Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Setelah melepas alat kontrasepsi, banyak Moms berharap bisa segera hamil. Namun, faktanya tubuh perempuan butuh waktu untuk beradaptasi kembali, terutama jika sebelumnya menggunakan KB hormonal seperti suntik, pil, atau implan.
Waktu yang dibutuhkan hingga ovulasi kembali normal bisa bervariasi, tergantung pada jenis KB dan kondisi hormonal setiap individu. Meskipun begitu, umumnya tiga bulan setelah lepas KB, sudah cukup untuk siklus menstruasi mulai kembali seperti semula.
Tanda-tanda hamil setelah lepas KB 3 bulan
Jika Moms sedang menantikan kehamilan, penting untuk mengenali tanda-tanda awalnya dengan cermat. Yuk, cari tahu selengkapnya berbagai tanda-tanda hamil setelah lepas KB 3 bulan berikut ini!
1. Menstruasi terlambat
Salah satu tanda kehamilan paling umum adalah tidak datang bulan. Setelah 3 bulan lepas KB, siklus haid biasanya mulai stabil. Jika Moms mengalami keterlambatan menstruasi lebih dari seminggu, sebaiknya segera lakukan tes kehamilan mandiri. Pasalnya, keterlambatan menstruasi adalah tanda pertama yang paling sering dirasakan ibu hamil, meskipun bukan satu-satunya tanda pasti.
2. Payudara terasa lebih sensitif
Perubahan hormon setelah pembuahan bisa menyebabkan payudara Moms terasa nyeri, berat, atau lebih sensitif dari biasanya. Puting juga bisa tampak lebih gelap. Gejala ini bisa muncul sejak minggu pertama kehamilan dan sering disalahartikan sebagai tanda menjelang haid.
Baca juga: Selain Kehamilan, Ini Faktor yang Menyebabkan Payudara Membesar
3. Mudah lelah dan mengantuk
Jika Moms merasa lelah berlebihan padahal aktivitas harian tidak berubah, ini bisa jadi tanda awal kehamilan. Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormon progesteron yang dapat menimbulkan rasa kantuk. Sebuah studi dari Journal of Pregnancy menyebutkan bahwa kelelahan adalah salah satu gejala kehamilan trimester pertama yang paling sering dialami.
4. Mual dan perubahan nafsu makan
Rasa mual, baik disertai muntah atau tidak, merupakan tanda khas dari awal kehamilan, meskipun tidak dialami semua bumil. Biasanya rasa mual ini muncul sekitar minggu ke-5 atau ke-6, tapi bisa juga lebih awal. Moms juga mungkin mulai tidak menyukai makanan tertentu, atau justru menginginkan makanan yang sebelumnya tidak disukai (craving). Perubahan selera makan dipengaruhi oleh hormon hCG yang meningkat saat kehamilan.
Baca juga: Makanan yang Efektif Mengurangi Mual saat Hamil
5. Sering buang air kecil
Jika Moms jadi lebih sering ke toilet tanpa disertai infeksi saluran kemih, ini bisa menjadi tanda kehamilan. Volume darah yang meningkat selama kehamilan membuat ginjal bekerja lebih keras, sehingga produksi urine pun bertambah. Tanda ini bisa muncul sejak awal trimester pertama dan berlangsung hingga akhir kehamilan.
6. Suhu tubuh basal meningkat
Jika Moms memantau suhu tubuh basal (suhu tubuh saat bangun tidur), peningkatan suhu yang konsisten selama lebih dari dua minggu bisa mengindikasikan kehamilan. American Pregnancy Association menjelaskan bahwa suhu tubuh basal cenderung meningkat setelah ovulasi dan tetap tinggi bila terjadi pembuahan.
Moms, mengenali tanda-tanda kehamilan setelah lepas KB memang tidak selalu mudah karena beberapa gejala mirip dengan sindrom pramenstruasi (PMS). Namun, jika Anda mengalami beberapa tanda di atas secara bersamaan, ada baiknya segera melakukan tes kehamilan untuk memastikannya, ya! (M&B/AY/RF/Foto: RDNE Stock)
