Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Kehamilan adalah masa yang penuh harapan sekaligus membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam hal asupan nutrisi. Salah satu cara terbaik untuk menjaga kehamilan tetap sehat dan kuat adalah dengan memastikan tubuh mendapat asupan vitamin yang cukup dan seimbang.
Moms perlu ketahui bahwa beberapa jenis vitamin berperan langsung dalam memperkuat kandungan, mendukung perkembangan janin, dan mencegah komplikasi selama kehamilan, contohnya folat, zat besi, vitamin A, dan vitamin E.
Karena itu, penting bagi ibu hamil untuk mengenali jenis vitamin yang dibutuhkan dan memahami bagaimana cara mendapatkannya, baik dari makanan maupun suplemen.
Yuk, cari tahu apa saja vitamin penguat kandungan yang sebaiknya rutin dikonsumsi bumil untuk mendukung kehamilan sehat dan persalinan lancar!
1. Vitamin A
Vitamin A berperan penting dalam perkembangan sel, sistem kekebalan tubuh, serta kesehatan mata janin. Namun, dosisnya perlu diperhatikan karena kelebihan vitamin A bisa berdampak buruk bagi janin. Moms bisa memenuhi kebutuhan vitamin A harian dari sumber alami seperti wortel, ubi, dan bayam, bukan dari suplemen dosis tinggi tanpa arahan dokter.
2. Vitamin B6
Dikenal juga sebagai piridoksin, vitamin B6 membantu perkembangan otak dan sistem saraf janin serta efektif mengurangi mual di awal kehamilan. Selain itu, vitamin ini bisa membantu memperkuat kondisi tubuh selama trimester pertama. Vitamin B6 bisa Moms dapatkan dari makanan seperti pisang, kentang, dan sereal fortifikasi.
3. Vitamin C
Vitamin ini penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh, membantu penyerapan zat besi, serta menjaga kesehatan jaringan dan kulit. Selain itu, vitamin C membantu pembentukan kolagen, yang penting bagi perkembangan tulang dan pembuluh darah janin. Jeruk, kiwi, dan paprika adalah sumber vitamin C yang baik dikonsumsi selama kehamilan.
Baca juga: Manfaat Vitamin C untuk Ibu Hamil dan Dosis yang Dibutuhkan
4. Vitamin D
Vitamin D dibutuhkan untuk penyerapan kalsium dan mendukung pembentukan tulang janin. Kekurangan vitamin D selama kehamilan dikaitkan dengan risiko preeklampsia dan berat badan lahir rendah. Berdasarkan Journal of Pregnancy, bumil sebaiknya mendapatkan paparan sinar matahari pagi dan mengonsumsi ikan berlemak atau susu fortifikasi, guna memenuhi kebutuhan vitamin D harian.
5. Vitamin E
Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Vitamin E juga berperan dalam menjaga kesehatan plasenta dan mendukung sistem kekebalan ibu hamil. Sumber alami vitamin E antara lain kacang-kacangan, biji bunga matahari, dan minyak sayur.
6. Folat (Vitamin B9)
Folat sangat penting dalam mencegah cacat tabung saraf pada janin. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan konsumsi folat minimal 400 mcg setiap hari, sejak sebelum hamil dan selama masa kehamilan. Sumber folat alami termasuk sayuran hijau, alpukat, dan kacang-kacangan.
7. Zat besi
Zat besi memiliki peran penting dalam membantu pembentukan hemoglobin, yaitu protein dalam darah yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke janin. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia, yang berisiko meningkatkan kemungkinan kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah. Karena itu, Moms perlu mencukupi kebutuhan zat besi harian Anda sesuai anjuran dokter. Zat besi bisa diperoleh dari makanan seperti daging merah tanpa lemak, bayam, atau melalui suplemen zat besi.
Baca juga: Hati-hati! Ini Dampak dan Tanda Kekurangan Zat Besi saat Hamil
Itulah vitamin penguat kandungan yang bisa Moms konsumsi selama kehamilan. Menjaga kekuatan kandungan dan kesehatan janin selama kehamilan tidak bisa lepas dari pemenuhan nutrisi yang optimal, termasuk konsumsi vitamin dan mineral penting.
Namun, selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan sebelum mengonsumsi suplemen tambahan, terutama agar dosisnya sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda, ya, Moms! (M&B/AY/SW/Foto: Gpointstudio/Freepik)