Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Berpuasa adalah ibadah yang membawa banyak manfaat, baik secara spiritual maupun fisik, bahkan bagi ibu menyusui. Puasa tidak hanya aman, tapi juga memberikan banyak manfaat buat ibu menyusui, lho. Saat sudah mendapat “lampu hijau” dari dokter dan Moms ingin berpuasa, silakan saja, tentunya dengan catatan Anda tetap menjaga asupan nutrisi dan hidrasi saat sahur dan berbuka, ya.
Apakah aman ibu menyusui puasa?
Sebelum membahas manfaatnya, penting diketahui bahwa berdasarkan sejumlah penelitian, puasa tidak memengaruhi volume dan kualitas ASI secara signifikan, selama kebutuhan nutrisi dan cairan tercukupi di luar waktu puasa.
Studi yang dimuat di jurnal Breastfeeding Medicine menunjukkan bahwa puasa tidak berdampak besar terhadap makronutrien utama dalam ASI, seperti lemak, protein, dan laktosa.
Namun, beberapa makronutrien seperti zinc, magnesium, dan potasium bisa mengalami sedikit penurunan jika Moms tidak menjaga pola makan dengan baik. Artinya, jika busui bisa memenuhi kebutuhan nutrisi harian di luar waktu puasa (tanpa mengganggu kesehatan ibu dan bayi), maka puasa aman dilakukan, Moms.
Manfaat puasa bagi ibu menyusui
1. Membantu detoks alami tubuh
Tubuh secara alami melakukan proses detoksifikasi saat kita berpuasa. Inilah waktunya organ pencernaan tubuh beristirahat sejenak, sehingga tubuh bisa lebih fokus memperbaiki sel-sel yang rusak dan membuang racun.
Penelitian yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine menyebutkan bahwa puasa dapat memicu proses autophagy, suatu proses pembersihan sel-sel yang sudah rusak dan tidak berfungsi optimal.
Baca juga: 6 Makanan Penyebab Perut Kembung saat Berpuasa
2. Menstabilkan kadar gula darah
Ibu menyusui membutuhkan energi yang stabil untuk memproduksi ASI. Jika Moms berpuasa dengan pola makan yang tepat, maka hal tersebut bisa membantu menyeimbangkan kadar gula darah dalam tubuh. Untuk puasa seperti intermittent fasting juga terbukti dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan risiko resistensi insulin yang berkaitan dengan diabetes tipe 2.
3. Mengatur nafsu makan
Puasa membantu mengatur nafsu makan dan mengontrol pola makan menjadi lebih sehat. Ini tentu bisa memberikan dampak positif pada kebiasaan makan jangka panjang ya, Moms. Ketika Anda sudah memiliki pola makan sehat, maka tubuh pun jadi lebih berenergi, tidak mudah lemas, dan produksi ASI tetap lancar.
4. Meningkatkan kesehatan mental
Manfaat puasa bagi ibu menyusui tidak hanya baik bagi kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental. Puasa mengajarkan pengendalian diri, ketenangan, serta meningkatkan hormon endorfin yang memicu rasa bahagia. Bagi busui, khususnya ibu baru, stres dan kelelahan lahir batin sangat rentan terjadi. Jadi, manfaat puasa yang satu ini tentu sangat penting untuk Anda.
5. Menjaga berat badan sehat
Dengan menjaga pola makan selama puasa, busui dapat menjaga berat badan yang lebih ideal tanpa mengorbankan kesehatan bayi.
6. Meningkatkan fokus
Berpuasa dapat mendorong busui untuk lebih mampu mengelola waktu dan memperkuat disiplin diri, yang secara alami meningkatkan kemampuan untuk fokus pada aktivitas penting, termasuk merawat bayi. Selama berpuasa, tubuh cenderung menghasilkan hormon seperti endorfin yang membantu memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres, sehingga Anda bisa merasa lebih tenang dan positif.
Proses ini sering kali memberikan ruang refleksi diri dan rasa syukur yang lebih dalam, membantu busui menghadapi tantangan menyusui dengan mental yang lebih kuat. Pastikan Moms berpuasa dengan manajemen nutrisi dan istirahat yang tepat, ya.
Baca juga: Aman Dilakukan, Ini Manfaat Yoga untuk Ibu Menyusui
Tips aman puasa untuk ibu menyusui
Meskipun puasa dapat memberikan manfaat, busui juga harus memperhatikan sejumlah risiko yang mungkin terjadi, seperti:
1. Prioritaskan hidrasi. Minum minimal 2,5-3 liter air antara berbuka hingga sahur.
2. Pilih makanan bergizi. Utamakan protein (telur, ayam, ikan), lemak sehat (alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun), dan karbohidrat kompleks (nasi merah, oat, ubi).
3. Hindari gula berlebihan. Terlalu banyak gula menyebabkan energi cepat naik lalu turun, membuat Anda mudah lemas.
4. Cukupi serat. Konsumsi sayur dan buah untuk mencegah sembelit.
5. Perhatikan sinyal tubuh. Jika Anda merasa sangat lemas, pusing, atau produksi ASI menurun drastis, konsultasikan dengan dokter dan pertimbangkan untuk tidak berpuasa.
Puasa dapat membawa berbagai manfaat bagi ibu menyusui, baik secara fisik maupun mental, selama dilakukan dengan persiapan yang tepat. Kuncinya adalah menjaga hidrasi, asupan nutrisi, serta mendengarkan respons tubuh Anda sendiri. Jangan ragu juga untuk berkonsultasi dengan dokter, agar Anda dapat menjalankan puasa dengan aman dan nyaman tanpa mengganggu kenyamanan bayi Anda. Ibu sehat, bayi pun bahagia! (M&B/AY/TW/Foto: Canva)
