BUMP TO BIRTH

Ini 7 Alasan Pentingnya Moms Menyusui Bayi di Malam Hari



Menyusui merupakan fase penting buat bayi, khususnya hingga ia berusia 6 bulan. Sebab hingga usia tersebut, ASI menjadi satu-satunya asupan terbaik untuk Si Kecil. Dan aktivitas menyusui bayi bisa Anda lakukan kapan pun Si Kecil butuh ASI, baik di siang hari maupun di malam hari.

Ya, bayi baru lahir umumnya belum memiliki jam biologis yang teratur. Alhasil, tak jarang ia akan terbangun di malam hari karena ingin menyusu. Dan, walaupun Moms dihinggapi rasa lelah dan kantuk yang luar biasa, Anda tetap harus siap sedia menyusui Si Kecil di malam hari.

Meskipun begitu, tentu saja pengorbanan Anda untuk bangun di tengah malam dan menyusui Si Kecil tidak akan sia-sia Moms, karena menyusui bayi di malam hari ternyata memiliki banyak manfaat penting bagi perkembangan Si Kecil. Simak penjelasannya berikut ini untuk mengetahui alasannya.

1. Membuat tidur bayi menjadi nyenyak

Faktanya, bayi akan tertidur pulas setelah kenyang menyusu. Anak yang kurang ASI di malam hari akan menjadi gelisah dan rewel. Jadi, ada baiknya jika Moms membangunkan Si Kecil meski ia sedang tertidur untuk menyusu setiap 2-3 jam sekali agar ia tak merasa lapar.

2. Mengimbangi lonjakan pertumbuhan

Lonjakan pertumbuhan terjadi pada bayi usia 2 minggu, 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Pada fase ini, bayi cenderung selalu merasa lapar, sehingga akan minta disusui lebih sering, biasanya setiap 30-60 menit dengan durasi yang lebih lama. Untuk menunjang kebutuhan lonjakan pertumbuhan ini, Moms harus siap sedia memberikan ASI buat Si Kecil.

Baca juga: Amankah bagi Ibu Menyusui Minum Suplemen Pelancar ASI?

3. Kaya akan triptofan

ASI di malam hari lebih banyak mengandung asam amino esensial bernama triptofan yang dibutuhkan sebagai pendukung pertumbuhan Si Kecil. Triptofan juga menjadi salah satu hormon penting untuk perkembangan fungsi otak bayi.

4. Membuat Si Kecil nyaman

Tak hanya berfungsi baik bagi perkembangan otak bayi, Triptofan juga bertugas untuk membantu produksi hormon serotonin. Hormon tersebut mampu memberikan rasa nyaman, stabilitas emosi, dan kualitas tidur yang baik. Anak yang cukup triptofan biasanya jarang rewel, terhindar dari depresi, dan akan tumbuh dengan optimal.

5. Mencegah SIDS pada bayi

Risiko kematian mendadak pada bayi atau SIDS (sudden infant death syndrome) sangat rawan terjadi pada bayi baru lahir. National Health and Medical Research Council, lembaga penelitian Australia, menyebutkan bahwa risiko SIDS bisa naik hingga 56 persen jika Moms tidak menyusui Si Kecil di malam hari. Artinya, mengikuti kemauan bayi untuk menyusu di malam hari bisa membantu mengurangi risiko tersebut.

6. Melancarkan produksi ASI

Menyusui di malam hari akan membuat hormon prolaktin lebih aktif. Hormon ini berfungsi untuk merangsang produksi ASI. Jadi, dengan menyusui di malam hari dan mengosongkan payudara, maka Moms tidak perlu khawatir akan kekurangan stok ASI.

Baca juga: 14 Makanan yang Perlu Dihindari oleh Ibu Menyusui

7. Alat kontrasepsi alami

Salah satu metode alat kontrasepsi alami dari ibu menyusui adalah LAM (lactational amenorrhea method). Apabila Moms menerapkan menyusui di malam hari, maka metode ini bisa meminimalisasi kemungkinan terjadinya menstruasi kembali atau kehamilan yang tak diduga. (M&B/Vonia Lucky/SW/Foto: Freepik)