Type Keyword(s) to Search
BUMP TO BIRTH

Begini Cara Mengatasi Bayi yang Sulit Minum ASI

Begini Cara Mengatasi Bayi yang Sulit Minum ASI

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Mencari cara mengatasi bayi yang sulit minum ASI tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para Moms. Pasalnya, ASI memang merupakan pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi, terutama di 6 bulan pertama kehidupannya.

Sayangnya, ada risiko bayi tiba-tiba menolak menyusu yang pasti langsung bikin Moms khawatir. Nah, sebelum panik, penting untuk memahami penyebab dan cara mengatasi bayi yang sulit minum ASI.

Kenapa bayi sulit minum ASI?

Ada banyak hal yang menyebabkan bayi sulit minum ASI atau menolak ASI, seperti:

  • Bayi kurang nyaman, seperti sedang tumbuh gigi, sakit perut, atau mengalami sembelit.
  • Perubahan rasa/aroma ASI. Segala yang Moms konsumsi (baik makanan, minuman, atau obat) bisa mengubah rasa atau aroma ASI.
  • Teknik menyusui kurang tepat. Posisi menyusui yang kurang nyaman juga bisa mengurangi perlekatan, sehingga bayi sulit minum ASI.
  • Stimulasi berlebihan, terlalu lelah, atau baru bangun tidur bisa menbuat bayi menolak menyusu.
  • Penggunaan dot/empeng yang menyebabkan bingung puting atau bayi menolak menyusu langsung.

Cara mengatasi bayi sulit menyusu

1. Perhatikan posisi dan perlekatan

Menurut Kementerian Kesehatan RI, ada 4 kunci perlekatan yang harus Moms perhatikan: Bayi dekat dengan payudara dengan mulut terbuka lebar, dagu bayi menyentuh payudara, bagian areola di atas lebih banyak terlihat dibandingkan di bagian bawah mulut bayi, dan bibir bawah bayi memutar keluar (dower).

2. Suasana menyusui tenang

Moms tahu enggak sih, kalau bayi sangat peka terhadap lingkungan di sekitarnya. Maka ketika bayi sulit menyusu, cobalah pastikan suasana saat menyusui tenang dan nyaman, tidak terlalu terang atau bising. Buat juga Si Kecil lebih nyaman lagi dengan melakukan eye contact, sentuhan hangat, dan pelukan.

Baca juga: Benarkah Bayi ASI Eksklusif Butuh Tambahan Zat Besi?

3. Kontak kulit ke kulit

Enggak cuma memperkuat ikatan emosional, kontak kulit ke kulit juga bisa menstimulasi naluri menyusu alami pada bayi lho, Moms. Jadi, salah satu cara mengatasi bayi yang sulit minum ASI adalah dengan mendekap bayi agar kulitnya langsung bersentuhan dengan kulit ibu.

4. Kurangi penggunaan dot atau empeng

Jika dicurigai bingung puting, sebaiknya hentikan sementara pemberian dot atau empeng, karena bisa memperburuk kondisi anak sulit minum ASI. Direct breastfeeding atau menyusui secara langsung dari payudara akan lebih baik untuk memulihkan respons menyusu alami bayi.

5. Susui saat baru bangun tidur atau mengantuk

Beberapa bayi justru lebih mudah menyusu ketika sedang mengantuk atau baru bangun tidur. Di saat itu refleks mengisapnya menjadi lebih aktif, sehingga keinginan untuk minum ASI pun lebih tinggi.

6. Cek kondisi kesehatan bayi

Jika lebih dari 24 jam bayi terus sulit minum ASI, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak atau konselor ASI. Dikhawatirkan ada kondisi medis yang menyebabkan bayi sulit minum ASI, seperti infeksi telinga, sariawan, atau masalah di saluran pencernaan.

Baca juga: Bisakah Bayi ASI Alergi Protein Susu Sapi?

7. Cek kondisi ibu

Tak bisa dimungkiri, kondisi kesehatan ibu, baik fisik maupun psikis, juga bisa memengaruhi keinginan anak untuk menyusu. Si Kecil bisa merasakan stres yang Moms hadapi, lho. Jadi, pastikan Moms sehat lahir batin, karena good vibes bisa “menular” ke bayi dan semangatnya untuk menyusu. Selain kondisi psikis, pastikan fisik Anda sehat. Jika terjadi hal-hal yang mungkin memengaruhi produksi dan perubahan ASI, maka segera tangani dengan pakarnya langsung.

Ingat, perubahan aroma tubuh Moms juga bisa membuat bayi ogah menyusu. Mungkin wangi dari produk perawatan kulit yang Moms pakai (seperti sabun, sampo, deodoran, losion) terlalu menyengat. Memastikan wangi tubuh Anda tidak berlebihan bisa menjadi cara mengatasi bayi yang sulit minum ASI.

Mungkin tak mudah menghadapi fase-fase sulit bayi tidak mau minum ASI seperti ini. Namun, penting untuk tetap tenang, sabar, dan konsisten mencoba berbagai pendekatan. Jangan merasa gagal atau menyalahkan diri sendiri. Setiap ibu dan bayi punya proses masing-masing. Semangat mengASIhi, Moms! (M&B/AY/TW/Foto: Fcafotodigital/Canva)