Type Keyword(s) to Search
BUMP TO BIRTH

7 Makanan yang Harus Dihindari Ibu Menyusui agar Bayi Tidak Kembung

7 Makanan yang Harus Dihindari Ibu Menyusui agar Bayi Tidak Kembung

Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond

Moms pasti ingin memberikan yang terbaik untuk tumbuh kembang bayi melalui ASI. Namun, perlu diketahui bahwa apa yang Anda konsumsi saat menyusui bisa memengaruhi kualitas ASI, bahkan bisa berdampak pada pencernaan Si Kecil. Nah, salah satu keluhan yang sering dialami bayi adalah perut kembung, yang membuatnya rewel, sulit tidur, hingga menangis tanpa henti.

Faktanya, gas berlebih dan kembung pada bayi bisa dipicu oleh makanan tertentu yang dikonsumsi ibu menyusui. Gas tersebut bisa terbentuk saat makanan dicerna dan zatnya masuk ke dalam ASI. Karena itu, penting bagi Moms untuk memperhatikan pola makan agar kesehatan pencernaan Si Kecil tetap terjaga.

Mengapa pemilihan makanan penting saat menyusui?

Pemilihan makanan sangat penting saat menyusui karena asupan gizi secara langsung memengaruhi kualitas dan kuantitas ASI yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi, serta menjaga kesehatan busui sendiri. Nutrisi yang seimbang akan meningkatkan produksi ASI yang kaya vitamin, mineral, protein, dan lemak sehat yang esensial bagi perkembangan otak dan sistem imun bayi.

Sebaliknya, jika asupan gizi busui tidak tercukupi, bayi bisa mengalami penurunan daya tahan tubuh sehingga lebih rentan terhadap infeksi. Kebutuhan nutrisi yang tidak terpenuhi juga bisa membuat bayi kesulitan mencapai kenaikan berat badan yang optimal.

Baca juga: 5 Bahan MPASI yang Sering Bikin Bayi Kembung

Penyebab bayi kembung selain makanan

Selain makanan, penyebab bayi kembung yang paling umum adalah:

1. Menelan udara berlebihan saat menangis atau menyusu. Posisi menyusu yang salah dan perlekatan yang kurang sempurna bisa membuat bayi menelan lebih banyak udara.

2. Sistem pencernaan bayi yang belum matang juga menjadi faktor, karena belum bisa memecah gas seefektif orang dewasa.

3. Kondisi medis atau pencernaan lainnya, seperti sembelit, kolik, atau infeksi pencernaan juga bisa menyebabkan bayi kembung.

Baca juga: Cara Jitu Mengatasi Perut Kembung pada Bayi

Makanan yang harus dihindari ibu menyusui agar bayi tidak kembung

1. Kacang-kacangan

Kacang polong, kacang merah, atau lentil dikenal sebagai makanan penghasil gas. Kandungan oligosakarida dalam kacang sulit dicerna sehingga menghasilkan gas saat difermentasi di usus. Pada bayi, hal ini bisa menyebabkan perut kembung dan rasa tidak nyaman.

2. Sayuran cruciferous

Sayuran seperti brokoli, kubis, dan kembang kol memang kaya nutrisi, tetapi juga mengandung senyawa sulfur yang dapat menghasilkan gas berlebih. Konsumsi sayuran ini saat menyusui bisa memicu kembung pada bayi yang saluran cernanya masih sensitif.

3. Produk olahan susu

Beberapa bayi mengalami intoleransi laktosa atau sensitif terhadap protein susu sapi yang dikonsumsi busui. Menurut Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition, protein susu sapi bisa masuk ke ASI dan menimbulkan gejala pada bayi, termasuk diare, kembung, atau ruam kulit.

4. Makanan pedas

Moms suka mengonsumsi makanan pedas? Faktanya, makanan pedas tidak hanya bisa memengaruhi pencernaan Anda, tetapi juga bayi yang menyusu. Hal ini terjadi karena zat capsaicin dari makanan pedas dapat mengubah rasa ASI dan memicu iritasi pada saluran pencernaan bayi. Akibatnya, bayi bisa lebih mudah mengalami perut kembung yang membuatnya rewel sepanjang hari.

5. Minuman bersoda dan berkafein

Minuman bersoda mengandung gas karbonasi yang bisa memicu penumpukan udara di perut, sehingga meningkatkan risiko kembung. Sementara itu, kafein dalam kopi atau teh bisa membuat bayi lebih rewel dan sulit tidur, karena tubuhnya belum mampu memecah kafein dengan baik. Mulai sekarang, Anda bisa mulai membatasi minuman bersoda dan berkafein, terutama saat menyusui ya, Moms.

6. Makanan tinggi lemak

Makanan cepat saji, gorengan, dan makanan berlemak tinggi lebih sulit dicerna tubuh. Hal ini bisa memengaruhi ASI dan membuat pencernaan bayi bekerja lebih keras. Selain itu, konsumsi makanan tinggi lemak berlebih saat menyusui bisa memicu gangguan pencernaan dan kembung pada bayi.

7. Cokelat

Cokelat mengandung kafein dan theobromine, zat yang dapat memengaruhi sistem pencernaan bayi. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), konsumsi cokelat berlebihan oleh busui bisa menyebabkan bayi lebih mudah rewel, mengalami perut bergas, hingga kesulitan tidur.

Menjaga pola makan saat menyusui sangat penting untuk kenyamanan Si Kecil, Moms. Menghindari makanan pemicu gas, seperti kacang-kacangan, sayuran cruciferous, atau minuman bersoda bisa membantu mencegah bayi mengalami kembung.

Namun, setiap bayi memiliki sensitivitas yang berbeda. Jika Moms merasa bayi Anda sering kembung setelah mengonsumsi makanan tertentu, sebaiknya catat pola makan dan konsultasikan dengan dokter anak atau konselor laktasi.

Dengan perhatian ekstra pada asupan makanan, Moms bisa membantu Si Kecil tumbuh dengan lebih nyaman, sehat, dan bahagia. (MB/AY/SW/Foto: Pvproductions/Freepik)