Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Menyusui sering digambarkan sebagai momen penuh kehangatan antara ibu dan bayi. Namun, tidak sedikit ibu menyusui yang justru merasakan sensasi aneh, seperti menggigil, merinding, atau bahkan kedinginan seperti sedang terserang flu. Jika Anda mengalaminya, tenang, Anda tidak sendiri, Moms.
Sensasi menggigil kedinginan saat menyusui bisa terjadi tiba-tiba, biasanya saat bayi mulai mengisap atau ketika ASI mengalir keluar. Rasa dingin ini bisa datang dalam bentuk menggigil di tulang belakang, merinding, atau tubuh terasa “kosong” dan dingin dari dalam.
Meskipun terdengar menyeramkan, sensasi ini cukup sering dilaporkan oleh ibu menyusui, dan dalam banyak kasus merupakan bagian dari reaksi hormonal tubuh yang normal.
Baca juga: Moms, Ini Tips Menyusui saat Sakit agar Bayi Tidak Tertular
Penyebab ibu menyusui menggigil kedinginan
Menggigil saat menyusui bisa jadi bagian dari respons normal tubuh terhadap lonjakan hormon, tapi juga bisa menjadi sinyal bahwa tubuh busui sedang kekurangan nutrisi, mengalami infeksi, atau kondisi medis lain seperti anemia. Ini beberapa penyebab ibu menyusui menggigil kedinginan.
1. Produksi ASI terlalu banyak
Studi dari Journal of Human Lactation menjelaskan bahwa penurunan dopamin yang tidak seimbang dapat memicu sensasi tidak menyenangkan pada ibu menyusui, termasuk menggigil kedinginan.
Baca juga: Ini Penyebab Hiperlaktasi pada Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya
2. Let-down reflex
Salah satu penyebab ibu menyusui menggigil kedinginan yang paling umum adalah let-down reflex. Saat bayi menyusu, tubuh melepaskan hormon oksitosin dan prolaktin yang merangsang keluarnya ASI. Oksitosin bisa menyebabkan pelebaran pembuluh darah dan perubahan tekanan darah yang bisa memicu sensasi dingin atau menggigil.
Menurut International Breastfeeding Centre, respons tubuh ini bisa memicu perasaan seperti aliran dingin dari dalam tubuh, yang merupakan hal fisiologis normal bagi sebagian ibu.
3. D-MER
Ini adalah singkatan dari Dysphoric Milk Ejection Reflex, suatu kondisi langka tapi nyata adanya, di mana busui mengalami emosi negatif atau sensasi fisik tidak nyaman (seperti mual, pusing, atau menggigil) saat ASI mulai keluar. Ini bukan gangguan psikologis ya, Moms, melainkan suatu akibat dari turunnya hormon dopamin secara mendadak saat hormon oksitosin naik.
Sebuah studi dari Journal of Human Lactation menjelaskan bahwa penurunan dopamin yang tidak seimbang dapat memicu sensasi tidak menyenangkan pada busui, termasuk menggigil kedinginan.
4. Mastitis
Jika menggigil disertai gejala lain seperti demam tinggi, payudara bengkak, atau nyeri saat disentuh, bisa jadi itu adalah gejala mastitis. Mastitis sendiri adalah infeksi jaringan payudara yang umum terjadi pada ibu menyusui, terutama dalam 6-12 minggu pertama usai melahirkan.
Menurut Mayo Clinic, mastitis sering menyebabkan busui merasa seperti terkena flu, menggigil, demam, kelelahan, dan nyeri lokal di payudara. Bila tidak ditangani, infeksi ini bisa berkembang menjadi abses.
5. Dehidrasi dan kurang nutrisi
Menyusui membakar sekitar 500 kalori per hari. Jika busui tidak cukup minum air dan makan bergizi, tubuh bisa mengalami kekurangan energi dan cairan, yang ditandai dengan menggigil atau lemas.
British Dietetic Association menyarankan agar ibu menyusui mengonsumsi minimal 2 liter air per hari dan menyeimbangkan asupan protein, karbohidrat, serta zat besi. Kekurangan nutrisi ini juga bisa memengaruhi regulasi suhu tubuh.
6. Anemia setelah persalinan
Kehilangan darah selama persalinan bisa menyebabkan ibu mengalami anemia ringan hingga sedang. Salah satu gejala anemia adalah merasa dingin, mudah lelah, dan sering menggigil, meskipun tidak demam.
World Health Organization menyebutkan bahwa 4 dari 10 wanita di dunia mengalami anemia setelah melahirkan. Bila tidak ditangani, anemia bisa memengaruhi kualitas menyusui dan kesehatan ibu secara keseluruhan.
Baca juga: Moms, Ini Jadwal dan Durasi Menyusui Bayi Baru Lahir
Kapan harus waspada?
Meski banyak penyebab ibu menyusui menggigil kedinginan yang tergolong normal, tetap ada kondisi yang perlu perhatian medis. Segera periksa ke dokter jika Moms:
- Menggigil disertai demam di atas 38°C
- Nyeri dan pembengkakan di salah satu payudara
- Tubuh sangat lemah atau berkeringat dingin
- Menggigil berlangsung lebih dari 2 hari berturut-turut.
Cara meredakan menggigil saat menyusui
- Selimuti tubuh saat menyusui, terutama di malam hari.
- Minum air hangat atau teh herbal seperti chamomile atau jahe.
- Tambahkan camilan sehat tinggi zat besi dan protein (kurma, telur, kacang-kacangan).
- Praktikkan deep-breathing saat ASI mulai mengalir.
- Konsultasikan dengan konselor laktasi jika menggigil terus berulang.
Dari banyak penyebab di atas, kuncinya adalah mendengarkan tubuh sendiri. Jangan ragu untuk mencari pertolongan medis jika gejalanya mengganggu atau berlangsung terus-menerus. Menyusui bukan hanya tentang memberi ASI, tapi juga tentang memastikan Moms tetap sehat, bahagia, dan nyaman. Karena ketika Anda merasa sehat, bayi pun akan tumbuh optimal. (M&B/AY/TW/Foto: Freepik)
