan terhadap infeksi. Kedondong merupakan sumber vitamin C yang sangat baik. Vitamin C berperan sebagai antioksidan kuat yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh, melawan radikal bebas, dan menjaga bumil tetap sehat.
3. Mencegah sembelit
Perubahan hormon selama kehamilan sering kali memperlambat sistem pencernaan, yang bisa menyebabkan sembelit. Kedondong kaya serat yang sangat dibutuhkan untuk melancarkan buang air besar. Dengan mengonsumsi cukup serat, bumil dapat menjaga sistem pencernaan tetap sehat dan terhindar dari ketidaknyamanan akibat sembelit.
Baca juga: Baik untuk Sistem Pencernaan dan Diet, Ini 10 Buah Tinggi Serat
4. Menjaga kesehatan mata
Kedondong mengandung vitamin A yang cukup tinggi. Vitamin ini tidak hanya penting untuk menjaga kesehatan mata bumil, tetapi juga berperan penting dalam perkembangan penglihatan, tulang, dan sistem organ janin di dalam kandungan.
5. Mencegah anemia
Anemia atau kekurangan sel darah merah adalah kondisi yang sering terjadi pada bumil. Kedondong mengandung zat besi yang berfungsi untuk membantu pembentukan hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Dengan asupan zat besi yang cukup, bumil bisa terhindar dari anemia yang dapat menyebabkan kelelahan, pusing, dan sesak napas.
Baca juga: 5 Makanan Penambah Darah untuk Mencegah Anemia
6. Menjaga kadar gula darah
Meskipun rasanya manis, kedondong memiliki kandungan serat dan antioksidan yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Ini sangat bermanfaat untuk mencegah risiko diabetes gestasional, yaitu diabetes yang terjadi di masa kehamilan.
7. Sumber energi alami
Merasa lelah dan lesu selama hamil adalah hal yang wajar. Kedondong mengandung karbohidrat sederhana, seperti sukrosa, yang dapat diubah tubuh menjadi energi secara cepat. Ini menjadikannya camilan sehat yang bisa membantu mengembalikan energi bumil di tengah aktivitas sehari-hari.
Cara aman mengonsumsi kedondong saat hamil
Meskipun kaya manfaat, ada beberapa hal yang perlu Moms perhatikan saat mengonsumsi kedondong, yakni:
1. Cuci hingga bersih. Pastikan Anda mencuci kedondong di bawah air mengalir untuk menghilangkan kotoran atau sisa pestisida.
2. Jangan berlebihan. Seperti makanan lainnya, konsumsilah kedondong dalam jumlah yang wajar. Rasa asamnya yang kuat mungkin bisa memicu asam lambung jika dikonsumsi terlalu banyak.
3. Perhatikan reaksi tubuh. Jika Moms memiliki riwayat penyakit maag atau asam lambung, cobalah makan kedondong dalam porsi kecil terlebih dahulu untuk melihat reaksi tubuh.
Itulah penjelasan mengenai manfaat buah kedondong untuk ibu hamil. Kedondong bisa menjadi tambahan yang menyegarkan dan menyehatkan dalam menu harian bumil. Dengan segudang manfaatnya, mulai dari meredakan mual hingga mencegah anemia, buah ini bisa menjadi salah satu pilihan camilan sehat untuk bumil. (MB/AY/SW/Foto: Hiram Alvarez/Pexels)
