Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Kehamilan adalah salah satu perjalanan yang paling luar biasa dalam kehidupan seorang wanita. Namun, selain kebahagiaan yang dirasakan, kehamilan juga membawa banyak perubahan fisik pada tubuh. Perubahan ini adalah bagian alami dan penting, tapi terkadang bisa menghadirkan tantangan.
Perubahan fisik selama kehamilan adalah hasil dari kombinasi perubahan hormonal, pertumbuhan janin, dan respons tubuh terhadap kehamilan. Berikut adalah beberapa perubahan utama yang dialami sebagian besar ibu hamil.
1. Perubahan berat badan
Selama kehamilan, kenaikan berat badan adalah hal yang mendasar dan sehat. Ini disebabkan oleh pertumbuhan janin, peningkatan volume darah, cairan ketuban, dan plasenta. Untuk mengatasinya, bumil perlu tetap aktif secara fisik dengan olahraga ringan seperti yoga prenatal atau jalan santai. Konsultasikan juga dengan dokter tentang pola makan sehat untuk mendukung pertumbuhan janin.
Baca juga: Tips Mengatur Pola Makan Sehat Selama Kehamilan
2. Pembesaran dan sensitivitas payudara
Di trimester pertama, bumil mungkin merasakan pembesaran dan kepekaan di sekitar payudara. Ini karena tubuh sedang mempersiapkan diri untuk menyusui. Untuk mengatasinya, gunakan bra yang mendukung dan nyaman, yang dapat menyesuaikan dengan perubahan ukuran. Pilih bra berbahan lembut seperti katun dan hindari bra berkawat, karena bisa menambah ketidaknyamanan.
3. Mual dan muntah (morning sickness)
Sekitar 80% bumil mengalami mual, terutama di trimester pertama. Meskipun sering disebut sebagai "morning sickness", nyatanya mual bisa terjadi kapan saja sepanjang hari. Untuk mengatasinya, Anda bisa konsumsi makanan ringan, seperti biskuit gandum, saat merasa mual. Hindari makanan berbau tajam dan berminyak yang dapat memicu mual dan tetap terhidrasi dengan minum air putih sepanjang hari.
Baca juga: Bumil, Ini Cara Efektif Mengurangi Mual saat Hamil
4. Perubahan kulit
Selama kehamilan, beberapa wanita mengalami perubahan pada kulit, seperti bercak hitam (melasma), jerawat, atau stretch mark. Stretch mark mungkin menjadi perubahan kulit paling umum selama kehamilan. Stretch mark muncul akibat peregangan fisik pada kulit dan perubahan hormon pada elastisitas kulit. Untuk mengatasinya, gunakan pelembap yang aman untuk kehamilan guna menjaga elastisitas kulit dan mencegah stretch mark.
5. Perut membesar dan perubahan postur
Seiring dengan pertumbuhan janin, perut Anda akan membesar. Hal ini juga bisa menyebabkan perubahan postur tubuh yang berujung pada nyeri punggung. Untuk mengatasinya, bumil bisa melakukan peregangan punggung atau yoga prenatal, untuk memperkuat otot inti. Hindari berdiri atau duduk dalam posisi yang sama terlalu lama. Anda juga bisa gunakan bantal untuk mendukung punggung saat duduk.
6. Pembengkakan (edema)
Pembengkakan di kaki, pergelangan kaki, dan tangan sering terjadi karena peningkatan cairan di tubuh. Untuk mengatasinya, bumil bisa meninggikan kaki saat beristirahat untuk meningkatkan sirkulasi darah. Hindari berdiri terlalu lama. Jika aktivitas mengharuskan Anda berdiri, pastikan mengenakan alas kaki yang nyaman. Kurangi konsumsi makanan tinggi garam untuk meminimalkan retensi cairan.
7. Sembelit dan gangguan pencernaan
Perubahan hormon progesteron dapat memperlambat pencernaan, menyebabkan sembelit dan sensasi mulas. Untuk mengatasinya, bumil perlu perbanyak konsumsi serat dari buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Minumlah air putih setidaknya 8 gelas per hari dan hindari makan dalam porsi besar. Makan sedikit tapi sering lebih baik untuk pencernaan Anda.
8. Kelelahan
Peningkatan kebutuhan energi tubuh dan fluktuasi hormon sering kali menyebabkan kelelahan, terutama di trimester pertama dan terakhir. Untuk mengatasinya, cobalah mendengarkan tubuh Anda dan istirahatlah kapan pun diperlukan. Anda sebaiknya tidur dalam posisi nyaman, seperti miring ke kiri, untuk meningkatkan aliran darah ke rahim. Konsumsi juga makanan bergizi untuk menjaga tingkat energi. (M&B/Elise/SW/Foto: Partystock/Freepik)