Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Masa menyusui merupakan masa yang membahagiakan sekaligus menantang bagi ibu menyusui. Di masa ini, busui perlu menjaga fisik dan metabolismenya agar masa menyusui berlangsung lancar dan bayi Anda bertumbuh kembang dengan optimal. Untuk meningkatkan metabolisme ibu menyusui, Moms disarankan mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi.
Untuk busui, metabolisme yang sehat bukan hanya soal menjaga energi untuk mengurus Si Kecil, tapi juga penting untuk mendukung produksi ASI yang berkualitas. Busui membutuhkan sekitar 300-500 kalori tambahan setiap hari tak hanya untuk meningkatkan produksi ASI, tapi juga untuk meningkatkan metabolismenya.
Nutrisi penting untuk meningkatkan metabolisme ibu menyusui
Sebelum masuk ke daftar makanan, ada baiknya Moms mengetahui apa saja nutrisi yang dibutuhkan busui untuk mendukung metabolismenya, yakni:
1. Protein: Memperbaiki dan memperkuat jaringan tubuh serta meningkatkan metabolisme melalui efek termogenik.
2. Lemak sehat: Penting untuk produksi hormon, termasuk hormon yang berkaitan dengan metabolisme.
3. Karbohidrat kompleks: Sumber energi jangka panjang yang membantu tubuh tetap aktif.
4. Mikronutrien: Contohnya adalah zat besi, kalsium, vitamin D, dan omega-3 untuk kesehatan tulang dan otak.
5. Air: Menjaga tubuh terhidrasi, yang sangat penting untuk meningkatkan energi dan produksi ASI.
Baca juga: Ibu Menyusui Wajib Tahu, Ini 5 Ciri Produksi ASI Berkurang
Makanan yang membantu meningkatkan metabolisme ibu menyusui
1. Oatmeal untuk sarapan kaya serat
Oatmeal adalah pilihan sarapan sempurna untuk ibu menyusui. Kandungan seratnya tinggi, sehingga bisa membantu menstabilkan gula darah dan mendukung fungsi metabolisme. Oatmeal juga mengandung beta glukan, yang dapat meningkatkan produksi hormon prolaktin, hormon yang penting untuk produksi ASI. Moms bisa tambahkan irisan buah, seperti pisang atau strawberry, dalam oatmeal Anda untuk menambah rasa dan nutrisi.
2. Ikan berlemak dengan omega-3
Ikan seperti salmon, sarden, dan makerel adalah sumber kaya asam lemak omega-3 yang membantu mendukung fungsi otak dan hormon. Omega-3 mampu memengaruhi metabolisme tubuh dengan cara mendukung produksi energi pada tingkat sel. Anda bisa konsumsi ikan jenis ini 2-3 kali seminggu.
3. Telur untuk protein berkualitas
Telur adalah makanan sumber protein berkualitas tinggi yang mudah diolah. Kandungan kolin di dalamnya juga membantu fungsi otak, yang bermanfaat bagi busui yang sering merasa lelah. Konsumsilah telur rebus atau olahan rendah minyak untuk menjaga asupan kalori tetap seimbang.
4. Alpukat untuk lemak sehat
Alpukat kaya lemak sehat seperti asam oleat, yang tidak hanya baik untuk produksi hormon, tapi juga bisa mempercepat metabolisme. Selain itu, kandungan serat dalam alpukat dapat mendukung pencernaan tetap sehat. Moms bisa nikmati alpukat sebagai topping roti gandum atau campuran salad Anda.
5. Sayuran hijau
Bayam, brokoli, dan kale tergolong sayuran hijau yang kaya zat besi, penting untuk mencegah anemia dan meningkatkan energi. Sayuran ini juga mengandung magnesium, yang bermanfaat untuk metabolisme karbohidrat. Anda bisa tumis sayuran dengan bawang putih untuk rasa yang lezat dan bergizi.
Baca juga: Sehat dan Bergizi, Ini 5 Manfaat Jus Hijau untuk Ibu Menyusui
6. Kacang-kacangan dan biji-bijian
Almond, kenari, dan biji chia adalah makanan camilan yang kaya protein, lemak sehat, dan serat. Selain membantu meningkatkan energi, kacang-kacangan membantu mengatur kadar gula darah. Namun, konsumsilah secukupnya, karena kandungan kalorinya cukup tinggi.
Baca juga: Ibu Menyusui, Yuk Konsumsi Chia Seed! Ini Manfaatnya
7. Jahe dan teh hijau
Jahe terkenal karena sifat termogeniknya yang dapat mempercepat metabolisme. Selain jahe, teh hijau mengandung katekin yang membantu pembakaran lemak. Kombinasi keduanya bisa menjadi minuman hangat yang menenangkan dan menyehatkan. Seduh teh hijau dengan beberapa irisan jahe segar untuk membantu relaksasi dan meningkatkan metabolisme Anda.
8. Buah segar kaya vitamin C
Buah-buahan kaya vitamin C seperti jeruk, kiwi, dan strawberry bisa membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik sambil memberikan energi instan. Selain itu, kandungan antioksidan dalam buah-buahan ini mendukung sistem kekebalan tubuh busui. Anda bisa nikmati buah-buahan sebagai camilan atau jus segar tanpa gula tambahan.
Kebiasaan lain yang mendukung metabolisme ibu menyusui
Selain pola makan sehat, ada beberapa kebiasaan yang bisa membantu menunjang metabolism ibu menyusui, yakni:
- Minum air putih minimal 8 gelas sehari.
- Tidur yang cukup agar tubuh bisa pulih dan metabolisme tetap optimal.
- Aktivitas fisik ringan seperti jalan santai, yoga, atau peregangan bisa membantu meningkatkan metabolisme tanpa merasa terlalu lelah.
- Makan secara teratur. Hindari melewatkan waktu makan agar tubuh tetap memiliki energi yang cukup untuk mendukung metabolisme.
Itulah beberapa makanan untuk meningkatkan metabolisme ibu menyusui. Mengatur pola makan dengan makanan yang mendukung metabolisme tidak hanya bermanfaat untuk produksi ASI, tapi juga memberikan energi yang dibutuhkan untuk menjalani hari-hari sebagai ibu baru. (M&B/AY/SW/Foto: Pvproductions/Freepik)