Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Mual dan muntah di pagi hari atau morning sickness adalah salah satu keluhan yang paling sering dialami ibu hamil, terutama di trimester pertama. Nah, salah satu obat yang sering diresepkan dokter untuk mengatasi mual parah adalah ondansetron. Namun, apakah ondansetron aman untuk ibu hamil?
Jika digunakan sesuai aturan, ondansetron relatif aman dikonsumsi bumil. Meski begitu, Moms disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat ini.
Baca juga: Makanan yang Efektif Mengurangi Mual saat Hamil
Manfaat ondansetron
Ondansetron merupakan obat antiemetik atau antimual yang bekerja dengan cara menghambat zat kimia alami dalam tubuh yang disebut serotonin. Serotonin dapat merangsang bagian otak yang memicu rasa mual dan keinginan untuk muntah. Dengan menghambat kerja serotonin, ondansetron secara efektif dapat mengurangi atau bahkan menghentikan keluhan tersebut.
Baca juga: 5 Perbedaan Mual Hamil dengan Mual Maag yang Perlu Moms Tahu
Awalnya, obat ini lebih banyak digunakan untuk mencegah mual dan muntah akibat efek samping kemoterapi, radioterapi, atau pascaoperasi. Namun, seiring waktu, dokter juga sering meresepkannya untuk kondisi mual dan muntah parah pada kehamilan atau yang dikenal dengan istilah hiperemesis gravidarum (HG).
Buat bumil yang mengalami HG, ondansetron bisa menjadi penyelamat. Pasalnya, kondisi mual dan muntah yang ekstrem tidak hanya membuat bumil lemas, tetapi juga berisiko menyebabkan dehidrasi, kekurangan nutrisi, dan penurunan berat badan yang drastis, yang tentunya dapat berdampak buruk bagi kesehatan bumil dan perkembangan janin.
Baca juga: Mual di Trimester Pertama? Ini Cara Mengatasinya dengan Mudah
Dosis dan aturan pakai ondansetron
Satu hal yang perlu Moms perhatikan, ondansetron adalah obat resep. Artinya, Anda tidak boleh mengonsumsinya tanpa anjuran dan pengawasan dari dokter. Dosis yang diberikan akan disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala dan kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan.
Berikut ini beberapa hal penting terkait dosis dan aturan pakai ondansetron untuk bumil.
Dosis umum: Biasanya, dokter akan meresepkan dosis rendah terlebih dahulu, misalnya 4 mg atau 8 mg, yang dapat diminum 2-3 kali sehari.
Bentuk obat: Ondansetron tersedia dalam berbagai bentuk, seperti tablet minum, tablet larut, sirup, hingga suntikan. Dokter akan menentukan bentuk mana yang paling sesuai untuk bumil.
Waktu konsumsi: Obat ini bisa diminum sebelum atau sesudah makan. Untuk efektivitas maksimal, usahakan mengonsumsinya pada waktu yang sama setiap hari.
Jangan menggandakan dosis: Jika Moms lupa minum obat, segera minum saat teringat. Namun, jika sudah mendekati jadwal minum berikutnya, lewati dosis yang terlupa dan jangan menggandakan dosis.
Apakah ondansetron aman untuk ibu hamil?
Nah, berdasarkan berbagai penelitian, ondansetron dianggap relatif aman untuk digunakan selama kehamilan, terutama jika mual dan muntah yang dialami sangat parah dan tidak bisa diatasi dengan cara lain.
Beberapa penelitian besar tidak menemukan peningkatan risiko cacat lahir yang signifikan pada bayi yang ibunya mengonsumsi ondansetron selama trimester pertama. Perlu diketahui, trimester pertama adalah periode paling kritis dalam pembentukan organ janin.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengklasifikasikan ondansetron dalam Kategori B, yang berarti studi pada hewan tidak menunjukkan risiko terhadap janin. Namun, belum ada studi terkontrol yang memadai pada wanita hamil.
Meski begitu, beberapa penelitian lain pernah mengaitkan penggunaan ondansetron di awal kehamilan dengan sedikit peningkatan risiko cacat jantung atau bibir sumbing pada bayi. Namun, peningkatan risiko ini dinilai sangat kecil.
Karena adanya perbedaan hasil penelitian tersebut, dokter biasanya akan sangat berhati-hati. Ondansetron umumnya bukan pilihan pertama untuk mengatasi morning sickness biasa. Dokter akan merekomendasikannya jika:
- Perubahan gaya hidup dan pola makan (seperti makan porsi kecil tapi sering) tidak berhasil.
- Obat antimual lain yang lebih umum (seperti kombinasi vitamin B6 dan doxylamine) tidak efektif.
- Ibu hamil didiagnosis menderita hiperemesis gravidarum (HG) yang parah.
Mengonsumsi ondansetron selama kehamilan bisa menjadi solusi efektif untuk mengatasi mual dan muntah yang parah. Faktanya, ondansentron aman untuk ibu hamil jika dikonsumsi di bawah pengawasan ketat dokter. Jika Moms merasakan efek samping dari ondansetron atau mual parah tidak berkurang, Anda disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. (MB/AY/WR/Foto: Senivpetro/Freepik)
